461 CJH Madiun Disiapkan untuk Haji 2027, Kuota Cadangan Belum Ada Sinyal
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 51 menit yang lalu
- visibility 17
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Madiun untuk musim haji 2027 mulai berjalan. Namun, kepastian kuota cadangan masih belum jelas. Hingga Jumat (25/9/2026), Kantor Kementerian Haji Kabupaten Madiun belum menerima sinyal penetapan kuota tambahan dari Kantor Wilayah Kementerian Haji Jawa Timur.
Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, mengatakan pihaknya saat ini baru menerima data awal 461 CJH untuk pemberangkatan 2027. Jumlah tersebut belum bisa disebut sebagai kuota final karena masih dalam proses verifikasi.
“Belum, belum. Ini masih verifikasi. Jadi data 461 itu masih verifikasi lagi, nanti bisa jadi ada susulan lagi,” kata Bisri, Jumat (25/9/2026).
Menurut Bisri, data tersebut juga berkaitan dengan CJH yang sebelumnya masuk daftar cadangan pada musim haji 2026 tetapi belum berangkat. Dari sekitar 90 orang yang semula masuk daftar cadangan, sekitar 30 orang masih tersisa.
“Kalau melihat cadangan kemarin ada 30-an. Awalnya ada 90, terus berangkat, sehingga tersisa 30-an,” ujarnya.
Namun, sekitar 30 CJH tersebut belum otomatis ditetapkan sebagai kuota cadangan untuk keberangkatan 2027. Mereka masih harus melalui proses verifikasi bersama data CJH lainnya.
Bisri menyebut sejumlah faktor masih dapat memengaruhi komposisi akhir jemaah. Di antaranya ada CJH yang menunda keberangkatan atau memilih berangkat bersamaan dengan mahramnya.
“Jadi data 461 itu masih verifikasi lagi, nanti bisa jadi ada susulan lagi. Karena ada yang menunda, ada yang ingin bareng dengan mahramnya,” jelasnya.
Bisri menegaskan pemerintah daerah tidak bisa menentukan sendiri jumlah kuota cadangan. Kabupaten Madiun masih menunggu penetapan kuota dari Jawa Timur yang nantinya menjadi dasar pembagian kuota kabupaten/kota.
“Kalau yang kabupaten/kota itu hanya mengikuti kuota dari Jatim,” katanya.
Karena itu, hingga saat ini belum ada angka pasti berapa CJH cadangan yang akan disiapkan untuk Kabupaten Madiun pada musim haji 2027.
“Jadi kita menunggu akhir nanti berangkat kalau untuk kuota,” ujar Bisri.
Untuk CJH yang masuk dalam daftar awal, Bisri menyebut mereka merupakan pendaftar yang masuk dalam antrean keberangkatan sekitar Desember 2012 hingga Januari 2013.
Dengan demikian, 461 CJH saat ini masih menjadi data awal, bukan angka final keberangkatan. Sementara kuota cadangan haji 2027 Kabupaten Madiun masih menunggu penetapan dari Jawa Timur dan hasil verifikasi akhir. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





