Berita Terkini
Trending Tags

Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • visibility 74
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di SMPN 2 Dagangan dipertanyakan oleh DPRD Kabupaten Madiun. Ketua Komisi A, Purwadi, menyoroti adanya dugaan pelanggaran prosedur dan ketidak transparanan dalam proses seleksi siswa baru, usai mencuatnya kasus yang menimpa seorang wali murid bernama Kartini.

Purwadi menduga, terdapat indikasi permainan oleh oknum panitia SPMB di sekolah tersebut. Ia menyebut, kasus Kartini menjadi sinyal kuat bahwa SPMB belum berjalan akuntabel.

“Ini harus jadi bahan evaluasi menyeluruh. Anaknya Kartini sudah ikut daftar, MPLS, bahkan menerima perlengkapan sekolah. Tapi tiba-tiba dinyatakan tidak terdata dan dipulangkan. Di situ jelas terlihat kurangnya ketelitian, atau bahkan lebih dari itu,” ujar Purwadi saat dikonfirmasi, Sabtu (26/07/2025).

Diketahui, kasus ini bermula dari unggahan Kartini di media sosial, yang menceritakan kekecewaannya setelah sang putra dikeluarkan dari SMPN 2 Dagangan dengan alasan tidak terdaftar. Padahal, proses pendaftaran telah dilakukan secara online maupun offline. Putranya juga telah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan sempat menjalani proses belajar mengajar selama dua hari.

Unggahan tersebut viral di media sosial sebelum akhirnya dihapus Kartini atas inisiatif pribadi. Meski anaknya kini telah diterima di sekolah lain, ia masih mempertanyakan alasan yang mendasari putranya dikeluarkan dari SMPN 2 Dagangan.

Merespons hal itu, Purwadi meminta agar ke depan, Dinas Pendidikan bekerja sama dengan pemerintah desa untuk memberikan sosialisasi menyeluruh terkait mekanisme SPMB.

“Sosialisasi itu penting, agar tak terjadi miskomunikasi. Orang tua juga harus dipersiapkan jika anaknya tidak diterima di sekolah tujuan. Perlu ada alternatif sejak awal,” jelasnya.

Lebih jauh, Purwadi menilai terdapat indikasi praktik tidak sehat dalam proses seleksi. Ia tidak menampik adanya kemungkinan siswa lain diterima untuk menggantikan posisi anak Kartini. “Kalau memang benar ada siswa yang masuk menggantikan, ini jadi tanda tanya besar. Saya pertanyakan kredibilitas panitianya,” kata dia.

Sebagai Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi menyatakan akan melakukan kunjungan langsung ke SMPN 2 Dagangan guna menggali informasi lebih dalam terkait mekanisme seleksi dan peran panitia. Ia juga akan menggandeng Dinas Pendidikan sebagai mitra kerja untuk melakukan pengawasan lebih menyeluruh.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Puncak Gunung Lawu kembali menjadi sorotan usai viralnya video puluhan orang berpakaian putih melakukan ritual di sekitar tugu Trianggulasi, titik tertinggi Gunung Lawu. Video yang diunggah di media sosial itu telah disukai lebih dari 46 ribu kali dan menuai hampir 3.000 komentar. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (11/07/2025) sekitar […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Dorong Legalitas dan Optimalisasi Potensi Lahan

    KAI Daop 7 Madiun Dorong Legalitas dan Optimalisasi Potensi Lahan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengelola aset negara secara optimal kembali ditegaskan lewat seminar bertema “Legalitas Kuat dan Pengelolaan Aset PT KAI (Persero) yang Hebat”, yang digelar oleh Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun pada Kamis (24/07/2025). Seminar ini menjadi langkah strategis KAI dalam meningkatkan pemahaman lintas sektor terhadap […]

    Bagikan
  • Waspada Ular di Pemukiman Warga, Satpol PP-Damkar Terima 40 Laporan

    Waspada Ular di Pemukiman Warga, Satpol PP-Damkar Terima 40 Laporan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sepanjang April 2025, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Madiun menerima lonjakan laporan dari warga terkait kemunculan ular di permukiman. Tak hanya masuk rumah, sejumlah ular dilaporkan memangsa hewan ternak milik warga. Petugas Damkar Kota Madiun, Pandu, mengungkapkan bahwa selama bulan tersebut pihaknya telah […]

    Bagikan
  • Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kabupaten Ponorogo menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026). Pemantauan hilal dilaksanakan di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Sejak pukul 16.00 WIB, petugas Kemenag bersama sejumlah pihak terkait telah bersiaga di lokasi yang berada […]

    Bagikan
  • Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Sepi Peminat, Belum Ada Pelamar

    Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Sepi Peminat, Belum Ada Pelamar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo hingga kini masih sepi peminat. Hingga Kamis (19/2/2026), belum ada satupun pelamar yang mengirimkan berkas maupun melakukan submit formulir pendaftaran pada seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat posisi Sekda merupakan jabatan strategis yang berperan penting dalam […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Magetan Capai Usia Seabad, Disdukcapil Perkuat Layanan Jemput Bola

    Ratusan Warga Magetan Capai Usia Seabad, Disdukcapil Perkuat Layanan Jemput Bola

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan potensi wisata alamnya, tetapi juga memiliki fenomena demografi yang cukup mencuri perhatian. Ratusan warganya tercatat berusia 100 tahun lebih. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan mencatat, sedikitnya 156 warga masuk kategori lansia berusia sekitar satu abad. Dari jumlah tersebut, 126 orang berusia 100 […]

    Bagikan
expand_less