Berita Terkini
Trending Tags

SDN 2 Mojorejo Luncurkan Inovasi SIBABE, Tingkatkan Disiplin dan Pengawasan Siswa

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 67
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, melaunching SIBABE, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – SDN 2 Mojorejo, Kota Madiun, meluncurkan sebuah inovasi baru dalam sistem absensi siswa yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan pengawasan. SIBABE (Sistem Barcode Absensi) ini dilaunching oleh Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi oleh Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Madiun.

Inovasi ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Karya Pemerintah Kota Madiun yang mendorong penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan. SIBABE memungkinkan orang tua untuk memantau kehadiran anak-anak mereka secara langsung melalui perangkat Android yang telah terhubung dengan sistem sekolah.

“Ini sangat bermanfaat, karena orang tua bisa tahu apakah anaknya sudah sampai sekolah atau belum. Semuanya terhubung langsung ke nomor orang tua dan bisa diakses melalui link khusus,” ujar Kepala SDN 2 Mojorejo, Nanik Wardhani, Jumat (02/05/2025).

Sistem ini telah diberlakukan untuk siswa kelas 1 hingga kelas 5. Setiap pagi, siswa cukup memindai barcode kehadiran saat datang dan pulang sekolah. Informasi kehadiran tersebut secara otomatis masuk ke dalam sistem yang juga bisa diakses oleh orang tua melalui notifikasi.

“Jadi anak-anak ini terpantau langsung di komputer sekolah, dan lebih baik lagi, sistem ini langsung terkoneksi dengan Android milik orang tua,” kata Wali Kota Madiun, Maidi, saat di wawancara awak media. 

Tak hanya untuk absensi, sistem ini juga memiliki fitur tambahan yang memungkinkan sekolah mengunggah kegiatan harian siswa, sehingga orang tua semakin mudah memantau aktivitas anaknya. Jika siswa berhalangan hadir karena sakit, orang tua juga dapat melaporkannya langsung melalui aplikasi tanpa perlu datang ke sekolah.

Dengan kerja sama antara SDN 2 Mojorejo dan Dinas Kominfo Kota Madiun, diharapkan sistem SIBABE menjadi langkah awal dalam modernisasi sistem pendidikan berbasis teknologi di kota ini.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapanas Pantau Harga Sembako di Pasar Besar Madiun, Harga Cabai Rawit Merah Mulai Melandai

    Bapanas Pantau Harga Sembako di Pasar Besar Madiun, Harga Cabai Rawit Merah Mulai Melandai

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) bersama Dinas Perdagangan Kota Madiun, Satgas Pangan Polres Madiun Kota serta Perum Bulog Cabang Madiun melakukan pemantauan harga bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Besar Madiun, Kamis (26/02/2026). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok selama Ramadan hingga menjelang […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Indonesia Melempar Jumrah dengan Nafar Awal untuk Tinggalkan Mina

    Jemaah Haji Indonesia Melempar Jumrah dengan Nafar Awal untuk Tinggalkan Mina

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Jemaah haji Indonesia mulai melaksanakan salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji, yaitu melempar jumrah pada hari-hari tasyrik dan mengambil nafar awal sebagai tanda akan meninggalkan Mina. Setelah menyelesaikan lontar jumrah di ketiga titik—Ula, Wustha, dan Aqabah—para jemaah memilih opsi nafar awal, yakni meninggalkan Mina pada 12 Zulhijah setelah […]

    Bagikan
  • Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan. Sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan dengan lebar retakan mencapai 10 hingga 15 sentimeter. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Morosowo dan Mendak membentuk pola menyerupai huruf U. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan […]

    Bagikan
  • 5.879 Warga Terima BLT Kesra 2025, Wali Kota Maidi : Jangan Untuk Judol

    5.879 Warga Terima BLT Kesra 2025, Wali Kota Maidi : Jangan Untuk Judol

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 5.879 warga penerima manfaat di Kota Madiun dipastikan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan 2025. Bantuan ini merupakan bagian dari program perluasan yang ditujukan untuk masyarakat dalam kategori ekonomi terbawah berdasarkan desil kesejahteraan. Kepala Dinas Sosial Kota Madiun, Heri Suwartono, menjelaskan bahwa BLT perluasan diberikan kepada warga desil 1 […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Gelar Bazar Produk Olahan Ikan, Dukung Program Pencegahan Stunting

    DKPP Kota Madiun Gelar Bazar Produk Olahan Ikan, Dukung Program Pencegahan Stunting

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Bazar Produk Olahan Ikan pada Jumat (13/06/2025) di Lapangan Gulun. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak, guna mencegah stunting sejak dini. Wali Kota Madiun, Maidi, yang turut hadir dalam acara tersebut […]

    Bagikan
  • Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup drainase di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri memicu keprihatinan pemerintah daerah. Selain merugikan keuangan daerah, hilangnya fasilitas umum tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Besi penutup drainase yang hilang merupakan bagian dari infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan […]

    Bagikan
expand_less