Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Wujudkan Generasi Berakhlak, 2.000 Siswa di Kota Madiun Diwisuda Khatam Al-Qur’an

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan mendali dan sertifikat khatam al quran, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 2.000 siswa tingkat SD dan SMP di Kota Madiun mengikuti wisuda khatam Al-Qur’an, Rabu (05/11/205) di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC). Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi dari Pemerintah Kota Madiun kepada para pelajar yang telah berhasil menuntaskan bacaan 30 juz Al-Qur’an.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, mengatakan kegiatan ini merupakan puncak dari program pembelajaran Al-Qur’an yang dimulai sejak awal tahun ajaran baru pada Juli lalu. Selama beberapa bulan, para siswa secara rutin menyetorkan hafalan dan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an kepada guru agama di sekolah masing-masing.

“Anak-anak ini setiap hari menyetor ayat kepada guru agamanya. Hingga awal November, mereka sudah mampu mengkhatamkan 30 juz Al-Qur’an. Ini upaya kami menyeimbangkan antara ilmu pengetahuan umum dan pendidikan agama,” terang Lismawati.

Ia menegaskan, program khatam Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, meskipun sekolah umum, pendidikan agama tetap menjadi prioritas agar siswa memiliki akhlak yang mulia.

“Kami ingin anak SD minimal bisa membaca Al-Qur’an, dan anak SMP wajib khatam. Sertifikat khatam Al-Qur’an ini juga ditandatangani langsung oleh Wali Kota dan bisa menjadi salah satu syarat administrasi sekolah,” tambahnya.

Ke depan, kegiatan serupa akan digelar secara berkelanjutan setiap enam bulan sekali sebagai upaya pembiasaan bagi siswa untuk terus mendalami Al-Qur’an.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan apresiasi tinggi atas capaian ribuan siswa tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menanamkan nilai cinta Al Quran sejak dini.

“Luar biasa, ada 2.000 siswa yang hatam Al-Qur’an dari juz 1 sampai 30. Sejak awal anak-anak sudah ditanamkan nilai-nilai agama. Ini investasi besar bagi masa depan mereka,” ujar Maidi. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Siswi Tumbang Saat Upacara Hardiknas di Madiun, Diduga Akibat Dehidrasi

    Belasan Siswi Tumbang Saat Upacara Hardiknas di Madiun, Diduga Akibat Dehidrasi

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Alun-Alun Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (2/5/2025), diwarnai insiden belasan siswi tumbang akibat kelelahan dan cuaca panas. Sebanyak 12 pelajar tingkat SMP dan SMA yang mengikuti upacara tersebut terlihat lemas, bahkan beberapa di antaranya mengalami kram dan pusing saat prosesi […]

    Bagikan
  • Banyak SPPG Belum Kantongi SLHS, Mitra Krajan Ajukan Dokumen ke Dinas Kesehatan Madiun

    Banyak SPPG Belum Kantongi SLHS, Mitra Krajan Ajukan Dokumen ke Dinas Kesehatan Madiun

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Yayasan Miftahul Ulum melalui mitra Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) Krajan satu dari puluhan SPPG di Kabupaten Madiun yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Menyikapi hal itu, pihaknya telah mengajukan dokumen persyaratan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun sejak dua pekan lalu. Agus Supriyanto, perwakilan mitra SPPG Krajan, mengatakan […]

    Bagikan
  • 950 Personel Dikerahkan dalam Operasi Aman Suro 2025

    950 Personel Dikerahkan dalam Operasi Aman Suro 2025

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menghadapi peringatan bulan Muharram 1447 Hijriah, ribuan aparat gabungan dari berbagai instansi mulai bersiaga untuk menjaga kondusivitas di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun. Sebanyak 950 personel dikerahkan dalam pelaksanaan Operasi Aman Suro 2025. Pengamanan ini dimulai dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Alun-alun Kota Madiun pada Rabu (25/06/2025). Apel […]

    Bagikan
  • Lolos Dari Pengawasan, Anak Empat Tahun di Ponorogo Terperosok Selokan Saat Hujan Deras

    Lolos Dari Pengawasan, Anak Empat Tahun di Ponorogo Terperosok Selokan Saat Hujan Deras

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang anak perempuan berinisial M.A.S berusia empat tahun, warga Jenangan, Ponorogo, mengalami peristiwa naas setelah terperosok ke dalam selokan saat hujan deras. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Pramuka, masuk Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan. Kejadian bermula saat korban bersama ibunya berinisial T tengah […]

    Bagikan
  • Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia Magetan – Usaha pembuatan beduk di Kabupaten Magetan tengah menghadapi masa paling berat dalam hampir tiga dekade terakhir. Produksi beduk yang biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan, justru anjlok hingga 90 persen dibanding tahun sebelumnya. Seperti yang dialami Apung, pengrajin beduk asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, yang sudah menekuni kerajinan tersebut sejak 1997. Ia menyebut […]

    Bagikan
  • Pencari Ikan Tewas Tersengat Listrik dari Alatnya Sendiri

    Pencari Ikan Tewas Tersengat Listrik dari Alatnya Sendiri

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pencari ikan, Tatag Sugiarto (30), warga Desa Nunut, Kecamatan Babadan, Ponorogo, ditemukan tewas tersengat listrik di Sungai Sekayu, Desa Kranggan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, pada Minggu (27/04) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi masih memegang alat penyetrum ikan berupa aki yang dilengkapi dengan dua kabel. Diduga, korban tewas akibat […]

    Bagikan
expand_less