Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Soal Perbaikan Sekolah Rusak, Disdikpora Magetan Andalkan Program Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 256
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disdikpora Magetan data sekolah rusak untuk revitalisasi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan memastikan terus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, baik di jenjang SD maupun SMP. Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan skala prioritas perbaikan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

Kepala Disdikpora Magetan, Suhardi, mengatakan setiap laporan kerusakan sekolah akan diverifikasi dan disesuaikan dengan tingkat urgensinya. Termasuk kondisi SD Negeri Truneng, Kecamatan Sukomoro, yang saat ini mengalami kerusakan pada enam ruang kelas.

“Seluruh bangunan sekolah yang rusak terus kami inventarisasi. Untuk SDN Truneng nanti akan kami cek kembali posisinya dalam daftar prioritas penanganan. Karena kemampuan APBD memang terbatas, sehingga setiap tahun hanya beberapa titik yang bisa kami tangani,” ujarnya.

Menurut Suhardi, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah tidak dapat mengandalkan APBD semata. Karena itu, Disdikpora terus mengupayakan bantuan dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat dua jalur pendanaan revitalisasi, yakni melalui Bantuan Presiden (Banpres) dan program revitalisasi reguler dari Kementerian Pendidikan.

“Upaya mendapatkan bantuan pusat terus kami lakukan. Saat ini sebagian sekolah sudah memasuki tahap survei, penandatanganan nota kesepahaman (MoU), hingga melengkapi persyaratan administrasi,” katanya.

Sebelumnya, Magetan telah memperoleh program revitalisasi untuk 13 sekolah. Selain itu, pemerintah daerah kembali mengusulkan 25 sekolah agar memperoleh bantuan serupa. Khusus usulan terbaru, sebanyak 10 SMP telah mengikuti proses verifikasi dan melengkapi dokumen sebagai bagian dari tahapan seleksi.

Terkait peluang SDN Truneng memperoleh bantuan, Suhardi mengaku masih akan memastikan kembali status usulan sekolah tersebut karena daftar 10 sekolah yang saat ini diproses merupakan jenjang SMP.

“Nanti akan kami cek kembali apakah SDN Truneng sudah masuk daftar prioritas atau belum. Masyarakat juga bisa mengonfirmasi langsung ke dinas untuk perkembangan terbaru,” jelasnya.

Berdasarkan pendataan awal tahun 2026, Disdikpora mencatat terdapat sekitar 75 hingga 100 sekolah di Kabupaten Magetan yang mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang, hingga berat. Sebagian di antaranya telah mendapatkan intervensi melalui program revitalisasi dari pemerintah pusat.

Disdikpora berharap proses seleksi bantuan dapat segera rampung. Jika sesuai jadwal, kepastian sekolah penerima program revitalisasi diperkirakan mulai diketahui pada Oktober 2026, sehingga sekolah yang belum terakomodasi dapat kembali diusulkan pada tahap berikutnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa dari BEM STAIM Ma’arif dan PMII Magetan yang menggelar aksis di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan menuntut realisasi program bantuan Rp 3 juta per RT. Itu menjadi janji kampanye Bupati Nanik dan Wakil Bupati Suyatni. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sejumlah persoalan lain, mulai dari kebijakan pembangunan infrastruktur, transparansi penggunaan […]

    Bagikan
  • Sepekan Tak Terungkap, Penyebab Keracunan Massal Siswa di Madiun Masih Misterius

    Sepekan Tak Terungkap, Penyebab Keracunan Massal Siswa di Madiun Masih Misterius

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Satu pekan pasca keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SD di Kecamatan Mejayan, penanganan kasus ini dinilai berjalan lambat. Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut belum terungkap karena hasil uji laboratorium sisa makanan belum juga diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Keterlambatan ini memicu kritik public, khususnya orang tua siswa yang […]

    Bagikan
  • DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menindaklanjuti laporan kematian puluhan ayam kampung di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga kuat disebabkan oleh avian influenza (AI) atau flu burung. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris, mengatakan usai menerima laporan, tim Petugas […]

    Bagikan
  • 8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak delapan orang berhasil dievakuasi oleh tim BPBD Kabupaten Madiun setelah terjebak banjir di sungai Tretes Desa Gandul Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, pada Senin malam, (24/02/2025). Kejadian ini bermula saat hujan lebat yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Hal itu menyebabkan aliran sungai di kawasan itu meluap dan menutup […]

    Bagikan
  • Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

    Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang remaja perempuan berinisial P (17), warga Perum Tiara, Sragen, dan diduga kekasihnya berinisial MTA (22) dibawa ke Polsek Taman oleh puluhan ojek online (Ojol). Keduanya diduga terlibat dalam kasus penipuan bermodus orderan fiktif terhadap para driver ojol. Akibat perbuatanya tersebut, dinilai merugikan setidaknya delapan driver di Kota Madiun. Koordinator […]

    Bagikan
  • Kehadiran Becak Listrik, Bupati Madiun : Transportasi Ramah Lingkungan dan Kesejahteraan Abang Becak photo_camera 4

    Kehadiran Becak Listrik, Bupati Madiun : Transportasi Ramah Lingkungan dan Kesejahteraan Abang Becak

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Masyarakat Kabupaten Madiun menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Ronggo Jumeno, Minggu (8/2/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat kecil, khususnya para pengemudi becak […]

    Bagikan
expand_less