Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • visibility 244
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketiga calon Sekda Kabupaten Magetan, Foto : Diambil dari beberapa sumber

Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Agustus 2025 baru diikuti tiga pejabat. Tiga Kepala OPD yang merupakan alumni kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat bersaing ketat agar bisa duduk sebagai Sekda Magetan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, membenarkan bahwa hanya ada tiga nama yang dinyatakan lolos administrasi. “Sampai 18 Agustus, baru tiga pejabat memenuhi syarat. Padahal target kami minimal empat pendaftar,” ujarnya, Selasa (19/08/2025).

Ketiga pejabat yang kini resmi bersaing memperebutkan kursi Sekda merupakan figur lama di birokrasi Magetan, alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) sekarang berganti nama IPDN. Mereka adalah:

Image Not Found
Eko Muryanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Foto : Kusnanto – Sinergia

* Eko Muryanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Lulusan STPDN (Angkatan 05) ini dikenal akrab dengan isu pembangunan desa serta pemberdayaan masyarakat. Jika terpilih jadi Sekda, karir Eko masih cukup lama lantaran pensiun pada tahun 2035.

Image Not Found
Joko Trihono, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Foto : Kusnanto – Sinergia

* Joko Trihono, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Alumni STPDN (Angkatan 04) ini banyak terlibat saat pengembangan pariwisata serta pelestarian budaya lokal. Jika duduk sebagai Sekda, karir Joko akan pensiun pada tahun 2033.

Image Not Found
Welly Kristanto, Kepala Dinas Perhubungan, Foto : Kusnanto – Sinergia

* Welly Kristanto, Kepala Dinas Perhubungan. Lulusan APDN dan IIP ini memiliki pengalaman panjang di sektor transportasi serta manajemen lalu lintas. Welly bakalan pensiun pada 2029 jika melihat NIP nya lahir pada 1969.

Penjabat Sekda Magetan, Muhtar Wahid, menegaskan tahapan seleksi dilakukan terbuka dan transparan. “Semua proses mengikuti Permenpan RB Nomor 15 Tahun 2019. Informasi tahapannya akan diumumkan melalui website resmi BKPSDM,” tegasnya.

Sekda merupakan jabatan kunci dalam struktur pemerintahan daerah karena berperan sebagai penggerak roda birokrasi. Dengan latar belakang dan pengalaman berbeda, ketiga kandidat diprediksi akan bersaing ketat untuk memimpin birokrasi Magetan ke depan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta […]

    Bagikan
  • Alumni IPNU Madiun Desak Kematian Serda Ahmad Muzammul Farisa Diusut Transparan

    Alumni IPNU Madiun Desak Kematian Serda Ahmad Muzammul Farisa Diusut Transparan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Majelis Alumni IPNU-IPPNU Madiun menyatakan sikap tegas tentang kematian Serda Ahmad Muzammul Farisa, prajurit TNI Angkatan Udara (AU) asal Magetan yang diduga meninggal secara tidak wajar. Mereka mendesak proses penyelidikan dan penegakan hukum dilakukan secara objektif, transparan, profesional, dan berkeadilan. Sikap tersebut disampaikan Ketua Majelis Alumni IPNU-IPPNU Madiun Wahyudi, pihaknya menegaskan […]

    Bagikan
  • Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendapatkan alokasi 3.500 dosis vaksin dari pemerintah pusat untuk menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Supriyanto, mengatakan vaksin ini diprioritaskan untuk ternak sehat di zona hijau, seperti Kecamatan Sooko, Ngebel, Balong, Sukorejo, Pulung, dan Slahung. “Intinya, ternak […]

    Bagikan
  • Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakiyem atau yang akrab disapa Mbok Yem, pemilik warung legendaris di Puncak Gunung Lawu, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo. Diketahui, perempuan berusia 82 tahun itu ditangani oleh tiga dokter spesialis, yakni spesialis paru, penyakit dalam, dan jantung. Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Moh. Arbain menjelaskan kondisi Mbok […]

    Bagikan
  • MPLS di SMAN 2 Kota Madiun Dimulai, Tekankan Empati dan Tolak Bullying

    MPLS di SMAN 2 Kota Madiun Dimulai, Tekankan Empati dan Tolak Bullying

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Kota Madiun resmi dimulai pada Senin (14/07/2025). Kegiatan MPLS 2025 ini akan berlangsung selama lima hari. Kepala SMAN 2 Kota Madiun, Anim Hadisusanto, menyampaikan bahwa tahun ini siswa diwajibkan membawa sejumlah perlengkapan simbolis, seperti name tag, jurnal putih, foto keluarga orang tua […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo di Hong Kong yang diduga ditahan karena keterlibatan dalam pencucian uang, mendapat perhatian dari DPRD Ponorogo. Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menilai kejadian tersebut menjadi alarm penting bahwa pembekalan bagi calon pekerja migran masih perlu diperkuat sebelum diberangkatkan ke negara penempatan. Ribut […]

    Bagikan
expand_less