Berita Terkini
Trending Tags

Minat Masyarakat Naik, Penumpang Kereta Daop 7 Madiun Tembus 5,9 Juta di 2025

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jumlah penumpang mengalami peningkatan di Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun sepanjang tahun 2025, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun sepanjang tahun 2025 mencatatkan tren pertumbuhan positif. Jumlah penumpang mengalami peningkatan signifikan. Hal itu menandakan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari mengungkapkan bahwa selama tahun 2025 KAI Daop 7 Madiun melayani sebanyak 5.920.069 penumpang. Jumlah tersebut meningkat 9 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 5.438.475 penumpang.

“Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu,” ujar Tohari Jumat (02/01/2026).

Selain keberangkatan, jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun juga mengalami kenaikan. Sepanjang 2025, tercatat 5.861.953 penumpang atau meningkat 8,2 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 5.417.237 penumpang.

Menurut Tohari, lonjakan penumpang terjadi pada sejumlah momen puncak perjalanan, terutama saat Angkutan Lebaran 2025 serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, di mana permintaan perjalanan meningkat tajam.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ini didorong oleh berbagai faktor, di antaranya peningkatan kualitas layanan dan fasilitas, serta semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan transportasi publik yang ramah lingkungan dan efisien.

“Kami terus melakukan inovasi dan peningkatan sarana prasarana agar perjalanan kereta api semakin nyaman. Di sisi lain, kereta api kini menjadi pilihan utama karena dinilai lebih hemat energi, rendah emisi, dan mampu mengurangi kemacetan jalan raya,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rem Mendadak Hindari Truk Oleng, Bus Jaya Diseruduk Truk Boks J&T 

    Rem Mendadak Hindari Truk Oleng, Bus Jaya Diseruduk Truk Boks J&T 

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kecelakaan lalu lintas melibatkan Bus Jaya dan sebuah truk boks milik jasa ekspedisi J&T terjadi di Jalan Raya Jurusan Surabaya–Madiun, Kelurahan Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Sabtu (11/7/2026) dini hari. Insiden tabrak belakang ini dipicu oleh bus yang terpaksa mengerem mendadak demi menghindari truk oleng dari arah berlawanan. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, […]

    Bagikan
  • Puluhan Hektar Padi Rusak Diserang Wereng, Petani Panen Lebih Awal

    Puluhan Hektar Padi Rusak Diserang Wereng, Petani Panen Lebih Awal

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Puluhan hektar lahan pertanian padi di Desa Winong, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, rusak parah akibat serangan hama wereng. Serangan hama tersebut menyebabkan bulir padi kosong dan banyak tanaman mati. Akibatnya, petani terpaksa melakukan panen lebih awal demi menghindari kerugian yang lebih besar. Wereng tak hanya merusak bulir padi, tapi juga […]

    Bagikan
  • Gempar ! Bayi Laki-Laki Ditemukan Menangis Di Jembatan Ring Road

    Gempar ! Bayi Laki-Laki Ditemukan Menangis Di Jembatan Ring Road

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kelurahan Patihan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun digemparkan penemuan sesosok bayi di jembatan Ring Road pada Jumat (15/5/2026) pagi. Bayi itu pertama kali ditemukan seorang pencari rumput yang mendengar tangisan. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu berada di dalam kantong plastik warna biru yang dimasukan kedalam paperbag atau kantong kertas warna […]

    Bagikan
  • Awas! Penipuan Aktivasi IKD, Jangan Asal Ikuti Instruksi di WA atau Telepon

    Awas! Penipuan Aktivasi IKD, Jangan Asal Ikuti Instruksi di WA atau Telepon

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap maraknya penipuan dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Penipuan ini dilakukan dengan cara menghubungi warga melalui pesan WhatsApp maupun telepon. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghubungi warga […]

    Bagikan
  • Gudang SDN 2 Bendo Magetan Roboh Diguyur Hujan Deras, Timpa Truk Warga

    Gudang SDN 2 Bendo Magetan Roboh Diguyur Hujan Deras, Timpa Truk Warga

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah bangunan gudang milik SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, roboh setelah diguyur hujan deras pada Minggu (12/4/2026) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebuah truk milik warga yang terparkir di samping bangunan mengalami kerusakan. Peristiwa robohnya gudang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB, setelah hujan dengan intensitas […]

    Bagikan
  • Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun mendatangi Kantor Dinas Perdagangan setempat untuk meminta kejelasan terkait isu relokasi dan pengaturan jam operasional. Aksi ini dipicu kekhawatiran pedagang atas rencana pemindahan lokasi berjualan yang dinilai belum memiliki konsep matang. Perwakilan pedagang, Dedy Luryanto, mengatakan para PKL menolak keras […]

    Bagikan
expand_less