Berita Terkini
Trending Tags

Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Ring Road Kota Madiun, Diduga Meninggal Lebih dari 24 Jam

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 515
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mayat pria ditemukan di bawah jembatan Ring Road Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sesosok mayat ditemukan di semak belukar di bawah jembatan Jalan Ring Road Kota Madiun di Kelurahan Sogaten Kecamatan Manguharjo pada Selasa (11/8/2026) malam. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi korban terlentang dengan mengenakan kaos dan celana pendek. 

Kejadian ini pun menarik perhatian warga maupun pengguna jalan yang ingin melihat tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan pemeriksaan dan olah TKP.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 22.30 WIB dari masyarakat. Langsung kami tindaklanjuti dari Polsek Manguharjo, SPKT dan tim Inafis Satreskrim Polres Madiun Kota ke TKP dan lakukan pemeriksaan,” ujar Ipda Aris Yunandi, Kasi Humas Polres Madiun Kota.

Lebih lanjut, korban diperkirakan meninggal dunia lebih dari 24 jam. Polisi juga memeriksa saksi-saksi guna mengetahui penyebab kematian korban.

“Kondisi korban kita lihat tadi sudah meninggal kurang lebih lebih dari 24 jam. Jadi ada bau yang menyengat yang menunjukkan bahwa korban sudah meninggal lebih dari 24 jam,” imbuhnya.

Untuk pemeriksaan lebih mendalam, polisi mengevakuasi korban ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr. Soedono. Belum diketahui ada tidaknya luka-luka pada tubuh korban. Hal itu dapat diketahui usai dilakukan identifikasi dan visum.

“Sementara kami belum bisa menyampaikan keterangan tersebut. Ini korban kan dibawa ke rumah sakit ya untuk dilakukan visum terkait dengan penyebab meninggalnya korban,” kata Aris.

Sementara itu, di sekitar lokasi polisi mendapati sejumlah barang yang diduga milik korban. Seperti tas, handphone, sandal hingga topi. Barang-barang tersebut kini diamankan guna proses penyelidikan lebih lanjut. 

“Jadi tadi setelah olah TKP, kita temukan tas milik korban yang berada di bawah jembatan, kemudian ada HP, kemudian ada sandal dan topi,” pungkasnya.

Belum diketahui pasti identitas korban. Kasus penemuan mayat ini kini dalam penanganan oleh Polsek Manguharjo dan Polres Madiun Kota. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pesan Presiden RI, Prabowo Subianto : Jadilah Pelayan Rakyat

    Ini Pesan Presiden RI, Prabowo Subianto : Jadilah Pelayan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto telah resmi melantik 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota dan 85 wakil wali kota di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2024). Pelantikan ini merupakan momen bersejarah lantaran menjadi yang pertama kali di Indonesia. Usai pelantikan, Prabowo pun meminta seluruh kepala […]

    Bagikan
  • Polisi Ringkus Pelaku Perampokan Indomaret Maospati, Dua Orang Berhasil Diamankan

    Polisi Ringkus Pelaku Perampokan Indomaret Maospati, Dua Orang Berhasil Diamankan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi perampokan yang menyasar Indomaret di Jalan Raya Maospati–Ngawi, Desa Kleco, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, akhirnya mulai terungkap. Polisi berhasil menangkap sebagian anggota komplotan yang terlibat dalam kejadian pada Kamis (04/09/2025) dini hari tersebut. Kasatreskrim Polres Magetan, AKP Joko Santoso, membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku. “Benar, pelaku perampokan sudah ada yang […]

    Bagikan
  • Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

    Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menargetkan luas tambah tanam (LTT) padi mencapai sekitar 63 ribu hektare sepanjang 2026. Target tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi gabah kering panen (GKP) seiring program swasembada pangan berkelanjutan. Kepala DTPHPKP Magetan, Uswatul Chasanah, mengatakan pihaknya terus memantau realisasi tanam […]

    Bagikan
  • Usai Retreat di Lemhanas, Ketua DPRD Magetan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Pokir

    Usai Retreat di Lemhanas, Ketua DPRD Magetan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Pokir

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aktivitas terakhir Ketua DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029, Suratno, sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi mulai terungkap. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut diketahui sempat mengikuti kegiatan retret yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Kegiatan retret tersebut berlangsung di Akademi Militer Magelang selama empat hari, mulai 15 hingga 19 […]

    Bagikan
  • Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mulai menjangkau sekolah-sekolah pinggiran. Salah satunya di Kecamatan Parang, tempat ratusan siswa SMPN 1 Parang ikut merasakan menu sehat yang disediakan pemerintah. Meski antusias, sebagian siswa berharap variasi menu lebih beragam. Mikaila bersama temannya, Rizal, secara terbuka menyampaikan keinginan agar sesekali ada hidangan […]

    Bagikan
  • Usai Tinjau Lokasi, DPRD dan ESDM Jatim Rekomendasikan Penghentian Tambang Sayutan

    Usai Tinjau Lokasi, DPRD dan ESDM Jatim Rekomendasikan Penghentian Tambang Sayutan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik tambang galian C di Dusun Jeruk, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, memasuki fase baru. Setelah melakukan inspeksi lapangan bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, DPRD Magetan merekomendasikan penghentian sementara seluruh aktivitas di lokasi tambang milik CV Persada Tunggal Abadi karena dinilai memiliki tingkat risiko yang […]

    Bagikan
expand_less