Berita Terkini
Trending Tags

Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Ring Road Kota Madiun, Diduga Meninggal Lebih dari 24 Jam

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 536
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mayat pria ditemukan di bawah jembatan Ring Road Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sesosok mayat ditemukan di semak belukar di bawah jembatan Jalan Ring Road Kota Madiun di Kelurahan Sogaten Kecamatan Manguharjo pada Selasa (11/8/2026) malam. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi korban terlentang dengan mengenakan kaos dan celana pendek. 

Kejadian ini pun menarik perhatian warga maupun pengguna jalan yang ingin melihat tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan pemeriksaan dan olah TKP.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 22.30 WIB dari masyarakat. Langsung kami tindaklanjuti dari Polsek Manguharjo, SPKT dan tim Inafis Satreskrim Polres Madiun Kota ke TKP dan lakukan pemeriksaan,” ujar Ipda Aris Yunandi, Kasi Humas Polres Madiun Kota.

Lebih lanjut, korban diperkirakan meninggal dunia lebih dari 24 jam. Polisi juga memeriksa saksi-saksi guna mengetahui penyebab kematian korban.

“Kondisi korban kita lihat tadi sudah meninggal kurang lebih lebih dari 24 jam. Jadi ada bau yang menyengat yang menunjukkan bahwa korban sudah meninggal lebih dari 24 jam,” imbuhnya.

Untuk pemeriksaan lebih mendalam, polisi mengevakuasi korban ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr. Soedono. Belum diketahui ada tidaknya luka-luka pada tubuh korban. Hal itu dapat diketahui usai dilakukan identifikasi dan visum.

“Sementara kami belum bisa menyampaikan keterangan tersebut. Ini korban kan dibawa ke rumah sakit ya untuk dilakukan visum terkait dengan penyebab meninggalnya korban,” kata Aris.

Sementara itu, di sekitar lokasi polisi mendapati sejumlah barang yang diduga milik korban. Seperti tas, handphone, sandal hingga topi. Barang-barang tersebut kini diamankan guna proses penyelidikan lebih lanjut. 

“Jadi tadi setelah olah TKP, kita temukan tas milik korban yang berada di bawah jembatan, kemudian ada HP, kemudian ada sandal dan topi,” pungkasnya.

Belum diketahui pasti identitas korban. Kasus penemuan mayat ini kini dalam penanganan oleh Polsek Manguharjo dan Polres Madiun Kota. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tebing Kandangan Longsor Putus Akses Alternatif Madiun – Ponorogo, Butuh Alat Berat Untuk Evakuasi Material

    Tebing Kandangan Longsor Putus Akses Alternatif Madiun – Ponorogo, Butuh Alat Berat Untuk Evakuasi Material

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Kandangan Desa/Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Jumat pagi (31/01/2025). Tebing setinggi 8 meter longsor menutup akses jalan alternatif penghubung Kabupaten Madiun – Ponorogo.  Kepala Dusun Kandangan, Gianto menjelaskan dampak longsor ini, warga yang berasal dari Ponorogo hendak ke Madiun ataupun sebaliknya tidak bisa melewati jalan […]

    Bagikan
  • 461 CJH Madiun Disiapkan untuk Haji 2027, Kuota Cadangan Belum Ada Sinyal

    461 CJH Madiun Disiapkan untuk Haji 2027, Kuota Cadangan Belum Ada Sinyal

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Madiun untuk musim haji 2027 mulai berjalan. Namun, kepastian kuota cadangan masih belum jelas. Hingga Jumat (25/9/2026), Kantor Kementerian Haji Kabupaten Madiun belum menerima sinyal penetapan kuota tambahan dari Kantor Wilayah Kementerian Haji Jawa Timur. Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, mengatakan […]

    Bagikan
  • Truk Mundur di Tanjakan Ngawi, Tabrak Mobil dan Motor, Satu Tewas, Satu Kritis

    Truk Mundur di Tanjakan Ngawi, Tabrak Mobil dan Motor, Satu Tewas, Satu Kritis

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Ngrambe–Jogorogo, tepatnya di tanjakan Desa Babadan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026) sore. Insiden ini melibatkan sebuah truk bermuatan kayu bakar, satu mobil, serta sepeda motor yang ditumpangi dua orang. Peristiwa tersebut terekam dalam video warga yang beredar, memperlihatkan dua pengendara sepeda motor […]

    Bagikan
  • Harapan Ribuan Warga Magetan pada Hasil Audit Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI

    Harapan Ribuan Warga Magetan pada Hasil Audit Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan masyarakat korban gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menunggu kepastian hukum. Hingga kini, hasil audit independen yang semula dijanjikan keluar pada September 2025 belum juga diterbitkan. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mengambil […]

    Bagikan
  • Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah Play Button photo_camera 3

    Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai daerah bergerak menuju Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak Kota Madiun pada Kamis (5/2/2026). Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan gejolak internal organisasi menjelang agenda Parapatan Luhur (Parluh) yang akan digelar oleh PSHT Pusat Madiun. Sebelumnya, aksi demonstrasi penolakan terhadap rencana tersebut […]

    Bagikan
  • Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, digegerkan munculnya fenomena tak biasa. Air sumur pertanian yang selama ini digunakan mengairi sawah tiba-tiba berubah warna, berbusa, dan mengeluarkan bau tak sedap. Dugaan sementara, sumber masalah berasal dari pembuangan limbah dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalir ke saluran irigasi. Dalam dua […]

    Bagikan
expand_less