Berita Terkini
Trending Tags

Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan signifikan sejak Maret 2025. Kenaikan ini terjadi pada beras jenis medium hingga premium, dan berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta volume penjualan di tingkat pedagang.

Menurut Heni, pedagang beras di Pasar Sayur Magetan, harga beras mulai merangkak naik secara bertahap sejak tiga bulan terakhir. Awalnya hanya naik Rp500 per kilogram, namun sejak Mei 2025, kenaikan mencapai Rp1.000 per kilogram

“Harga dari supplier sudah naik, jadi kami ikut menyesuaikan. Sekarang beras medium dari yang semula Rp13.000 jadi Rp14.000, sedangkan beras premium naik dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kilogram,” ujar Heni, Jumat (13/06/2025).

Kenaikan harga ini memukul penjualan. Heni mengaku bahwa dalam sehari, biasanya ia mampu menjual dua kuintal beras, namun kini hanya satu kuintal pun sudah sulit tercapai. Selain itu, pasokan dari distributor juga menurun. Cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu terakhir diduga menjadi penyebab utama menurunnya pasokan beras dari daerah produsen.

“Mungkin nanti banyak beras dari sisa resepsi (pernikahan) dijual ke pasar. Tapi tetap saja harganya tinggi, padahal biasanya itu jenis beras paling murah,” tambahnya.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Nur Fitria, warga Magetan, mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa mengurangi pembelian beras karena harga yang terus naik. Ia biasa membeli 10 kilogram beras untuk kebutuhan keluarganya, namun kini hanya mampu membeli 5 kilogram.

“Dulu masih ada beras SPHP, harganya lebih terjangkau. Tapi sudah kosong sejak tiga bulan lalu. Sekarang beli beras medium, tapi karena mahal, harus dikurangi agar uangnya cukup untuk kebutuhan dapur yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah petani di Magetan yang sedang memasuki masa panen raya mengaku sedikit lega karena harga gabah di tingkat petani cukup tinggi. Saat ini, harga gabah basah mencapai Rp6.800/kg, sedangkan gabah kering giling (GKG) mencapai Rp7.800/kg.

Namun sayangnya, hasil panen tidak maksimal. Banyak petani mengeluhkan kerusakan pada tanaman padi yang menyebabkan bulir gabah gagal tumbuh secara optimal.

“Terpaksa dipanen sekarang, meskipun usia tanam belum cukup. Kalau dibiarkan malah lapuk dan jatuh ke tanah. Kami ambil yang tersisa saja di ujung-ujung bulir,” kata Misdi (70), petani asal Desa Pragak.

Misdi menyebut tanaman padinya terserang penyakit “potong leher”, yakni serangan jamur yang menyebabkan bulir padi mengering dan rontok sebelum waktunya. Serangan ini diduga dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan berturut-turut selama 11 hari terakhir, yang menciptakan kondisi lembap di area persawahan.

“Kami tidak menyangka bisa gagal panen seperti ini. Sudah dirawat maksimal, tetap saja kalah sama penyakit,” ujar Kadimun, petani lainnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang HUT RI Tren Mendaki ke Gunung Lawu Meningkat, Rental Peralatan Panen Penyewa

    Jelang HUT RI Tren Mendaki ke Gunung Lawu Meningkat, Rental Peralatan Panen Penyewa

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fenomena fear of missing out (FOMO) rupanya merambah dunia pendakian. Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dan libur panjang sekolah, jalur pendakian Gunung Lawu via Magetan dipadati pendaki tektok atau naik turun dalam sehari tanpa menginap. Lonjakan pendaki ini tak lepas dari tren media sosial yang memicu banyak remaja untuk “ikut-ikutan” […]

    Bagikan
  • Pemuda Magetan Sulap Sampah Plastik Jadi BBM, Solusi Lingkungan Bernilai Ekonomi

    Pemuda Magetan Sulap Sampah Plastik Jadi BBM, Solusi Lingkungan Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kepedulian terhadap lingkungan mendorong Doni Eko Hardianto, warga Desa Manjung, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, menciptakan inovasi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Lewat alat buatannya sendiri, Doni mampu mengubah tumpukan plastik tak terpakai menjadi solar, minyak tanah, hingga bensin. Berawal dari keprihatinan melihat sampah plastik yang menumpuk di sekitar […]

    Bagikan
  • Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Madiun Dipadati Ribuan Jemaah Muhammadiyah, Berlangsung Khusyuk dan Tertib

    Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Madiun Dipadati Ribuan Jemaah Muhammadiyah, Berlangsung Khusyuk dan Tertib

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Islamic Center Kota Madiun berlangsung khidmat dan tertib, Jumat (20/3/2026) pagi. Ribuan jemaah dari kalangan Muhammadiyah dari wilayah Kota Madiun dan sekitarnya memadati area lokasi sejak pagi hari untuk mengikuti ibadah salat Id. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustadz Taufiqullah A Ahmady menyampaikan […]

    Bagikan
  • Puluhan Pasangan Nikah Siri di Ponorogo Disahkan Lewat Sidang Isbat

    Puluhan Pasangan Nikah Siri di Ponorogo Disahkan Lewat Sidang Isbat

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan pasangan yang sebelumnya menikah siri atau hanya secara agama akhirnya mendapatkan pengesahan melalui Sidang Isbat Nikah Massal yang digelar di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (25/08/2025) pukul 10.00 WIB. Sebanyak 28 pasangan resmi mengajukan pengesahan pernikahan mereka ke Pengadilan Agama. Dari jumlah itu, terdapat pasangan lanjut usia yang sudah menikah siri […]

    Bagikan
  • Harley Davidson Celaka di Jalur Sarangan–Cemoro Sewu, Pengendara Alami Luka

    Harley Davidson Celaka di Jalur Sarangan–Cemoro Sewu, Pengendara Alami Luka

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan tunggal melibatkan motor gede (moge) terjadi di jalur ekstrem Plaosan – Cemoro Sewu, Magetan, Rabu (24/09/2025) sekitar pukul 10.30 WIB. Pengendara Harley Davidson bernomor polisi B-3314-BYX terjun ke jurang sedalam kurang lebih 10 meter di tikungan bawah RM Mbah Joe Resort, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Motor tersebut dikendarai Oki Pratama […]

    Bagikan
  • Khofifah Tunjuk Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun

    Khofifah Tunjuk Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menunjuk F. Bagus Panuntun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun. Langkah itu usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Madiun, Maidi sebagai tersangka dugaan korupsi beserta 2 tersangka lainnya. Penunjukan Plt Wali Kota Madiun tersebut tertuang dalam Surat Perintah Gubernur Jawa Timur Nomor 100.1.4.2/2312/011.2/2026, […]

    Bagikan
expand_less