Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 589
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Pendidikan Kepemudaan Magetan. Foto Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah.

Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad Affaisal, menjelaskan bahwa kerusakan mayoritas disebabkan usia bangunan yang sudah tidak layak. Ia menuturkan bahwa proses perbaikan memang harus dilakukan secara bertahap.

“Kami bergerak sesuai kemampuan fiskal daerah. Banyak bangunan sudah tua dan tidak memungkinkan dilakukan perbaikan sekaligus,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Ia menambahkan bahwa dari 224 lembaga yang rusak, terdiri atas 37 PAUD, 170 SD, dan 17 SMP. “Jumlah ini berdasarkan pendataan yang kami lakukan sepanjang tahun lalu. Semua telah kami petakan sesuai tingkat kerusakannya,” katanya.

Untuk tahun anggaran 2026, Pemkab Magetan mengalokasikan sekitar Rp3 miliar untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Pada jenjang SD, anggaran sebesar Rp1,314 miliar difokuskan pada pembangunan ulang empat bangunan yang masuk kategori rusak berat serta rehabilitasi di empat titik lainnya. 

Di jenjang SMP, dana Rp460 juta digunakan untuk pembangunan sarana di satu lokasi dan rehabilitasi dua sekolah.

Pada jenjang PAUD, alokasi anggaran mencapai Rp1,21 miliar yang digunakan untuk pembangunan ulang enam lembaga serta rehabilitasi dua lokasi. Selain itu, satu lembaga pendidikan nonformal memperoleh Rp25 juta untuk perbaikan fasilitas.

Meski sejumlah titik sudah disiapkan untuk ditangani, Aulia menegaskan bahwa lebih dari 200 sekolah lainnya belum dapat tersentuh perbaikan pada 2026. 

“Kami memahami kebutuhan masyarakat, tetapi anggaran yang tersedia memang belum bisa mengakomodasi seluruh kerusakan yang ada,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa seluruh kegiatan pembangunan dan rehabilitasi tersebut bersumber dari APBD 2026.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir ini. Tidak terkecuali dari kalangan akademisi di Kota Madiun yang turut prihatin atas peristiwa tersebut. Selain Maidi, KPK telah menetapkan 2 tersangka lainnya yakni Thariq Megah, Kepala […]

    Bagikan
  • Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini photo_camera 3

    Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah atribut Partai Gerindra masih terlihat terpampang di sepanjang Jalan Panekan–Kendal, wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, pada Selasa (10/2/2026). Spanduk dan bendera yang menempel di pinggir jalan hingga area jembatan tersebut menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas dari Magetan menuju Kecamatan Kendal, Ngawi. Keberadaan atribut berselang beberapa hari setelah perayaan […]

    Bagikan
  • Diduga Granat Ditemukan di Pondok Lansia Kota Madiun, Tim Jibom Turun Tangan

    Diduga Granat Ditemukan di Pondok Lansia Kota Madiun, Tim Jibom Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah objek mencurigakan yang diduga kuat sebagai granat menggegerkan lingkungan Pondok Lansia di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Temuan itu langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan melakukan pengamanan ketat di area belakang bangunan. Penemuan bermula ketika penjaga pondok, Andik Kokok, hendak menutup pintu […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bakal Terima 66 Persen PKB-BBNKB, Target Senilai Rp. 31 Miliar

    Pemkot Madiun Bakal Terima 66 Persen PKB-BBNKB, Target Senilai Rp. 31 Miliar

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Madiun tahun 2025 bakal bertambah. Hal ini seiring potensi sektor pajak daerah dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB dan BBNKB). Tahun 2025 ini, Pemkot Madiun memiliki target PAD sebesar Rp. 138,9 miliar. “Ya mulai tahun ini kita akan mendapatkan pemasukan […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Siapkan Pembahasan Dua Raperda, Fokus Penataan Pasar dan Limbah Domestik

    DPRD Magetan Siapkan Pembahasan Dua Raperda, Fokus Penataan Pasar dan Limbah Domestik

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan mulai memproses dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Bupati Magetan. Kedua regulasi tersebut berkaitan dengan penataan pasar serta pengelolaan air limbah domestik di wilayah Magetan. Ketua DPRD Magetan, Suratno, mengatakan raperda tentang penataan pasar disusun untuk menjawab berbagai aspirasi masyarakat, terutama dari pedagang pasar tradisional yang […]

    Bagikan
  • Kebakaran TPA Milangasri Masih Sisakan Titik Api, Damkar Siaga Cegah Perambatan

    Kebakaran TPA Milangasri Masih Sisakan Titik Api, Damkar Siaga Cegah Perambatan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih menyisakan titik api hingga Minggu (13/9/2026) siang. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan masih melakukan pemantauan untuk mencegah api kembali merambat ke tumpukan sampah lainnya. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran […]

    Bagikan
expand_less