Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Pilih TPA Kaliabu untuk Program LSDP

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 328
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Lintas Kementrian melakukan Kunjungan dan Desk terkait rencana pembangunan SLDP / TPST di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya mengarahkan rencana pembangunan kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) ke kawasan TPA Kaliabu. Keputusan itu diambil setelah rencana penempatan TPST di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, memicu penolakan dan friksi di tengah masyarakat.

Kepastian tersebut mengemuka saat Pemkab Madiun menerima tim Desk LSDP dari pemerintah pusat di Pendopo Muda Graha, Kamis (27/8/2026). Tim tersebut melibatkan sejumlah kementerian, antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Bappenas, serta perwakilan Bank Dunia sebagai pendukung pendanaan program.

Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, mengatakan pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan, melainkan tahapan lanjutan dalam proses penyiapan Kabupaten Madiun sebagai salah satu daerah penerima program LSDP.

Menurutnya, Kabupaten Madiun sebelumnya mengusulkan dua lokasi calon kawasan TPST, yakni di kawasan TPS3R Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, dan di kawasan TPA Kaliabu. Namun, munculnya gejolak sosial di Bangunsari membuat pemerintah daerah memilih memprioritaskan opsi kedua.

“Pada waktu awal kami memang mengajukan dua tempat, yaitu di TPA Kaliabu dan juga di Bangunsari. Dengan segala pertimbangan, ada friksi sosial, ekonomi, dan sebagainya, maka yang nanti kita tunjuk adalah di TPA Kaliabu,” ujar dr Purnomo.

Image Not Found
Desk LSDP bahas kesiapan pengelolaan sampah Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Masuk 30 Besar Penerima LSDP

Purnomo menjelaskan, LSDP merupakan program nasional yang dirancang untuk memperbaiki sistem pengelolaan dan penyediaan layanan persampahan secara terpadu, mulai dari hulu hingga hilir.

Kabupaten Madiun, kata dia, telah melewati sejumlah tahapan seleksi bersama puluhan daerah lain hingga masuk dalam daftar 30 kabupaten dan kota yang diproyeksikan menerima program tersebut.

“Ini menjadi pilot project metode pengolahan sampah yang profesional dan paripurna, dari hulu, dari rumah tangga, sampai pengolahan sampah yang tidak meninggalkan masalah,” kata dr Purnomo.

Dalam tahapan kali ini, tim pusat juga melakukan desk dan peninjauan lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi, termasuk ketersediaan lahan dan akses menuju kawasan yang diusulkan.

Pemkab Madiun pun diminta memastikan seluruh tahapan penyiapan proyek berjalan sesuai rencana. Sebab, LSDP diproyeksikan menjadi salah satu model baru pengelolaan sampah di Indonesia.

Purnomo menyebut konsep pengolahan dalam program LSDP diharapkan mampu mengurangi persoalan sampah secara menyeluruh. Sistem yang disiapkan tidak hanya berfokus pada pembuangan sampah, tetapi juga membuka peluang pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

“Harapannya, nanti tidak ada residu lagi. Semuanya, sampah ini harus menjadi uang, menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut mendapat dukungan lintas kementerian dan lembaga, termasuk Bank Dunia. Pemkab Madiun berharap proyek ini dapat berjalan optimal dan menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu percontohan nasional dalam modernisasi pengelolaan sampah. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polisi menangkap ayah dan anak yang terlibat kasus pencurian burung di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Aksi keduanya sempat viral di media sosial sebelum akhirnya diungkap jajaran Polres Madiun dalam Operasi Sikat Semeru 2025. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pelaku utama berinisial Eko (58) merupakan warga Kabupaten Madiun yang dikenal […]

    Bagikan
  • Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-80 RI di Magetan, 55 Peserta Tampilkan Atraksi Tradisi

    Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-80 RI di Magetan, 55 Peserta Tampilkan Atraksi Tradisi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pusat Kota Magetan berubah semarak dengan gelaran Pawai Budaya Daerah dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (23/8/2025). Mengusung tema “Magetan Gemah Ripah Loh Jinawi, Indonesia Hanjayeng Mukti”, acara ini menghadirkan 55 peserta dari SMP, SMA/SMK, hingga kelompok masyarakat umum. Pawai dibuka langsung oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti […]

    Bagikan
  • Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi kendala. Keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menghentikan operasionalnya sementara waktu. Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa di puluhan sekolah yang sebelumnya menjadi penerima manfaat program MBG terpaksa kembali […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Pelatihan Water Rescue bagi 75 Personel

    BPBD Kota Madiun Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Pelatihan Water Rescue bagi 75 Personel

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui pelatihan water rescue bagi personel Tim Reaksi Cepat (TRC) serta relawana. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juli 2026, di kawasan Embung Pilangbango ini diikuti sekitar 75 peserta. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program kerja […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Misterius Ditemukan di Semak – Semak Area Pemakaman

    Mayat Perempuan Misterius Ditemukan di Semak – Semak Area Pemakaman

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Warga Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan tanpa identitas di semak-semak ilalang samping pemakaman umum, Rabu (20/5/2026) siang. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi tergeletak kaku di antara rimbunnya semak yang hampir menyamarkan keberadaan tubuh korban. Penemuan mayat misterius tersebut langsung menjadi perhatian warga […]

    Bagikan
  • Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebanyak 4 warga Kabupaten Magetan dilaporkan menjadi korban bencana alam tanah longsor di Jalan Kendedes, Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Senin (20/1/2025) pukul 06.30 WITA. Keempatnya tercatat sebagai warga Dusun Sruwuh, Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Mereka adalah Didik (25), Kisno (50), Dwi (25), dan Sarip (50). […]

    Bagikan
expand_less