
Sinergia | Kab. Madiun -Bulog Cabang Madiun kian masif dalam ikut menjaga kestabilan dan ketersediaan pangan. Meski ditarget 10 ribu ton SPHP badan usaha plat merah optimis mampu memenuhi target hingga akhir bulan Desember tahun 2025.
Kepala Perum Bulog Madiun Agung Sarianto menjelaskan berbagai terobosan dilakukan untuk mendistribusikan pasokan pangan.
“Optimis kita bisa tercapai targetnya karena kolaborasi dan suport yang baik antara Pemda, TNI dan Polri,” kata Agung Sarianto Rabu (24/09/2025).
Menurutnya, capaian target realisasi untuk distribusi beras SPHP rata rata tiap hari mencapai antara 70 sampai 80 ton. Ini menyebar dari Kota Madiun, Kabupaten Madiun hingga Kabupaten Ngawi.
Data menyebut, Perum Bulog Madiun sudah mengedarkan beras SPHP sebanyak 3 ribu ton dari target 10 ribu ton hingga tanggal 23 September 2025.
Sesuai target awal, rincian beras SPHP Kota Madiun sebanyak 4,7 ribu ton, Kabupaten Ngawi sebanyak 3,8 ribu ton dan Kabupaten Madiun sekitar 2 ribu ton lebih.
Agung melakukan langkah pemetaan agar target terpenuhi hingga akhir tahun. Salah satunya memperbanyak saluran SPHP, baik di pasar rakyat, kios pangan binaan Pemda, maupun dengan sinergi BUMN.
“Melakukan monitoring secara berkala ke saluran saluran SPHP untuk terus meningkatkan penjualan pengecer tersebut,” pungkasnya.
Ndor – Sinergia