Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan signifikan sejak Maret 2025. Kenaikan ini terjadi pada beras jenis medium hingga premium, dan berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta volume penjualan di tingkat pedagang.

Menurut Heni, pedagang beras di Pasar Sayur Magetan, harga beras mulai merangkak naik secara bertahap sejak tiga bulan terakhir. Awalnya hanya naik Rp500 per kilogram, namun sejak Mei 2025, kenaikan mencapai Rp1.000 per kilogram

“Harga dari supplier sudah naik, jadi kami ikut menyesuaikan. Sekarang beras medium dari yang semula Rp13.000 jadi Rp14.000, sedangkan beras premium naik dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kilogram,” ujar Heni, Jumat (13/06/2025).

Kenaikan harga ini memukul penjualan. Heni mengaku bahwa dalam sehari, biasanya ia mampu menjual dua kuintal beras, namun kini hanya satu kuintal pun sudah sulit tercapai. Selain itu, pasokan dari distributor juga menurun. Cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu terakhir diduga menjadi penyebab utama menurunnya pasokan beras dari daerah produsen.

“Mungkin nanti banyak beras dari sisa resepsi (pernikahan) dijual ke pasar. Tapi tetap saja harganya tinggi, padahal biasanya itu jenis beras paling murah,” tambahnya.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Nur Fitria, warga Magetan, mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa mengurangi pembelian beras karena harga yang terus naik. Ia biasa membeli 10 kilogram beras untuk kebutuhan keluarganya, namun kini hanya mampu membeli 5 kilogram.

“Dulu masih ada beras SPHP, harganya lebih terjangkau. Tapi sudah kosong sejak tiga bulan lalu. Sekarang beli beras medium, tapi karena mahal, harus dikurangi agar uangnya cukup untuk kebutuhan dapur yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah petani di Magetan yang sedang memasuki masa panen raya mengaku sedikit lega karena harga gabah di tingkat petani cukup tinggi. Saat ini, harga gabah basah mencapai Rp6.800/kg, sedangkan gabah kering giling (GKG) mencapai Rp7.800/kg.

Namun sayangnya, hasil panen tidak maksimal. Banyak petani mengeluhkan kerusakan pada tanaman padi yang menyebabkan bulir gabah gagal tumbuh secara optimal.

“Terpaksa dipanen sekarang, meskipun usia tanam belum cukup. Kalau dibiarkan malah lapuk dan jatuh ke tanah. Kami ambil yang tersisa saja di ujung-ujung bulir,” kata Misdi (70), petani asal Desa Pragak.

Misdi menyebut tanaman padinya terserang penyakit “potong leher”, yakni serangan jamur yang menyebabkan bulir padi mengering dan rontok sebelum waktunya. Serangan ini diduga dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan berturut-turut selama 11 hari terakhir, yang menciptakan kondisi lembap di area persawahan.

“Kami tidak menyangka bisa gagal panen seperti ini. Sudah dirawat maksimal, tetap saja kalah sama penyakit,” ujar Kadimun, petani lainnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rookie Dragbike 2025, Upaya Polres Magetan Tekan Balap Liar dan Kenakalan Remaja

    Rookie Dragbike 2025, Upaya Polres Magetan Tekan Balap Liar dan Kenakalan Remaja

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Magetan menggelar ajang balap resmi bertajuk Bhayangkara Rookie Dragbike 2025, Minggu (29/06/2025), di Sirkuit Non Permanen Jalan Pasar Sayur, Magetan. Ajang ini menjadi strategi konkret kepolisian dalam menekan praktik balap liar sekaligus menyalurkan bakat generasi muda ke jalur yang legal dan aman. Kapolres […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan Rektor UNESA soal Kuliah Umum Presiden ke-6 RI SBY

    Ini Tanggapan Rektor UNESA soal Kuliah Umum Presiden ke-6 RI SBY

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan kuliah umum di Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Magetan, Sabtu (18/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, SBY mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam memajukan bangsa melalui inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata terhadap program pembangunan nasional. Kuliah umum […]

    Bagikan
  • Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

    Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Polres Magetan menggandeng Pemerintah Kabupaten Magetan bersama sejumlah instansi terkait dalam kegiatan Advokasi Satgas TPPO yang digelar di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan Rabu (17/12/2025). Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menyampaikan bahwa kasus perdagangan orang perlu mendapat perhatian serius. […]

    Bagikan
  • WOW !! Nata Hotel Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Ngawi

    WOW !! Nata Hotel Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Ngawi

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Bagi pendatang maupun wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Ngawi kini tidak perlu bingung lagi mencari hotel untuk bermalam. Kini, di Kabupaten Ngawi resmi mempunyai hotel Bintang Empat pertama di pusat kota setelah dilaksanakan Grand Opening Nata Hotel Ngawi pada Senin (03/02/2025) lalu. Nata Hotel Ngawi dilengkapi 90 kamar eksklusif yang […]

    Bagikan
  • Dampak Banjir Semarang, Belasan KA Memutar Melintasi Daop 7

    Dampak Banjir Semarang, Belasan KA Memutar Melintasi Daop 7

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dampak banjir di Semarang Jawa Tengah masih mempengaruhi perjalanan kereta api. Jalur antara Semarang dan Surabaya saat ini belum dapat dilalui. Hal itu berdampak pada perjalanan kereta api dari Surabaya dialihkan melalui Daop 7 Madiun. Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menjelaskan frekuensi perjalanan di wilayah PT KAI Daerah Operasi […]

    Bagikan
  • Usai Retreat di Lemhanas, Ketua DPRD Magetan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Pokir

    Usai Retreat di Lemhanas, Ketua DPRD Magetan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Pokir

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aktivitas terakhir Ketua DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029, Suratno, sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi mulai terungkap. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut diketahui sempat mengikuti kegiatan retret yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Kegiatan retret tersebut berlangsung di Akademi Militer Magelang selama empat hari, mulai 15 hingga 19 […]

    Bagikan
expand_less