Berita Terkini
Trending Tags

Tomy Seran Dipaksa Berbagi Angka dengan Iwan Key di Predalion Fight Night II

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Duel Tomy Seran dan Iwan Key berlangsung sengit. Foto : Istimewa

Sinergia | Surabaya — Petinju senior Redam BC Magetan, Jawa Timur, Tomy Seran, harus puas berbagi angka dengan rival lamanya, Iwan Key dari Sasana Mutiara BC Malang, dalam gelaran Predalion Fight Night II di GOR Brawijaya Hayam Wuruk, Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Sabtu (22/8/2026) malam.

Pertarungan non-gelar yang berlangsung tiga ronde tersebut berjalan sengit sejak awal. Meski harus naik dua kelas dari kelas aslinya di 47 kilogram untuk menyesuaikan dengan kelas Iwan Key, Tomy Seran mampu memberikan perlawanan dan beberapa kali merepotkan lawannya.

Momentum penting terjadi pada ronde kedua. Tomy berhasil mendaratkan kombinasi pukulan hook dan uppercut ke arah wajah Iwan Key. Pukulan tersebut sempat membuat Iwan goyah, tetapi petinju senior asal Malang itu mampu segera mengembalikan kendali pertarungan.

Berbekal pengalaman panjang di atas ring, Iwan Key kemudian mengubah strategi dan lebih berhati-hati dalam menghadapi tekanan Tomy. Kedua petinju pun terlibat jual beli serangan hingga bel pertandingan ronde ketiga berakhir.

Keputusan akhir ditentukan melalui penilaian tiga hakim. Masing-masing hakim memberikan skor 37-39, 38-38, dan 39-37. Dengan hasil tersebut, pertarungan dinyatakan draw atau seri.

Usai pertandingan, Tomy Seran mengakui Iwan Key mampu menerapkan strategi yang efektif untuk meredam gaya bertarungnya.

“Saya ucapkan selamat kepada Iwan Key. Di rekor pertandingan kami sebelumnya saya selalu menang melawan dia, tetapi kali ini dia menggunakan strategi yang cerdik sehingga berhasil menahan saya dengan hasil draw,” ujar Tomy.

Tomy menyebut persaingan keduanya di atas ring tidak menghilangkan hubungan baik di luar pertandingan. Ia menganggap Iwan sebagai rival lama sekaligus sahabat.

“Kami berdua memang musuh lama di atas ring, tetapi kami adalah sahabat dan saudara di luar ring,” katanya.

Setelah pertandingan tersebut, Tomy juga menyatakan akan lebih banyak terlibat dalam pengembangan tinju di Magetan. Ia berencana mengikuti arahan manajernya, Nogling, untuk membantu membesarkan Redam BC Magetan bersama tim.

Menurut Tomy, Magetan memiliki banyak talenta muda yang berpotensi menjadi petinju berprestasi, tetapi sebagian di antaranya belum mendapatkan pembinaan dan wadah latihan yang memadai.

Tomy juga menyampaikan apresiasi kepada Noorman Batik Madrim selaku pemilik Redam BC Magetan yang selama ini menaunginya. Dukungan juga diberikan kepada Dandim Magetan Letkol Inf. Omi Girindra Sasmito yang dinilai memiliki perhatian terhadap perkembangan olahraga tinju di daerah tersebut.

Upaya pembinaan petinju muda Magetan pun mulai disiapkan. Dalam waktu dekat, Redam BC Magetan berencana menggelar kegiatan sparring dan pelatihan khusus untuk memetakan sekaligus menjaring atlet-atlet muda berbakat.

Pemilik Redam BC Magetan, Noorman Batik Madrim, mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya membangkitkan kembali olahraga tinju di Magetan secara terarah.

“Saya ingin dunia tinju di Magetan bangkit dan maju secara benar. Di sini banyak anak-anak yang hebat dan berbakat, tetapi belum ternaungi dengan baik. Karena itu kami membuka peluang bagi atlet-atlet muda untuk terus berlatih dan mengembangkan bakatnya agar bisa mencapai target yang mereka cita-citakan,” kata Noorman.

