Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Pilih TPA Kaliabu untuk Program LSDP

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 1.360
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Lintas Kementrian melakukan Kunjungan dan Desk terkait rencana pembangunan SLDP / TPST di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya mengarahkan rencana pembangunan kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) ke kawasan TPA Kaliabu. Keputusan itu diambil setelah rencana penempatan TPST di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, memicu penolakan dan friksi di tengah masyarakat.

Kepastian tersebut mengemuka saat Pemkab Madiun menerima tim Desk LSDP dari pemerintah pusat di Pendopo Muda Graha, Kamis (27/8/2026). Tim tersebut melibatkan sejumlah kementerian, antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Bappenas, serta perwakilan Bank Dunia sebagai pendukung pendanaan program.

Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, mengatakan pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan, melainkan tahapan lanjutan dalam proses penyiapan Kabupaten Madiun sebagai salah satu daerah penerima program LSDP.

Menurutnya, Kabupaten Madiun sebelumnya mengusulkan dua lokasi calon kawasan TPST, yakni di kawasan TPS3R Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, dan di kawasan TPA Kaliabu. Namun, munculnya gejolak sosial di Bangunsari membuat pemerintah daerah memilih memprioritaskan opsi kedua.

“Pada waktu awal kami memang mengajukan dua tempat, yaitu di TPA Kaliabu dan juga di Bangunsari. Dengan segala pertimbangan, ada friksi sosial, ekonomi, dan sebagainya, maka yang nanti kita tunjuk adalah di TPA Kaliabu,” ujar dr Purnomo.

Image Not Found
Desk LSDP bahas kesiapan pengelolaan sampah Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Masuk 30 Besar Penerima LSDP

Purnomo menjelaskan, LSDP merupakan program nasional yang dirancang untuk memperbaiki sistem pengelolaan dan penyediaan layanan persampahan secara terpadu, mulai dari hulu hingga hilir.

Kabupaten Madiun, kata dia, telah melewati sejumlah tahapan seleksi bersama puluhan daerah lain hingga masuk dalam daftar 30 kabupaten dan kota yang diproyeksikan menerima program tersebut.

“Ini menjadi pilot project metode pengolahan sampah yang profesional dan paripurna, dari hulu, dari rumah tangga, sampai pengolahan sampah yang tidak meninggalkan masalah,” kata dr Purnomo.

Dalam tahapan kali ini, tim pusat juga melakukan desk dan peninjauan lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi, termasuk ketersediaan lahan dan akses menuju kawasan yang diusulkan.

Pemkab Madiun pun diminta memastikan seluruh tahapan penyiapan proyek berjalan sesuai rencana. Sebab, LSDP diproyeksikan menjadi salah satu model baru pengelolaan sampah di Indonesia.

Purnomo menyebut konsep pengolahan dalam program LSDP diharapkan mampu mengurangi persoalan sampah secara menyeluruh. Sistem yang disiapkan tidak hanya berfokus pada pembuangan sampah, tetapi juga membuka peluang pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

“Harapannya, nanti tidak ada residu lagi. Semuanya, sampah ini harus menjadi uang, menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut mendapat dukungan lintas kementerian dan lembaga, termasuk Bank Dunia. Pemkab Madiun berharap proyek ini dapat berjalan optimal dan menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu percontohan nasional dalam modernisasi pengelolaan sampah. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juni 2026 tercatat telah mencapai lebih dari Rp8 miliar. Meski masih berada di bawah target yang ditetapkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan tetap optimistis mampu mengejar target PAD pariwisata tahun ini yang dipatok sebesar Rp23,4 miliar. Target tersebut meningkat […]

    Bagikan
  • Beli Tiket KA Bisa Menginap di Mercure Hotel Madiun, Ini Caranya

    Beli Tiket KA Bisa Menginap di Mercure Hotel Madiun, Ini Caranya

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bagi yang mudik ke Kota Madiun maupun sekitarnya, tetapi bingung mencari tempat menginap ? Jangan khawatir, bagi Anda yang mudik memanfaatkan jasa transportasi kereta api bisa memanfaatkan promo menarik yang satu ini. KAI Daop 7 Madiun menghadirkan program “Double Deals!”. “Program Double Deals ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan […]

    Bagikan
  • Soroti Mundurnya Ahsan, Ketua DPRD Kota Madiun Minta Pengunduran Diri Pejabat Tak Langsung Disetujui

    Soroti Mundurnya Ahsan, Ketua DPRD Kota Madiun Minta Pengunduran Diri Pejabat Tak Langsung Disetujui

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ketua DPRD Kota Madiun Armaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tidak serta-merta menyetujui pengajuan pengunduran diri pejabat struktural hanya dengan alasan pribadi. Menurut dia, setiap pengajuan harus dikaji secara menyeluruh agar tidak menjadi preseden buruk di lingkungan birokrasi. Pernyataan itu disampaikan Armaya menanggapi pengunduran diri Ahsan Sri Hasto dari jabatan […]

    Bagikan
  • Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan luas tanam padi mencapai 2,43 juta hektare pada 2026 sebagai upaya menjaga produksi dan ketersediaan beras di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino Godzila. Target ini diiringi percepatan tanam dan dukungan sarana produksi untuk memastikan hasil panen tetap optimal.  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengkaji rencana relokasi Pasar Hewan Parang yang saat ini berada di sisi area Sirkuit Parang. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, bersama dinas terkait, melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (03/06/2025) untuk menentukan lokasi baru yang paling tepat dan strategis. “Kenapa perlu dipindah? Karena lokasinya saat ini berada […]

    Bagikan
  • Penataan PKL Alun-Alun Kota Madiun, Pemkot Siapkan Relokasi ke Zona Selatan

    Penataan PKL Alun-Alun Kota Madiun, Pemkot Siapkan Relokasi ke Zona Selatan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menyiapkan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun ke sisi selatan, tepatnya di area paving depan Masjid Agung. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari penataan ruang publik agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pengunjung Alun-Alun Kota Madiun. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol […]

    Bagikan
expand_less