Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pekan Pertama Seleksi Sekda Kabupaten Madiun Sepi Peminat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 296
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Heru Kuncoro Sekretaris Panitia Seleksi Terbuka Sekda Kabupaten Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun— Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun yang dibuka sejak 13 Januari 2026 masih minim peminat. Hingga memasuki pekan pertama pendaftaran, belum satu pun pelamar yang mengirimkan berkas.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun Heru Kuncoro mengatakan, pendaftaran seleksi Sekda masih dibuka hingga 28 Januari 2026. Ia optimistis jumlah pendaftar akan terpenuhi menjelang penutupan.

“Pendaftaran seleksi terbuka Sekda sejauh ini belum ada yang mengirim formulir. Namun masih ada waktu hingga 28 Januari,” kata Heru, Selasa (20/1/2026).

Meski belum ada pendaftar resmi, Heru mengungkapkan tercatat lima pengguna telah mengakses laman pendaftaran untuk sekadar melihat informasi. Menurutnya, pengakses tersebut diketahui berasal dari luar Kabupaten Madiun.

“Mereka hanya melihat-lihat informasi dan belum mengirim formulir. Bukan ASN Pemkab Madiun,” ujarnya.

Heru belum dapat memastikan apakah para pengakses tersebut berniat mendaftar atau hanya sekadar mencari informasi. Meski demikian, pihaknya tetap membuka peluang seluas-luasnya bagi aparatur sipil negara (ASN) dari luar daerah untuk ikut dalam seleksi terbuka tersebut.

BKPSDM, lanjut Heru, juga telah melakukan sosialisasi pembukaan seleksi Sekda kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun, serta sejumlah instansi di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Harapannya, sebelum penutupan pendaftaran jumlah pelamar bisa terpenuhi sehingga tahapan seleksi berikutnya dapat segera berjalan. Semua masih mungkin terjadi, terutama dari pendaftar luar daerah karena seleksi ini bersifat terbuka dan kompetitif,” tutup Heru.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Simpatik TNI-Polri Bagi Bingkisan Lebaran untuk Abang Becak

    Aksi Simpatik TNI-Polri Bagi Bingkisan Lebaran untuk Abang Becak

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – TNI-Polri di Madiun menggelar aksi sosial dengan membagikan bingkisan lebaran kepada para abang becak yang mangkal di Alun-Alun Kota Madiun, Kamis (27/3/2025). Kasrem 081/DSJ, Letkol Inf Meina Helmi menyebut, aksi itu merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri kepada masyarakat. “Kami TNI-Polri berasal dari rakyat dan akan siap membantu apapun kesulitan masyarakat,” ujarnya. […]

    Bagikan
  • 18 Ribu Warga Magetan Tinggal di Kawasan Kumuh, Pemkab Tetapkan 26 Lokasi Prioritas Penanganan

    18 Ribu Warga Magetan Tinggal di Kawasan Kumuh, Pemkab Tetapkan 26 Lokasi Prioritas Penanganan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menetapkan puluhan kawasan perumahan dan permukiman kumuh sebagai dasar penanganan terpadu. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Magetan Nomor 100.3.4.2/6/Kept./403.013/2026 tertanggal 14 Januari 2026, lebih dari 18.000 warga tercatat tinggal di kawasan kumuh dengan total luas mencapai 282,48 hektare dari keseluruhan wilayah Magetan seluas 688,85 km². Data tersebut menunjukkan, […]

    Bagikan
  • Lantai 2 Pasar Besar Madiun Sepi, Pemkot Siapkan Konsep Baru untuk Tarik Pengunjung

    Lantai 2 Pasar Besar Madiun Sepi, Pemkot Siapkan Konsep Baru untuk Tarik Pengunjung

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyiapkan rencana penataan kembali lantai 2 Pasar Besar Madiun (PBM) yang selama ini dinilai masih sepi pengunjung. Pemkot berencana menyusun konsep baru agar area tersebut kembali memiliki daya tarik bagi masyarakat. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun usai meninjau langsung […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun Toyota Kijang Tabrak 4 Motor 1 Rumah, Delapan Orang Luka

    Kecelakaan Beruntun Toyota Kijang Tabrak 4 Motor 1 Rumah, Delapan Orang Luka

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan beberapa kendaraan terjadi di Jalan Ngawi–Sine, tepatnya di Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga setempat karena dampak tabrakannya merusak sejumlah kendaraan dan menyebabkan banyak korban luka. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, membenarkan adanya […]

    Bagikan
  • Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tercatat sudah lebih dari dua tahun tidak memiliki Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3). Padahal lembaga itu seharusnya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Ketiadaan KP3 ini diakui oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan temuan sebuah mortir di pinggir sungai pada Senin (9/3/2026) pagi. Benda yang awalnya dikira besi tua itu ternyata merupakan senjata artileri militer yang masih utuh. Mortir tersebut ditemukan oleh Edi Kusdianto saat hendak memancing di sungai dekat rumahnya. Saat itu, Edi melihat […]

    Bagikan
expand_less