Berita Terkini
Trending Tags

Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Sampung, Evakuasi Berlangsung Hampir Satu Jam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas BPBD evakuasi korban pencarian memakan waktu 1 jam. Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Seorang remaja berusia 14 tahun, Ilham Tazali, warga Dusun Jati, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Sampung, tepatnya di bawah jembatan sungai di Kecamatan Sampung, Sabtu (19/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, korban saat itu berada di sekitar sungai bersama tiga rekannya untuk memancing.

Kapolsek Sampung AKP Agus Supriyanto mengatakan, berdasarkan keterangan awal yang diterima polisi, korban sempat hendak menyeberang. Namun, korban diduga terpeleset hingga jatuh dan tenggelam.

“Informasi awal, yang bersangkutan sedang melakukan aktivitas mancing bersama tiga rekannya. Semuanya berjumlah empat orang. Kemudian yang satu anak ini mau menyeberang, tidak tahunya terpeleset dan tenggelam,” kata Agus Supriyanto.

Setelah menerima laporan, proses pencarian dan evakuasi dilakukan oleh tim BPBD Ponorogo dengan dibantu masyarakat dan anggota Polri. Korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 18.50 WIB.

Proses evakuasi berlangsung hampir satu jam. Petugas mengalami kendala karena kondisi sungai cukup dalam dan terdapat palung yang mengarah ke bagian bawah jembatan serta pondasi.

Anggota BPBD Ponorogo, Suwito, mengatakan kedalaman sungai di lokasi mencapai sekitar tiga hingga empat meter. Selain itu, arus di bagian bawah jembatan cukup deras sehingga menyulitkan proses pencarian.

Image Not Found
Slamet(45) ayah korban menangis saat mengetahui putranya meninggal dunia. Foto : Istimewa

“Dikarenakan terlalu dalam, terus ada palung yang mengarah ke tebing atau ke bawah jembatan, ke pondasinya. Jadi kita agak kesulitan untuk melakukan evakuasi. Karena di bawah pun terdapat arus,” jelas Suwito.

Petugas sempat melakukan upaya pencarian menggunakan tali. Tali bahkan sempat mengenai pakaian korban, namun terlepas karena kondisi arus. Petugas kemudian melakukan penyelaman dengan dibantu warga hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Menurut AKP Agus Supriyanto, korban saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Untuk kita lihat secara kasat mata, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kepastian terkait meninggal dunianya akibat tenggelam atau akibat hal yang lain, kita perlu melakukan pendalaman,” ujar Agus Supriyanto.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dan visum. Sementara itu, tiga rekan korban yang berada di lokasi dalam kondisi selamat dan masih dimintai keterangan oleh polisi untuk memperjelas kronologi kejadian. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhir Pelarian Eko Bayu Pelaku Penusukan Jukir, Diringkus di Gresik

    Akhir Pelarian Eko Bayu Pelaku Penusukan Jukir, Diringkus di Gresik

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelarian Eko Bayu Riadi, warga Jalan Sendang Barat, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun akhirnya berhenti di tangan Satreskrim Polres Madiun Kota. Tersangka menjadi buronan usai peristiwa penusukan juru parkir (jukir) Pasar Besar Madiun (PBM) pada tahun 2024 lalu. Tersangka berhasil dtangkap di Desa Hulaan, Menganti, Gresik pada 6 April lalu. Kapolres […]

    Bagikan
  • Disnakerin Madiun Monitoring Penerapan UMK 2026, Belum Ada Laporan Pelanggaran

    Disnakerin Madiun Monitoring Penerapan UMK 2026, Belum Ada Laporan Pelanggaran

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 di sejumlah perusahaan. Hingga saat ini, pemerintah daerah menyebut belum menerima laporan terkait pelanggaran pemberian upah. Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan proses penerapan UMK diawali setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) […]

    Bagikan
  • Bupati-Wakil Bupati Madiun Terpilih Jalani Tes Kesehatan di RSUD Dolopo

    Bupati-Wakil Bupati Madiun Terpilih Jalani Tes Kesehatan di RSUD Dolopo

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madiun terpilih bakal segera dilantik. Sesuai jadwal, pelantikan akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Bahkan, usai pelantikan Hari Wuryanto – dr. Purnomo Hadi akan mengikuti pembekalan pada 21 hingga 28 Februari 2025 mendatang di […]

    Bagikan
  • Gapeka 2025 Diberlakukan, Daop 7 Operasikan 68 Perjalanan KA Penumpang

    Gapeka 2025 Diberlakukan, Daop 7 Operasikan 68 Perjalanan KA Penumpang

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Per 1 Februari 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Hal itu berdampak pada peningkatan frekuensi perjalanan KA di wilayah Daop 7 Madiun. Termasuk hadirnya KA Madiun Jaya relasi Madiun – Pasar Senen PP. “Dengan diberlakukannya Gapeka 2025, Daop 7 Madiun mengoperasikan 68 […]

    Bagikan
  • Realisasi PBB Kabupaten Madiun Tembus 97 Persen, Sisa Rp700 Juta Masih Menunggak

    Realisasi PBB Kabupaten Madiun Tembus 97 Persen, Sisa Rp700 Juta Masih Menunggak

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun mencatat realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 30 September 2025 mencapai Rp29,2 miliar. Angka itu sudah menyentuh 97,7 persen dari target tahun ini sebesar Rp30 miliar. “Ini capaian sementara karena input data masih berjalan. Kami optimis bisa mengamankan target PBB […]

    Bagikan
  • Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Plosotinil, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan dibuat heboh dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar yang tampak melilit dan diam di atas pohon lamtoro, tepat di area rumpun bambu dekat aliran sungai. Ular tersebut pertama kali terlihat oleh pengguna jalan yang melintas. Saat diperhatikan dari bawah, perut piton tampak membesar, […]

    Bagikan
expand_less