Berita Terkini
Trending Tags

Bikin Panik ! Belasan Siswa Pingsan di Muhipo, Ternyata Simulasi Keracunan Massal

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Simulasi keracunan massal di SMA Muhipo Ponorogo bikin panik siswa dan guru, (5/5/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Suasana panik sempat menyelimuti kegiatan belajar mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (Muhipo), Selasa (5/5/2026) pagi. Belasan siswa kelas XI tiba-tiba pingsan, sebagian lainnya mengalami muntah hingga kejang usai menyantap kue ulang tahun milik salah satu teman sekelas.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu membuat guru dan siswa lainnya kebingungan. Sejumlah siswa tampak merintih kesakitan, sementara pihak sekolah berupaya memberikan pertolongan awal.

Tak berselang lama, empat unit ambulans dari Public Safety Center (PSC) 119 Ponorogo datang ke lokasi. Para siswa kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyiyah Ponorogo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Namun, kejadian tersebut ternyata bukan peristiwa nyata. Insiden itu merupakan bagian dari simulasi penanganan keracunan massal yang digelar oleh RSU Aisyiyah Ponorogo. Bahkan, pihak sekolah mengaku tidak mengetahui secara detail rencana kegiatan tersebut sebelumnya.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo, Sugeng Riyadi, mengatakan simulasi ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan seluruh pihak terhadap situasi darurat.

“Simulasi ini guna meningkatkan kewaspadaan. Selain untuk tim medis, ini juga sangat bermanfaat bagi siswa maupun guru di SMA Muhipo. Persiapannya pun cukup singkat, hanya sekitar satu hari,” ujarnya.

Salah satu siswi, Icha Auliya Zahrani, mengaku sempat terkejut dengan kejadian tersebut. Ia mengira insiden itu benar-benar terjadi.

Image Not Found
RSU Aisyiyah Ponorogo gelar simulasi gawat darurat di SMA Muhipo, (5/5/2026), Foto : Ega-Sinergia

“Tadi kaget saat teman-teman merayakan ulang tahun, tiba-tiba ada yang pingsan dan merintih kesakitan. Kira-kira ada 15 siswa. Ternyata hanya simulasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Arbain, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya evaluasi kesiapsiagaan tenaga medis dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kasus keracunan massal.

“Ini untuk mengecek kesiapsiagaan tenaga medis dalam menangani peristiwa darurat. Selain itu, masyarakat umum juga diharapkan lebih sigap apabila menemukan kasus serupa,” jelasnya.

Dengan adanya simulasi ini, diharapkan kesiapsiagaan tenaga medis dan pihak sekolah dalam menangani kejadian darurat semakin meningkat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi kasus keracunan makanan maupun kondisi gawat darurat lainnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabdindik Madiun Monev Tahapan SPMB 2026, Temukan Salah Input Nilai Rapor dan Nilai TKA Belum Keluar

    Cabdindik Madiun Monev Tahapan SPMB 2026, Temukan Salah Input Nilai Rapor dan Nilai TKA Belum Keluar

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tahapan pengambilan PIN Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 telah dilaksanakan sejak 28 Mei hingga 9 Juni mendatang. Pengambilan PIN dilakukan secara online melalui portal resmi SPMB Jatim dengan memasukkan data seperti NISN, NPSN sekolah asal, tanggal lahir, serta data Kartu Keluarga atau surat domisili. Setelah mengisi data, calon siswa […]

    Bagikan
  • Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo diketahui tidak memiliki kepala sekolah. Kekosongan ini terjadi di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan data dari Dindik Kabupaten Ponorogo, jumlah sekolah yang belum memiliki kepala sekolah mencapai 115 sekolah, terdiri dari 96 SD dan 19 SMP […]

    Bagikan
  • Stand Up Komedi Mahasiswa Ponorogo Ricuh Usai Sindir Monumen Reog

    Stand Up Komedi Mahasiswa Ponorogo Ricuh Usai Sindir Monumen Reog

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi stand up comedy yang digelar oleh sekelompok mahasiswa di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo pada Jumat (30/05/2025) berakhir ricuh. Pertunjukan yang awalnya dimaksudkan sebagai bentuk kritik terhadap 100 hari kinerja pemerintah daerah justru memicu kemarahan warga setelah menyinggung proyek Monumen Reog. Salah satu komika dalam penampilannya menyebut monumen yang […]

    Bagikan
  • Jelang HUT RI Tren Mendaki ke Gunung Lawu Meningkat, Rental Peralatan Panen Penyewa

    Jelang HUT RI Tren Mendaki ke Gunung Lawu Meningkat, Rental Peralatan Panen Penyewa

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fenomena fear of missing out (FOMO) rupanya merambah dunia pendakian. Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dan libur panjang sekolah, jalur pendakian Gunung Lawu via Magetan dipadati pendaki tektok atau naik turun dalam sehari tanpa menginap. Lonjakan pendaki ini tak lepas dari tren media sosial yang memicu banyak remaja untuk “ikut-ikutan” […]

    Bagikan
  • Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  — Seorang warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjadi korban dugaan penipuan dengan modus janji kelulusan masuk Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Dalam kasus tersebut korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp150 juta. Terduga pelaku berinisial HA, yang disebut-sebut merupakan oknum anggota Satpol PP Kota Madiun. Kepada korban, HA mengaku memiliki kedekatan […]

    Bagikan
  • Enam Dapur Program MBG di Magetan Disuspend, Belum Miliki Sertifikat Higiene Sanitasi

    Enam Dapur Program MBG di Magetan Disuspend, Belum Miliki Sertifikat Higiene Sanitasi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa dihentikan sementara operasionalnya setelah Badan Gizi Nasional (BGN) lantaran belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Ketua Satgas MBG Magetan, Welly Kristanto, menyampaikan bahwa dari total sekitar 60 SPPG yang berjalan, enam […]

    Bagikan
expand_less