Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Sampung, Evakuasi Berlangsung Hampir Satu Jam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas BPBD evakuasi korban pencarian memakan waktu 1 jam. Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Seorang remaja berusia 14 tahun, Ilham Tazali, warga Dusun Jati, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Sampung, tepatnya di bawah jembatan sungai di Kecamatan Sampung, Sabtu (19/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, korban saat itu berada di sekitar sungai bersama tiga rekannya untuk memancing.

Kapolsek Sampung AKP Agus Supriyanto mengatakan, berdasarkan keterangan awal yang diterima polisi, korban sempat hendak menyeberang. Namun, korban diduga terpeleset hingga jatuh dan tenggelam.

“Informasi awal, yang bersangkutan sedang melakukan aktivitas mancing bersama tiga rekannya. Semuanya berjumlah empat orang. Kemudian yang satu anak ini mau menyeberang, tidak tahunya terpeleset dan tenggelam,” kata Agus Supriyanto.

Setelah menerima laporan, proses pencarian dan evakuasi dilakukan oleh tim BPBD Ponorogo dengan dibantu masyarakat dan anggota Polri. Korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 18.50 WIB.

Proses evakuasi berlangsung hampir satu jam. Petugas mengalami kendala karena kondisi sungai cukup dalam dan terdapat palung yang mengarah ke bagian bawah jembatan serta pondasi.

Anggota BPBD Ponorogo, Suwito, mengatakan kedalaman sungai di lokasi mencapai sekitar tiga hingga empat meter. Selain itu, arus di bagian bawah jembatan cukup deras sehingga menyulitkan proses pencarian.

Image Not Found
Slamet(45) ayah korban menangis saat mengetahui putranya meninggal dunia. Foto : Istimewa

“Dikarenakan terlalu dalam, terus ada palung yang mengarah ke tebing atau ke bawah jembatan, ke pondasinya. Jadi kita agak kesulitan untuk melakukan evakuasi. Karena di bawah pun terdapat arus,” jelas Suwito.

Petugas sempat melakukan upaya pencarian menggunakan tali. Tali bahkan sempat mengenai pakaian korban, namun terlepas karena kondisi arus. Petugas kemudian melakukan penyelaman dengan dibantu warga hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Menurut AKP Agus Supriyanto, korban saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Untuk kita lihat secara kasat mata, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kepastian terkait meninggal dunianya akibat tenggelam atau akibat hal yang lain, kita perlu melakukan pendalaman,” ujar Agus Supriyanto.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dan visum. Sementara itu, tiga rekan korban yang berada di lokasi dalam kondisi selamat dan masih dimintai keterangan oleh polisi untuk memperjelas kronologi kejadian. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemarau Panjang Ancam Lima Kecamatan di Ponorogo, 3.000 Warga Berpotensi Terdampak

    Kemarau Panjang Ancam Lima Kecamatan di Ponorogo, 3.000 Warga Berpotensi Terdampak

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo memetakan lima kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau 2026. Sedikitnya sekitar 3.000 jiwa diperkirakan terdampak apabila pasokan air bersih mulai berkurang saat puncak kemarau. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, mengatakan musim kemarau diprediksi mulai berlangsung pada Juli mendatang. Berdasarkan […]

    Bagikan
  • Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Ratusan ribu orang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tercatat, selama periode angkutan Nataru mulai 19 Desember hingga 5 Januari 2025 nanti, sebanyak 283.583 pelanggan dilayani di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun dengan rincian naik 138.828 dan turun 144.755 penumpang. Tingginya minat […]

    Bagikan
  • Sugiri Sancoko Divonis 6 Tahun 6 Bulan Penjara dalam Kasus Suap dan Jual Beli Jabatan

    Sugiri Sancoko Divonis 6 Tahun 6 Bulan Penjara dalam Kasus Suap dan Jual Beli Jabatan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Terdakwa dugaan kasus suap, gratifikasi, serta jual beli jabatan dan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, divonis 6 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jumat (14/8/2026). Sidang pembacaan putusan berlangsung di Ruang Sidang Cakra. Vonis tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Tebu Terguling di Karas Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    Truk Bermuatan Tebu Terguling di Karas Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah truk bermuatan tebu terguling di Jalan Raya Glodok–Kendal, tepatnya di depan SDN Jungke, Desa Jungke, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (12/06/2025). Kecelakaan lalu lintas ini menyebabkan dua orang mengalami luka-luka dan sempat mengakibatkan kemacetan. Kejadian bermula saat truk bernomor polisi H 9512 AE yang dikemudikan Bagus Yuhana […]

    Bagikan
  • Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Plosotinil, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan dibuat heboh dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar yang tampak melilit dan diam di atas pohon lamtoro, tepat di area rumpun bambu dekat aliran sungai. Ular tersebut pertama kali terlihat oleh pengguna jalan yang melintas. Saat diperhatikan dari bawah, perut piton tampak membesar, […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo membuat pemerintah daerah meningkatkan pengawasan secara ketat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kesehatan. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turun langsung memastikan makanan yang diproduksi melalui […]

    Bagikan
expand_less