Berita Terkini
Trending Tags

Rem Diduga Blong, Motor Tabrak Mobil di Jalur Wisata Sarangan Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 184
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Sarangan, Kabupaten Magetan, Rabu petang (31/12/2025). Sebuah sepeda motor Honda Vario yang melaju dari arah Karanganyar menuju Sarangan diduga mengalami rem blong saat melewati turunan tajam kawasan Lawu Green Forests (LGF). Motor tersebut kemudian menghantam mobil Honda Mobilio yang datang dari arah berlawanan.

Peristiwa itu terjadi di tikungan atas Kelurahan Sarangan, lokasi yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling rawan karena kontur jalan yang menurun curam dan berkelok. Benturan keras membuat dua pengendara motor terpental ke sisi kanan jalan dan mengalami luka cukup serius.

Relawan 24 Jam, Gunadi, yang terlibat dalam proses evakuasi, menceritakan bahwa sepeda motor Honda Vario bernopol AG 2962 VBX dikendarai oleh Muhammad Dahpan Asyari, warga Nganjuk, dengan pembonceng Cantika Anjeli Anggi Stefani, warga Bojonegoro. Keduanya meluncur dari arah Karanganyar. Menurut Gunadi, motor tiba-tiba kehilangan fungsi pengereman begitu memasuki tikungan atas LGF.

“Saat itu sepeda motor terlihat melaju tanpa bisa dikendalikan, diduga karena remnya blong,” ungkapnya.

Di waktu yang hampir bersamaan, sebuah Honda Mobilio putih bergerak dari arah Sarangan menuju Karanganyar. Karena jarak yang terlalu dekat dan kondisi tikungan yang sempit, tabrakan pun tidak terhindarkan. Akibatnya, dua pengendara motor mengalami luka berat.

Pengendara laki-laki disebut mengalami pendarahan di kepala dan wajah, sedangkan penumpangnya mengalami pendarahan dari hidung. Meskipun mengalami luka, keduanya masih dalam kondisi sadar ketika dievakuasi. “Keduanya masih responsif saat kami bantu dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan,” jelas Gunadi.

Warga sekitar dan relawan segera mengevakuasi kedua korban menggunakan ambulans menuju Puskesmas Plaosan untuk penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian melakukan pendataan dan penyelidikan awal mengenai penyebab pasti kecelakaan.

Jalan Tembus Sarangan memang dikenal sebagai jalur dengan risiko kecelakaan tinggi. Selain turunan curam dan tikungan tajam, kepadatan kendaraan meningkat signifikan menjelang libur akhir tahun, sehingga pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan. Petugas mengimbau para pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima, terutama bagian rem, sebelum melintasi kawasan wisata tersebut.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan langkah tak biasa dengan memeriksa sejumlah kepala kejaksaan negeri (Kajari) dalam beberapa hari terakhir. Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul indikasi pelanggaran etik, manajerial, hingga dugaan konflik kepentingan di lingkungan kejaksaan. Dikutip dari kanal media nasional, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Kajari Magetan dan Kajari Padang Lawas […]

    Bagikan
  • Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Akses jalan penghubung antara Dusun Wonomulyo dan Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, lumpuh total selama beberapa jam akibat longsor yang terjadi pada Jumat (23/05/2025). Tebing setinggi 10 meter runtuh dan menimbun badan jalan sepanjang 5 meter dengan material batu dan tanah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung menghambat […]

    Bagikan
  • Penjual Sapi Keluhkan Harga Anjlok Dampak PMK

    Penjual Sapi Keluhkan Harga Anjlok Dampak PMK

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN –  Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak di wilayah Kabupaten Madiun, berdampak pada harga jual sapi di wilayah setempat turun drastis. Pantauan di pasar hewan Desa Muneng kecamatan Pilangkenceng pada Kamis (02/01/2025) aktifitas jual tampak sepi.  Salah seorang pedagang sapi Hari Purwatno (43) dari Desa Pulerejo mengatakan, sepinya aktivitas penjualan sapi […]

    Bagikan
  • Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik seorang siswa yang sempat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Dagangan, namun belakangan dinyatakan tidak terdaftar secara resmi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Insiden ini memicu kegaduhan publik, mengingat siswa tersebut telah mengikuti seluruh […]

    Bagikan
  • Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Peristiwa tragis terjadi di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Sungai Bengawan Solo yang memisahkan Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, dengan Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan hanyut terseret arus deras pada Senin siang, (30/06/2025). Korban berinisial D.Tb […]

    Bagikan
  • Musim Hujan Jadi Berkah, Pembudidaya Jamur Tiram Madiun Raup Untung Berlipat

    Musim Hujan Jadi Berkah, Pembudidaya Jamur Tiram Madiun Raup Untung Berlipat

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aroma lembap memenuhi sebuah kumbung sederhana di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dari rak-rak bambu yang tersusun rapat, rentetan jamur tiram berwarna putih bersih menggantung rimbun. Setiap pagi, sebelum matahari naik, Ajib Rahmatullah (29) dan rekannya Arfian menyusuri lorong-lorong kumbung itu sambil mengecek satu per satu baglog […]

    Bagikan
expand_less