Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Wali Kota Madiun Panen Jagung Ungu, Punya Nilai Ekonomi dan Khasiat Kesehatan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, bersama petani melakukan panen jagung ungu di lahan percobaan Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama petani melakukan panen jagung ungu di lahan percobaan Kota Madiun, Selasa (23/09/2025). Jagung jenis ini disebut memiliki keunggulan ganda, selain bernilai ekonomi tinggi juga bermanfaat bagi kesehatan.

Maidi mengungkapkan, uji coba penanaman jagung ungu menunjukkan hasil menggembirakan. Selain rasanya enak, harga jualnya juga cukup tinggi.

“Kalau jagung biasa satu tanaman menghasilkan empat sampai lima buah, sedangkan jagung ungu dua buah saja sudah luar biasa karena harganya cukup mahal. Ini peluang bagus untuk dikembangkan,” ujarnya.

Menurut Maidi, hasil penelitian menunjukkan jagung ungu tidak mengandung gula, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita penyakit tertentu. Ke depan, Pemkot Madiun berencana memanfaatkan lahan tidur sekitar 12 hektare untuk menanam komoditas ini, disamping pisang cavendish dan tanaman pangan lainnya.

“Orang kota kita ajak mencoba ketahanan pangan tidak hanya padi, tetapi juga jagung, ketela, dan ubi-ubian. Apalagi hari ini banyak penyakit hipertensi dan gula, sehingga jagung ungu bisa jadi solusi,” imbuhnya.

Petani jagung ungu, Dedi Wijatmoko, menambahkan produktivitas jagung ungu tidak jauh berbeda dengan jagung biasa.

“Produksi jagung ungu hampir sama, per hektare bisa mencapai 12–13 ton. Bedanya, jagung ungu berumur lebih pendek, sekitar 70 hari sudah bisa dipanen untuk direbus atau dimasak. Keunggulannya adalah kandungan antioksidan tinggi, bermanfaat untuk penderita diabetes dan hipertensi. Rebusan airnya bahkan bisa dijadikan obat,” jelas Dedi.

Sementara itu, harga jual jagung ungu cukup menjanjikan. Satu buah jagung ungu dihargai sekitar Rp6 ribu, sedangkan per kilogramnya bisa mencapai Rp20 ribu hingga Rp23 ribu.

Dengan potensi tersebut, Pemkot Madiun optimistis pengembangan jagung ungu bisa menjadi salah satu solusi ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD TA. 2026 Disepakati, Ini Program Strategis yang Dijalankan Pemkab Madiun

    APBD TA. 2026 Disepakati, Ini Program Strategis yang Dijalankan Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun resmi menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut diberikan dalam rapat paripurna yang digelar pada Rabu (26/11/2025) dan disepakati oleh seluruh fraksi DPRD Kabupaten Madiun. Dalam laporan yang dibacakan, Pendapatan Daerah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp. 1 […]

    Bagikan
  • Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua anak berusia 4 dan 5 tahun di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai desa, Sabtu (21/2/2026) sore. Keduanya dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah seusai bermain. Menurut Kapolsek Paron, AKP Muh. Nur Haris, kedua korban berinisial A dan M tinggal berdekatan […]

    Bagikan
  • Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Memasuki pekan pertama Januari 2026, sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, belum menerima gaji bulanan. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan karena pencairan gaji biasanya dilakukan pada awal bulan. Hingga Rabu (7/1/2026), sejumlah ASN mengaku masih menunggu transfer gaji masuk ke rekening masing-masing. Bahkan, keterlambatan tahun […]

    Bagikan
  • Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Bulan Suro yang selama ini identik dengan berbagai tradisi adat dan ritual masyarakat Jawa ternyata belum mampu mendongkrak penjualan gerabah tradisional di Kabupaten Magetan. Para pedagang gerabah di kawasan Pasar Sayur Magetan mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pantauan di sejumlah lapak gerabah menunjukkan berbagai produk tradisional […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang jatuh pada 28 September 2025 serta memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) pada 17 September, PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang. Manajer Humas Daop 7 […]

    Bagikan
  • Polemik Dugaan Penggelapan Uang Nasabah Koperasi MSI Magetan

    Polemik Dugaan Penggelapan Uang Nasabah Koperasi MSI Magetan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam beberapa hari terakhir, Kabupaten Magetan dihebohkan dengan dugaan penipuan dan penggelapan uang nasabah Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) yang berkantor Desa Driyorejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan. Bahkan, beredar video di media sosial, puluhan emak-emak yang menjadi nasabah koperasi membawa paksa Ketua Koperasi (MSI), Wawan Wandoyo (50) ke kantor Polsek Nguntoronadi […]

    Bagikan
expand_less