Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Kematian Sapi Akibat PMK di Magetan Naik Dua Kali Lipat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Angka kematian sapi akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Magetan pada tahun 2025 melonjak drastis, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Angka kematian sapi akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Magetan pada tahun 2025 melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya. Data Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) mencatat, hingga September 2025 sebanyak 59 ekor sapi mati akibat serangan PMK. Sementara pada 2024, jumlah sapi mati hanya 33 ekor.

Sejak Januari hingga Agustus 2025, total ada 547 sapi di Magetan yang positif PMK. Dari jumlah itu, 59 ekor mati, 7 ekor dipotong paksa, sedangkan 414 ekor dinyatakan sembuh. Sebagai perbandingan, pada 2024 jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK mencapai 781 ekor, dengan 33 ekor di antaranya mati dan 23 ekor dipotong paksa.

Kepala Disnakkan Magetan, Nur Haryani, mengungkapkan bahwa peningkatan kasus kematian tahun ini disebabkan oleh merebaknya wabah lebih awal. “Kalau tahun lalu wabah muncul di akhir tahun, sekarang terjadi lebih awal. Itulah sebabnya angka kematian menjadi lebih tinggi,” jelasnya, Kamis (18/09/2025).

Selain PMK, serangan penyakit lain juga memperburuk kondisi ternak sapi di Magetan. Sejak Juni hingga Agustus 2025, Disnakkan mencatat adanya 101 kasus Lumpy Skin Disease (LSD). Dari jumlah itu, baru 10 ekor sapi yang berhasil dipulihkan. Kondisi ini membuat upaya pengendalian ganda terhadap dua penyakit menular harus segera dilakukan.

“Kasus paling banyak ditemukan di wilayah dengan mobilitas ternak tinggi dan riwayat vaksinasi PMK yang tidak tercatat,” imbuh Nur Haryani.

Untuk menekan risiko kerugian, Disnakkan Magetan telah menyiapkan sejumlah langkah. Di antaranya adalah pemberian obat dan vitamin pada ternak sakit, vaksinasi massal maupun tertarget dengan melibatkan petugas kesehatan hewan, serta sosialisasi hingga tingkat desa.

Nur Haryani menegaskan bahwa vaksinasi dan pemeliharaan ternak yang baik menjadi kunci pencegahan. “Perlindungan terhadap ternak itu sangat penting. Dengan begitu, kerugian akibat kematian bisa diminimalisir,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skrining Kesehatan Poli Anak di RSUD Caruban Pastikan Tumbuh Kembang Optimal Sejak Dini

    Skrining Kesehatan Poli Anak di RSUD Caruban Pastikan Tumbuh Kembang Optimal Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Upaya memastikan anak tumbuh sehat dan berkembang sesuai tahapan usianya kini semakin mudah diakses masyarakat Kabupaten Madiun. RSUD Caruban menghadirkan layanan Poli Tumbuh Kembang Anak, yang fokus pada pemantauan serta penanganan dini berbagai gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Layanan ini dikembangkan sebagai bentuk skrining kesehatan sejak dini agar potensi anak dapat […]

    Bagikan
  • Ini Pesan dan Dukungan Warga Kepada Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    Ini Pesan dan Dukungan Warga Kepada Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perkara yang membelit Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi menjadi sorotan publik dalam kurun waktu sepekan terakhir. Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (18/01/2026) lalu membuat masyarakat Kota Madiun terkejut. Kini, Maidi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Thariq Megah dan Rochim Ruhdiyanto, […]

    Bagikan
  • Stasiun Madiun Diserbu Barongsai, Kejutkan Pelanggan KA dan Banjir Angpao photo_camera 3

    Stasiun Madiun Diserbu Barongsai, Kejutkan Pelanggan KA dan Banjir Angpao

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana di Stasiun Madiun nampak berbeda pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada Selasa (17/02/2026). Sebanyak 10 barongsai dan liong menyerbu Stasiun Madiun dan menyapa para pelanggan KA. Tidak hanya di ruang tunggu, namun barongsai ini pun juga menyapa penumpang di peron stasiun maupun di dalam kereta yang transit […]

    Bagikan
  • PKS Kota Madiun Segara Gelar Musda, Nama-Nama Calon Pengurus Sudah Dikirim ke Pusat

    PKS Kota Madiun Segara Gelar Musda, Nama-Nama Calon Pengurus Sudah Dikirim ke Pusat

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun tengah mempersiapkan perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2025. Agenda ini menjadi momen penting untuk menyambut kepengurusan baru di tubuh partai. Proses penjaringan calon pengurus telah dilakukan melalui mekanisme musyawarah internal di kalangan anggota pelopor. Delapan nama hasil seleksi tersebut […]

    Bagikan
  • Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Bupati Magetan segera merombak jajaran pejabat kembali mengemuka. DPRD Magetan menilai mesin birokrasi daerah berjalan tidak optimal. Salah satunya terkait banyaknya catatan dari Gubernur Jawa Timur terkait evaluasi Rancangan APBD (RAPBD) 2026. Isu utama yang menjadi sorotan adalah lamanya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menduduki […]

    Bagikan
  • 53 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung, Bupati Madiun Imbau Kesiapsiagaan Kebencanaan

    53 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung, Bupati Madiun Imbau Kesiapsiagaan Kebencanaan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Angin puting beliung melanda tiga desa di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Minggu malam (21/9/2025). Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mencatat sedikitnya 53 rumah terdampak. Rinciannya, 20 rumah di Desa Ngranget, 20 rumah di Desa Padas, dan […]

    Bagikan
expand_less