Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 329
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto saat memberikan informasi usai kegiatan Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan proses relokasi sudah berjalan dan akan dituntaskan secara bertahap. Ia memastikan pemerintah daerah berkomitmen memindahkan warga yang selama ini hidup dalam kondisi rawan bencana.

“Untuk lokasi di Kebonduren, insyaallah sudah dalam proses. Mudah-mudahan tahun depan, 2026, bisa kita realisasikan. Kemarin total ada 52 kepala keluarga yang sudah masuk data, termasuk 12 rumah di Kecamatan Dagangan,” ujar Hari.

Terkait kerusakan tanah di Desa Mendak, Bupati Hari Wuryanto menyebut rekomendasi teknis telah diterima pemerintah daerah. Berdasarkan rekomendasi tersebut, relokasi menjadi solusi utama. “Yang kemarin tanah retak itu sudah ada rekomendasi dan memang harus direlokasi. Tahun depan insyaallah selesai,” ujarnya Jumat ( 12/12/2025).

Sementara itu Pelaksana Tugas Kalaksa BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menjelaskan kondisi teknis yang mendasari kebutuhan relokasi di dua desa tersebut. Menurutnya, Kebonduren mengalami banjir berulang dan memiliki potensi kejadian serupa setiap tahun.

“Untuk Kebonduren, banjirnya memang tidak bisa tertahankan dan diprediksi terjadi setiap tahun. Dinas Perkim sudah menindaklanjuti, dan insyaallah tahun depan direlokasi sesuai arahan Pak Bupati,” kata Boby.

Ia menambahkan, sebanyak 52 KK di Kebonduren masuk daftar prioritas relokasi. Sementara untuk Desa Mendak, hasil penelitian tim gabungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, ITS, ESDM, dan BPBD menunjukkan hampir 25 hektare lahan mengalami ketidakstabilan tanah.

“Dari penelitian selama hampir satu bulan, sekitar 25 hektare tanah itu sudah mulai habis atau tidak stabil. Relokasi tahap awal diperkirakan menyasar sekitar 12 KK yang terdampak paling parah,” jelasnya.

Boby menuturkan, lokasi relokasi untuk warga Mendak masih dalam pembahasan lintas instansi. “Untuk Mendak belum ada titik pasti. Kita akan sosialisasi terlebih dulu kepada Bu Kades. Namun wacananya, seperti disampaikan Pak Bupati, Mendak juga masuk program relokasi,” ujarnya.

Pemkab Madiun menargetkan relokasi dilakukan bertahap mulai 2026, dengan prioritas bagi warga yang tinggal di zona paling rawan dan berisiko tinggi. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Malam Empat Sepeda Raib, Aksi Maling Bikin Warga Waswas

    Satu Malam Empat Sepeda Raib, Aksi Maling Bikin Warga Waswas

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian sepeda kembali meresahkan warga Kabupaten Magetan. Dalam satu malam, empat sepeda gunung milik warga di Jalan Tripandita, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Magetan, dilaporkan raib digondol maling. Total kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp16 juta. Peristiwa pencurian itu terjadi pada Kamis dini hari (21/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Para pelaku […]

    Bagikan
  • Mendekati Lebaran, Dinas Perdagangan Kota Madiun Cek Stok dan Harga Kebutuhan Pokok

    Mendekati Lebaran, Dinas Perdagangan Kota Madiun Cek Stok dan Harga Kebutuhan Pokok

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama tim Satgas Pangan melakukan pemantauan di pasar tradisional dan pasar modern. Seperti di Pasar Besar Madiun, harga kebutuhan pokok tergolong stabil. Seperti harga beras dan minyak goreng yang masih terjangkau. “Kami memeriksa […]

    Bagikan
  • Kuota 415 Jemaah! Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026 Dimulai, 55 Jemaah Terkendala Kesehatan dan Wafat

    Kuota 415 Jemaah! Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026 Dimulai, 55 Jemaah Terkendala Kesehatan dan Wafat

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tahapan pelunasan biaya Haji 2026 untuk Kabupaten Magetan resmi berjalan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, memastikan seluruh proses telah mengikuti jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat. Ida menjelaskan, pelunasan tahap pertama berlangsung sejak 22 November hingga 23 Desember 2025. Sementara itu, pelunasan tahap kedua dijadwalkan pada 2–9 […]

    Bagikan
  • Tanah Longsor di Telaga Sarangan, Sejumlah Motor Tercebur ke Telaga

    Tanah Longsor di Telaga Sarangan, Sejumlah Motor Tercebur ke Telaga

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tanah longsor terjadi tiba-tiba di kawasan wisata Telaga Sarangan, Sabtu (17/6/2025) sekitar pukul 10.45 WIB. Material tanah yang ambrol dari tebing membuat sejumlah sepeda motor milik wisatawan terseret hingga tercebur ke telaga. Insiden ini terjadi saat para pemilik kendaraan tengah beristirahat dan berfoto di titik tersebut. Tidak ada korban jiwa, […]

    Bagikan
  • Nota Keuangan Raperda APBD 2026 Magetan, Tekankan Prioritas dan Penguatan Pendapatan Daerah

    Nota Keuangan Raperda APBD 2026 Magetan, Tekankan Prioritas dan Penguatan Pendapatan Daerah

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tahapan penting penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyerahkan berkas Nota Keuangan Raperda APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Selasa (25/11/2025). Agenda tersebut sekaligus menjadi forum penyampaian penjelasan resmi Bupati terkait arah kebijakan fiskal daerah tahun depan. […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Membusuk di Rumah Gegerkan Warga Pilangbango

    Mayat Perempuan Membusuk di Rumah Gegerkan Warga Pilangbango

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang perempuan bernama Titik Soeharijanti, 68 tahun, yang meninggal dunia di rumahnya pada Rabu (19/03/2025). Menurut keterangan salah satu warga sekitar, Anton, peristiwa itu bermula ketika seorang tukang pos yang hendak mengirim surat ke rumah Titik tidak mendapat respons […]

    Bagikan
expand_less