Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Pilih TPA Kaliabu untuk Program LSDP

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 1.244
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Lintas Kementrian melakukan Kunjungan dan Desk terkait rencana pembangunan SLDP / TPST di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya mengarahkan rencana pembangunan kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) ke kawasan TPA Kaliabu. Keputusan itu diambil setelah rencana penempatan TPST di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, memicu penolakan dan friksi di tengah masyarakat.

Kepastian tersebut mengemuka saat Pemkab Madiun menerima tim Desk LSDP dari pemerintah pusat di Pendopo Muda Graha, Kamis (27/8/2026). Tim tersebut melibatkan sejumlah kementerian, antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Bappenas, serta perwakilan Bank Dunia sebagai pendukung pendanaan program.

Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, mengatakan pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan, melainkan tahapan lanjutan dalam proses penyiapan Kabupaten Madiun sebagai salah satu daerah penerima program LSDP.

Menurutnya, Kabupaten Madiun sebelumnya mengusulkan dua lokasi calon kawasan TPST, yakni di kawasan TPS3R Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, dan di kawasan TPA Kaliabu. Namun, munculnya gejolak sosial di Bangunsari membuat pemerintah daerah memilih memprioritaskan opsi kedua.

“Pada waktu awal kami memang mengajukan dua tempat, yaitu di TPA Kaliabu dan juga di Bangunsari. Dengan segala pertimbangan, ada friksi sosial, ekonomi, dan sebagainya, maka yang nanti kita tunjuk adalah di TPA Kaliabu,” ujar dr Purnomo.

Image Not Found
Desk LSDP bahas kesiapan pengelolaan sampah Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Masuk 30 Besar Penerima LSDP

Purnomo menjelaskan, LSDP merupakan program nasional yang dirancang untuk memperbaiki sistem pengelolaan dan penyediaan layanan persampahan secara terpadu, mulai dari hulu hingga hilir.

Kabupaten Madiun, kata dia, telah melewati sejumlah tahapan seleksi bersama puluhan daerah lain hingga masuk dalam daftar 30 kabupaten dan kota yang diproyeksikan menerima program tersebut.

“Ini menjadi pilot project metode pengolahan sampah yang profesional dan paripurna, dari hulu, dari rumah tangga, sampai pengolahan sampah yang tidak meninggalkan masalah,” kata dr Purnomo.

Dalam tahapan kali ini, tim pusat juga melakukan desk dan peninjauan lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi, termasuk ketersediaan lahan dan akses menuju kawasan yang diusulkan.

Pemkab Madiun pun diminta memastikan seluruh tahapan penyiapan proyek berjalan sesuai rencana. Sebab, LSDP diproyeksikan menjadi salah satu model baru pengelolaan sampah di Indonesia.

Purnomo menyebut konsep pengolahan dalam program LSDP diharapkan mampu mengurangi persoalan sampah secara menyeluruh. Sistem yang disiapkan tidak hanya berfokus pada pembuangan sampah, tetapi juga membuka peluang pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

“Harapannya, nanti tidak ada residu lagi. Semuanya, sampah ini harus menjadi uang, menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut mendapat dukungan lintas kementerian dan lembaga, termasuk Bank Dunia. Pemkab Madiun berharap proyek ini dapat berjalan optimal dan menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu percontohan nasional dalam modernisasi pengelolaan sampah. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemandangan tak biasa mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Puluhan mesin penggiling padi keliling atau huler disulap menjadi kendaraan karnaval dan diarak menyusuri jalan desa. Sedikitnya 40 unit huler keliling ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mesin-mesin yang sehari-hari digunakan untuk menggiling […]

    Bagikan
  • Razia Kendaraan, Dishub Jatim Temukan 12 Pelanggaran di Wilayah UPT P3LLAJ Madiun

    Razia Kendaraan, Dishub Jatim Temukan 12 Pelanggaran di Wilayah UPT P3LLAJ Madiun

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Prasarana dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (P3LLAJ) Madiun kembali menggelar kegiatan rutin pengawasan lalu lintas di sejumlah titik wilayah Kota Madiun, Selasa (06/05/2025). Sasaran razia kali ini meliputi mobil barang, bus pariwisata, serta bus antarkota dalam provinsi (AKDP). Selain melakukan penindakan, pihak […]

    Bagikan
  • Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

    Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tren wisata petik buah semakin diminati masyarakat. Selain menawarkan pengalaman memanen buah langsung dari kebun, konsep ini juga menjadi pilihan karena buah yang didapat lebih segar dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan membeli di toko maupun pasar modern. Fenomena tersebut terlihat di Jatera Agro, kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum BULOG Kantor Cabang Madiun menggelar uji tanak beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks Pergudangan Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Madiun dan insan media untuk memastikan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang layak konsumsi. Uji tanak dilakukan dengan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tetapkan RPJMD 2025–2029, DPRD Ingatkan Sinergi dan Keterbatasan Anggaran

    Pemkab Magetan Tetapkan RPJMD 2025–2029, DPRD Ingatkan Sinergi dan Keterbatasan Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi menetapkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD 2025–2029. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, memaparkan visi pembangunan daerah yakni “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan” dengan tujuh misi utama. Sejumlah program prioritas disiapkan, mulai dari penguatan SDM lewat beasiswa bagi keluarga […]

    Bagikan
  • PSCP Pusat Magetan Tegaskan Legalitas Hak Merek dan Hak Cipta pada Peringatan Harlah Ke-52

    PSCP Pusat Magetan Tegaskan Legalitas Hak Merek dan Hak Cipta pada Peringatan Harlah Ke-52

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan (PSCP) memanfaatkan momentum Hari Lahir (Harlah) ke-52 untuk menegaskan legalitas hak merek dan hak cipta yang dimiliki perguruan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat identitas organisasi sekaligus menjaga kelestarian budaya pencak silat sebagai warisan bangsa. Mengusung tema “Lestarikan Budaya, Wujudkan Generasi Berprestasi”, PSCP menegaskan […]

    Bagikan
expand_less