Program tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan petinju baru untuk berlaga di tingkat regional, tetapi juga membuka jalan bagi atlet Magetan menembus panggung tinju profesional Indonesia.

Hasil seri Tomy Seran melawan Iwan Key sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi dan pembinaan olahraga tinju di Magetan. Dengan dukungan sasana, pelatih, manajemen, serta berbagai pihak, Redam BC menargetkan munculnya generasi baru petinju Magetan yang mampu berprestasi di tingkat nasional. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 352 Perwira Transportasi Dilantik di PPI Madiun, BPSDMP Kemenhub Dorong Kolaborasi Antar-Matra

    352 Perwira Transportasi Dilantik di PPI Madiun, BPSDMP Kemenhub Dorong Kolaborasi Antar-Matra

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 352 perwira transportasi resmi dilantik dalam upacara pelantikan yang digelar di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, Sabtu (15/8/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi sumber daya manusia transportasi lintas matra di lingkungan Kementerian Perhubungan. Upacara pelantikan dipimpin Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan, Suharto […]

    Bagikan
  • Istri Laporkan Suami ke Polisi, Diduga Selingkuh dengan Ibu Rumah Tangga

    Istri Laporkan Suami ke Polisi, Diduga Selingkuh dengan Ibu Rumah Tangga

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seorang perempuan berinisial YN, warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, resmi melaporkan suaminya ke Polres Madiun atas dugaan tindak pidana perzinahan.  Laporan tersebut diajukan pada Kamis (15/1/2026) setelah upaya penyelesaian secara kekeluargaan dan mediasi berulang kali gagal. Kuasa hukum pelapor, Ratna Indah Pristiwati, mengatakan laporan ditempuh lantaran kliennya sudah berkali-kali memberi kesempatan […]

    Bagikan
  • UMKM Rempah Rimpang Turut Semarakkan Madiun Menari Meriah Bawakan Beksan Parisuko

    UMKM Rempah Rimpang Turut Semarakkan Madiun Menari Meriah Bawakan Beksan Parisuko

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Gelaran Madiun Menari yang diadakan oleh Pemerintah Kota Madiun, Sabtu malam (29/8/2026), sukses memukau sekaligus menghibur ribuan masyarakat Kota Madiun dan warga luar daerah yang berkunjung ke Kota Pendekar. Mengusung semangat kebersamaan melalui seni dan budaya, acara tersebut melibatkan 5.000 peserta. Di antara ribuan penari tersebut, terdapat perwakilan pelaku UMKM […]

    Bagikan
  • Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah Play Button photo_camera 3

    Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai daerah bergerak menuju Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak Kota Madiun pada Kamis (5/2/2026). Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan gejolak internal organisasi menjelang agenda Parapatan Luhur (Parluh) yang akan digelar oleh PSHT Pusat Madiun. Sebelumnya, aksi demonstrasi penolakan terhadap rencana tersebut […]

    Bagikan
  • Dana RT di Magetan Belum Cair Jelang Lebaran, Pemkab Tunggu Aturan Teknis dari Provinsi

    Dana RT di Magetan Belum Cair Jelang Lebaran, Pemkab Tunggu Aturan Teknis dari Provinsi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Rencana pencairan bantuan dana untuk rukun tetangga (RT) di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri dipastikan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih menunggu rampungnya regulasi dari pemerintah provinsi sebagai dasar pelaksanaan program tersebut. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, menyampaikan bahwa hingga kini proses administrasi masih berada […]

    Bagikan
  • Rock Balancing, Meditasi Alam Menenangkan di Seloondo Ngawi

    Rock Balancing, Meditasi Alam Menenangkan di Seloondo Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Di tengah tren gaya hidup yang serba cepat, sejumlah orang mulai mencari cara baru untuk menenangkan diri. Salah satunya melalui rock balancing art, seni menyusun batu tanpa perekat hingga mencapai keseimbangan sempurna. Aktivitas ini bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi sarana meditasi dan latihan kesabaran. Di Kabupaten Ngawi, seni unik ini […]

    Bagikan
expand_less