Berita Terkini
Trending Tags

Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 283
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Truk engkel tercebur ke sungai di jalur Barat–Kartoharjo Magetan. (21/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah truk engkel bernomor polisi AE 8390 NM yang mengangkut semen dan besi tercebur ke sungai di jalur penghubung Kecamatan Barat dan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Kamis (21/5/2026). Kecelakaan tunggal tersebut diduga dipicu aksi pengendara sepeda motor yang mendadak berbelok di depan truk sehingga sopir berusaha menghindar.

Insiden itu terjadi di Desa Mangge, Kecamatan Barat, tepat di depan SMA Negeri 1 Barat. Truk dikemudikan Bashirun (50), warga Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, yang saat itu sedang mengirim material bangunan menuju lokasi proyek.

Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, kendaraan melaju dari arah selatan sebelum sopir mendadak panik karena ada sepeda motor yang tiba-tiba berbelok di depannya. Untuk menghindari tabrakan, sopir langsung membanting kemudi ke arah kiri.

Akibat manuver tersebut, truk kehilangan kendali hingga menabrak pagar jembatan. Pagar mengalami kerusakan cukup parah sebelum akhirnya kendaraan bersama muatan semen dan besi terjun ke dasar sungai.

Bima, salah satu penumpang truk, mengatakan peristiwa berlangsung dalam hitungan detik. Seluruh penumpang sempat panik ketika kendaraan mulai oleng di atas jembatan.

“Motor itu tiba-tiba belok di depan truk. Sopir langsung menghindar, terus truk oleng dan jatuh ke sungai. Kejadiannya cepat sekali, kami semua kaget dan langsung berusaha keluar menyelamatkan diri,” ujar Bima di lokasi kejadian.

Meski kecelakaan cukup dramatis, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sopir bersama tiga penumpang lainnya berhasil selamat walaupun sempat terjebak di dalam kabin setelah kendaraan tercebur ke sungai.

Namun, kerugian material ditaksir cukup besar. Sedikitnya 45 sak semen rusak akibat terendam air sungai, sedangkan besi muatan truk berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Warga sekitar, relawan, dan petugas kepolisian langsung turun tangan membantu proses evakuasi kendaraan serta memindahkan muatan truk agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Barat–Kartoharjo.

Salah seorang warga yang ikut membantu evakuasi menyebut proses pengangkatan truk berlangsung cukup sulit karena posisi kendaraan berada di dasar sungai dan sebagian besar semen telah hancur terkena air.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tunggal itu. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kabupaten Ponorogo menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026). Pemantauan hilal dilaksanakan di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Sejak pukul 16.00 WIB, petugas Kemenag bersama sejumlah pihak terkait telah bersiaga di lokasi yang berada […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Luapan Air di Ngariboyo, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Drainase

    Hujan Deras Picu Luapan Air di Ngariboyo, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Drainase

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (3/3/2026) petang, menyebabkan air meluap hingga menutup badan jalan. Arus yang cukup deras membuat sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa berhenti, bahkan beberapa di antaranya terseret aliran air saat mencoba melintas. Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, luapan air juga berdampak pada […]

    Bagikan
  • OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

    OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memperluas penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, usai operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Lembaga anti rasuah itu tengah mendalami kemungkinan adanya aliran dana suap dari sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Ponorogo kepada kepala daerah tersebut. Plt. Deputi Penindakan dan […]

    Bagikan
  • Dindikbud Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Layanan Pendidikan

    Dindikbud Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Layanan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya evaluasi dan peningkatan mutu layanan publik di bidang pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Rapat Dwija Hayu, Kamis (31/07/2025). Acara tersebut dihadiri berbagai pihak, mulai dari perwakilan kepala sekolah SD, SMP, dan TK, guru, komite sekolah, […]

    Bagikan
  • Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bagi masyarakat yang bingung menentukan menu sahur atau berbuka puasa, nasi cokot bisa menjadi pilihan. Makanan yang dijual di Kabupaten Ponorogo ini banyak diburu karena praktis dan harganya terjangkau. Yakni hanya Rp. 5.000 per porsi. Lapak nasi cokot ini berada di depan Pasar Hewan Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Meski […]

    Bagikan
  • Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perlintasan kereta api di wilayah Desa Mangge, Kecamatan Barat Magetan, Jawa Timur, kembali menorehkan luka. Empat orang tewas seketika setelah kendaraan yang mereka tumpangi dihantam KA Malioboro Ekspres, Senin (19/05/2025). Tragedi ini menjadi kecelakaan ketiga dalam beberapa tahun terakhir di lokasi yang sama dan kali ini yang terparah sejauh ini. […]

    Bagikan
expand_less