Berita Terkini
Trending Tags

Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan signifikan sejak Maret 2025. Kenaikan ini terjadi pada beras jenis medium hingga premium, dan berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta volume penjualan di tingkat pedagang.

Menurut Heni, pedagang beras di Pasar Sayur Magetan, harga beras mulai merangkak naik secara bertahap sejak tiga bulan terakhir. Awalnya hanya naik Rp500 per kilogram, namun sejak Mei 2025, kenaikan mencapai Rp1.000 per kilogram

“Harga dari supplier sudah naik, jadi kami ikut menyesuaikan. Sekarang beras medium dari yang semula Rp13.000 jadi Rp14.000, sedangkan beras premium naik dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kilogram,” ujar Heni, Jumat (13/06/2025).

Kenaikan harga ini memukul penjualan. Heni mengaku bahwa dalam sehari, biasanya ia mampu menjual dua kuintal beras, namun kini hanya satu kuintal pun sudah sulit tercapai. Selain itu, pasokan dari distributor juga menurun. Cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu terakhir diduga menjadi penyebab utama menurunnya pasokan beras dari daerah produsen.

“Mungkin nanti banyak beras dari sisa resepsi (pernikahan) dijual ke pasar. Tapi tetap saja harganya tinggi, padahal biasanya itu jenis beras paling murah,” tambahnya.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Nur Fitria, warga Magetan, mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa mengurangi pembelian beras karena harga yang terus naik. Ia biasa membeli 10 kilogram beras untuk kebutuhan keluarganya, namun kini hanya mampu membeli 5 kilogram.

“Dulu masih ada beras SPHP, harganya lebih terjangkau. Tapi sudah kosong sejak tiga bulan lalu. Sekarang beli beras medium, tapi karena mahal, harus dikurangi agar uangnya cukup untuk kebutuhan dapur yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah petani di Magetan yang sedang memasuki masa panen raya mengaku sedikit lega karena harga gabah di tingkat petani cukup tinggi. Saat ini, harga gabah basah mencapai Rp6.800/kg, sedangkan gabah kering giling (GKG) mencapai Rp7.800/kg.

Namun sayangnya, hasil panen tidak maksimal. Banyak petani mengeluhkan kerusakan pada tanaman padi yang menyebabkan bulir gabah gagal tumbuh secara optimal.

“Terpaksa dipanen sekarang, meskipun usia tanam belum cukup. Kalau dibiarkan malah lapuk dan jatuh ke tanah. Kami ambil yang tersisa saja di ujung-ujung bulir,” kata Misdi (70), petani asal Desa Pragak.

Misdi menyebut tanaman padinya terserang penyakit “potong leher”, yakni serangan jamur yang menyebabkan bulir padi mengering dan rontok sebelum waktunya. Serangan ini diduga dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan berturut-turut selama 11 hari terakhir, yang menciptakan kondisi lembap di area persawahan.

“Kami tidak menyangka bisa gagal panen seperti ini. Sudah dirawat maksimal, tetap saja kalah sama penyakit,” ujar Kadimun, petani lainnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan kereta api. Kali ini, KAI menggandeng ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Fattah, Kabupaten Nganjuk, dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api, Jumat (6/2/2026). Sedikitnya 150 siswa mengikuti kegiatan yang diinisiasi Tim […]

    Bagikan
  • Soal Viral Pedagang Tegur Wisatawan di Telaga Sarangan, Disbudpar Magetan: Miskomunikasi

    Soal Viral Pedagang Tegur Wisatawan di Telaga Sarangan, Disbudpar Magetan: Miskomunikasi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video yang memperlihatkan teguran dari seorang pedagang kepada wisatawan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Magetan, viral di media sosial. Video tersebut memicu perhatian publik terkait aturan jual beli di destinasi wisata unggulan Jawa Timur tersebut. Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat sekelompok wisatawan perempuan yang tengah menyantap nasi pecel di […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Kepala BKN terkait Peran Strategis ASN di Lingkup Pemkot Madiun

    Ini Arahan Kepala BKN terkait Peran Strategis ASN di Lingkup Pemkot Madiun

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar kegiatan sosialisasi manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di Ballroom Sun Hotel, Rabu (14/05/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Wali Kota Madiun dan Wakil WaliKota Madiun turut hadir dalam […]

    Bagikan
  • Hari Kartini 2026 di Kota Madiun, Perempuan Kian Berdaya, Kesetaraan Gender Makin Nyata

    Hari Kartini 2026 di Kota Madiun, Perempuan Kian Berdaya, Kesetaraan Gender Makin Nyata

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upacara di halaman Balai Kota Madiun pada Selasa (21/4/2026) terasa berbeda. Dipenuhi semangat perempuan-perempuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengambil peran penuh sebagai petugas sekaligus peserta upacara. Momentum Hari Kartini ke-147 ini bukan sekedar seremoni tahunan, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang kesetaraan gender yang kini mulai menunjukkan hasil nyata […]

    Bagikan
  • Gudang Sepatu di Ngawi Terbakar, 150 Ribu Pasang Produk Ekspor Ludes

    Gudang Sepatu di Ngawi Terbakar, 150 Ribu Pasang Produk Ekspor Ludes

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran pabrik sepatu PT Dwi Prima Sentosa menyisakan puing-puing bangunan yang hangus. Bangunan gudang penyimpanan produk pabrik pun roboh lantaran panasnya kobaran api pada Minggu (06/07/2025) malam hingga berhasil dipadamkan pada Senin (07/07/2025) dini hari. Gudang penyimpanan produk jadi yang siap ekspor ke Eropa menjadi titik awal kemunculan si jago […]

    Bagikan
  • Penunjukan Direktur Baru RSUD Caruban, DPRD Minta Bupati Pilih Sosok Visioner dan Kuat Manajerial

    Penunjukan Direktur Baru RSUD Caruban, DPRD Minta Bupati Pilih Sosok Visioner dan Kuat Manajerial

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kursi Direktur RSUD Caruban yang akan kosong dalam hitungan hari. Dengan berakhirnya masa jabatan drg. Farid Amirudin sebagai direktur Rumah Sakit plat merah tersebut, kekosongan jabatan tersebut akan segera diisi oleh pejabat baru yang ditunjuk oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto. DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar pengganti direktur tidak sekadar memenuhi syarat […]

    Bagikan
expand_less