Berita Terkini
Trending Tags

Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 83
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga ponorogo ubah lele jumbo menjadi makanan kekinian, Foto : Ega Patria -Sinergia 

Sinergia | Ponorogo – Melimpahnya hasil budidaya ikan lele di Ponorogo, Jawa Timur, kerap tidak sepenuhnya terserap pasar. Terlebih untuk lele ukuran jumbo yang dianggap kurang diminati konsumen. Namun, kondisi ini justru menjadi peluang emas bagi Asri Ananda (40), warga Desa Siman, Kecamatan Siman, Ponorogo.

Sejak 2013, ibu tiga anak ini menyulap lele jumbo menjadi aneka makanan kekinian yang praktis, lezat, dan bergizi. Berkat ketelatenan serta dukungan sang suami, Wasis Subagio, kini ia sukses mengembangkan usaha olahan lele dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

Di rumah produksinya, Asri bersama 12 karyawan mengolah lele jumbo menjadi berbagai produk. Prosesnya cukup sederhana, dimulai dari membersihkan lele, memisahkan daging melalui proses fillet, menggilingnya dengan bumbu rahasia, hingga mencampurkannya dengan sayuran segar. Adonan kemudian dibungkus dengan kulit lumpia dan dibentuk menjadi wonton, salah satu produk andalannya.

Selain wonton, ada pula dimsum, tahu bakso lele, hingga sate lilit yang menjadi favorit pelanggan. Produk-produk ini disukai banyak kalangan, termasuk anak-anak, meski di dalamnya terkandung sayuran. Harganya pun terjangkau, berkisar antara Rp16 ribu hingga Rp24 ribu per bungkus, tergantung jenis dan isinya.

“Awalnya karena stok lele jumbo petani tidak terserap pasar, lalu saya mencoba mengolahnya. Ternyata banyak yang suka, bahkan kini pembelinya datang dari berbagai daerah, tidak hanya Ponorogo, tetapi juga Jawa dan Bali,” ungkap Asri.

Setiap minggu, usahanya mampu menghabiskan sedikitnya 80 kilogram lele jumbo. Tidak hanya memberikan nilai tambah bagi para petani, olahan lele ini juga membuka peluang kerja baru bagi warga sekitar. Menariknya, usaha ini tidak hanya berhenti pada bahan baku lele. Asri juga memproduksi makanan berbahan dasar udang, ayam, hingga tuna.

Keberhasilan Asri Ananda menjadi bukti bahwa kreativitas mampu mengubah tantangan menjadi peluang. Dari ikan lele yang kerap dipandang sebelah mata, kini lahir produk-produk modern yang mengangkat nama Ponorogo sekaligus menyejahterakan masyarakatnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Ponorogo Geledah Dinsos PPPA, Dugaan Korupsi Bansos Menguat

    Kejari Ponorogo Geledah Dinsos PPPA, Dugaan Korupsi Bansos Menguat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan penggeledahan di kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Ponorogo, Selasa(16/12/2025). Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (Bansos). Penggeledahan berlangsung secara tertutup dan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Tim kejaksaan menyasar sejumlah ruangan strategis, di antaranya ruang Bidang […]

    Bagikan
  • Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit photo_camera 3

    Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut. Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi […]

    Bagikan
  • Program Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, 16 Titik Dibangun di Wilayah Mataraman

    Program Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, 16 Titik Dibangun di Wilayah Mataraman

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Jembatan Perintis Garuda terus berlanjut di berbagai wilayah Indonesia seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur tersebut. Program ini dinilai mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga, sekaligus memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Di wilayah Mataraman, Jawa Timur, jajaran Korem 081/DSJ kembali melanjutkan […]

    Bagikan
  • Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas, Sediakan Antrean Khusus dan Terpisah

    Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas, Sediakan Antrean Khusus dan Terpisah

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Madiun menawarkan skrining kesehatan gratis bagi masyarakat. Seperti yang baru digalakkan oleh Puskesmas Saradan pada Kamis (6/2/2025). Program layanan kesehatan yang diinstruksikan langsung oleh Pemerintah Pusat guna melihat kondisi kesehatan masyarakat. Para pasien yang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sebelumnya diwajibkan mendaftarkan diri […]

    Bagikan
  • APBD TA. 2026 Disepakati, Ini Program Strategis yang Dijalankan Pemkab Madiun

    APBD TA. 2026 Disepakati, Ini Program Strategis yang Dijalankan Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun resmi menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut diberikan dalam rapat paripurna yang digelar pada Rabu (26/11/2025) dan disepakati oleh seluruh fraksi DPRD Kabupaten Madiun. Dalam laporan yang dibacakan, Pendapatan Daerah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp. 1 […]

    Bagikan
  • Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kayu limbah yang kerap diabaikan banyak orang disulap menjadi kerajinan antik bernilai seni tinggi di tangan Heri Ismakut, warga Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dengan teknik ukir tradisional dan pewarnaan khas tempo dulu, karya-karya Heri tidak hanya memperkenalkan kembali seni lama yang nyaris punah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. […]

    Bagikan
expand_less