Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Tren Pamer Akta Cerai Usai Sidang di Pengadilan Agama Mencuat di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 187
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Muncul ke permukaan publik, fenomena perceraian di Kabupaten Magetan menjadi perhatian. Selain jumlah perkara yang cukup tinggi, kini muncul tren baru di kalangan perempuan yang baru saja bercerai.

Beberapa di antaranya tampak berpose di depan Kantor Pengadilan Agama (PA) Kelas IB Magetan sambil memamerkan akta cerai. Mereka tampak bangga status baru yang disandangnya itu kemudian di unggah ke media sosial.

Panitera Muda Hukum PA Magetan, Sri Wilujeng Rahayu, membenarkan adanya fenomena tersebut. Menurutnya, aksi serupa umumnya dilakukan oleh pihak perempuan setelah perkara mereka resmi diputus oleh pengadilan.

“Memang ada beberapa yang membuat konten dengan menunjukkan akta cerai. Rata-rata memang dilakukan setelah sidang putusan selesai,” ujar Sri Wilujeng, Rabu (08/10/2025).

Dari data PA Magetan, sepanjang Januari hingga September 2025 sudah tercatat 927 perkara perceraian. Dari jumlah itu, cerai gugat terbanyak diajukan oleh pihak istri, yaitu sebanyak 669 kasus, sedangkan 258 kasus sisanya adalah cerai talak dari pihak suami. Hingga awal Oktober ini, 721 perkara telah diputus majelis hakim.

Penyebab utama perceraian di Magetan masih didominasi oleh pertengkaran yang berulang, yang angkanya mencapai 701 perkara. Faktor lain masih seperti persoalan ekonomi, kurangnya tanggung jawab, hingga pasangan yang meninggalkan rumah tanpa kabar, namun jumlahnya jauh lebih sedikit.

“Sebagian besar karena konflik rumah tangga yang terus berulang. Sementara alasan ekonomi dan tanggung jawab hanya sebagian kecil,” terangnya.

Yayuk menambahkan, sebelum perkara diputus, tahapan mediasi antara kedua belah pihak selalu diupayakan. Namun, proses ini sering menemui kegagalan karena salah satu pihak tidak hadir.

“Kalau hanya salah satu yang datang, otomatis mediasi tidak bisa dilakukan,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program Irigasi Air Tanah Dalam (IATD) kembali digulirkan di Kabupaten Ponorogo tahun ini. Sebanyak 15 kelompok tani (poktan) ditetapkan sebagai penerima manfaat, dengan alokasi anggaran bervariasi sesuai kondisi lapangan. Poktan Margo Utomo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, menjadi salah satu penerima. Lokasi yang berada di medan sulit membuat anggaran yang dikucurkan […]

    Bagikan
  • Catat Jadwal SPMB Jatim 2026, Jalur Domisili Kini Jadi Tahap Pertama

    Catat Jadwal SPMB Jatim 2026, Jalur Domisili Kini Jadi Tahap Pertama

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Siswa kelas 9 SMP harus memperhatikan ketentuan dan prosedur dalam  Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Dalam skema terbaru, Pemprov Jatim melakukan penyesuaian tahapan seleksi. Salah satu perubahan paling mencolok adalah Jalur Domisili yang kini ditempatkan pada tahap pertama proses pendaftaran. Sebelumnya, jalur tersebut berada pada tahap akhir. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • 9 Jabatan Kepala OPD di Kota Madiun Masih Kosong, Plt Wali Kota Madiun Tunggu Persetujuan Kemendagri untuk Mutasi

    9 Jabatan Kepala OPD di Kota Madiun Masih Kosong, Plt Wali Kota Madiun Tunggu Persetujuan Kemendagri untuk Mutasi

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak sembilan jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun hingga kini masih kosong. Pengisian jabatan tersebut masih menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait usulan mutasi pejabat yang telah diajukan Pemerintah Kota Madiun. Hal itu disampaikan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun usai menghadiri […]

    Bagikan
  • Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah sorotan publik terhadap penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan, muncul dugaan modus penipuan dengan mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Magetan. Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman. Dalam pesan tersebut, pengirim menggunakan nomor tak dikenal dengan […]

    Bagikan
  • Keseruan Bermain Sambil Belajar di Kids Library Demangan

    Keseruan Bermain Sambil Belajar di Kids Library Demangan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tak salah jika Kota Madiun menjadi Kota yang ramah anak. Bagaimana tidak, anak-anak tidak akan bingung untuk memilih tempat untuk bermain atau pun sambil belajar. Ya, di sudah Taman Hijau Demangan, Pemerintah Kota Madiun telah menyediakan fasilitas umum yakni Kids Library. Fasilitas itu merupakan ruang perpustakaan yang dirancang khusus untuk […]

    Bagikan
  • Fraksi DPRD Madiun Soroti Birokrasi dan Investasi dalam Pandangan Umum RPJMD 2025-2029

    Fraksi DPRD Madiun Soroti Birokrasi dan Investasi dalam Pandangan Umum RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 digelar Senin (23/06/2025). Dalam rapat tersebut, sejumlah fraksi menyatakan dukungan terhadap visi-misi pemerintahan Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi, yakni “Bersahaja” (Bersih, Sehat, Sejahtera). Meski […]

    Bagikan
expand_less