Berita Terkini
Trending Tags

Harga Pupuk Subsidi Turun, Ini Harga per Sak Sekarang

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 182
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani padi tengah memupuk sawah yang di tanaminya, Foto : Tim Liputan – Sinergia

Sinergia | Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto mengeluarkan kebijakan terkait pupuk bagi para petani. Per Rabu (22/10/2025) harga pupuk subsidi kini turun 20 persen. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tanggal 22 Oktober 2025 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor 800/KPTS./SR.310/M/09/2025 tentang Jenis , Harga Eceran Tertinggi dan Alokasi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2025.

Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, penurunan harga pupuk itu langsung dari arahan Presiden Prabowo untuk memastikan ketersediaan pupuk dengan harga yang lebih terjangkau bagi petani. “Dilakukan tanpa menambah anggaran subsidi dari APBN, melainkan melalui efisiensi industri dan perbaikan tata kelola distribusi pupuk nasional,” ujarnya.

Presiden Prabowo telah memerintahkan agar pupuk harus sampai ke petani dengan harga terjangkau. Tidak hanya pupuk kimia, namun harga pupuk organik juga ikut turun. “Kami menindaklanjuti dengan langkah konkret. Seperti merevitalisasi industri, memangkas rantai distribusi dan menurunkan harga 20 persen tanpa menambah subsidi APBN,” tandasnya.

Berikut daftar pupuk yang turun harga :

·       Pupuk Urea dari Rp2.250 per kilogram menjadi Rp1.800 per kilogram

·       NPK dari Rp2.300 per kilogram menjadi Rp1.840 per kilogram

·       NPK kakao dari Rp3.300 per kilogram menjadi Rp2.640 per kilogram

·       ZA khusus tebu dari Rp1.700 per kilogram menjadi Rp1.360 per kilogram

·       Pupuk organik dari Rp800 per kilogram menjadi Rp640 per kilogram

Kebijakan tersebut dinilai akan dirasakan oleh lebih dari 155 juta penerima manfaat yang terdiri dari petani. Upaya ini guna meningkatkan produksi pangan dan memastikan tidak ada lagi kelangkaan pupuk di lapangan.

Bakal Tindak Tegas Pelaku Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi

Dengan kebijakan baru ini, Kementan akan memperketat pengawasan distribusi pupuk bersubsidi di lapangan dengan menggandeng instansi terakti.. Bahkan, penegakan hukum yang tegas akan diberlakukan terhadap pelaku penyalahgunaan pupuk bersubsidi.

“Bagi pelaku yang terbukti melanggar, akan dikenakan sanksi pencabutan izin usaha serta proses hukum pidana sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda hingga lima miliar rupiah,” pungkas Amran.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun terus menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Salah satu kegiatannya yakni tebar 42.000 benih ikan lele dan nila di kawasan kolam milik pemerintah kota pada Selasa (23/04/2025). Kegiatan ini juga diisi dengan aksi tangkap ikan oleh anak-anak sekolah dasar yang tampak antusias karena […]

    Bagikan
  • Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pencarian Suwito (54), warga Desa Karanganyar, Kec Pule, Trenggalek, yang hilang di kawasan hutan rakyat Desa Temon, Kec Ngrayun, Ponorogo, memasuki hari kelima atau hingga Jumat (2012/2024). Upaya pencarian dilakukan menggunakan peralatan tradisional seperti tampah, linggis, dan wajan yang dipukul, dikenal dengan istilah “buk buk theng.” Suwito akhirnya berhasil ditemukan […]

    Bagikan
  • Walikota Madiun Maidi Dibawa KPK Usai Diperiksa di Polres Madiun

    Walikota Madiun Maidi Dibawa KPK Usai Diperiksa di Polres Madiun

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Wali Kota Madiun Maidi dibawa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan selama berjam-jam di Markas Polres Madiun, Jawa Timur, Senin (19/1/2026). Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di wilayah Kota Madiun. Pantauan di lokasi, Maidi keluar dari gedung Polres Madiun sekitar pukul 17.20 […]

    Bagikan
  • Dalam Sehari BPBD Kota Madiun Lakukan Pembersihan Sarang Tawon Vespa 2 Lokasi

    Dalam Sehari BPBD Kota Madiun Lakukan Pembersihan Sarang Tawon Vespa 2 Lokasi

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali melakukan penanganan bencana non alam berupa animal rescue. Kali ini BPBD melakukan pembersihan sarang tawon vespa yang meresahkan warga. Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati mengungkapkan jika dalam sehari menerima 2 laporan terkait tawon vespa. “Untuk kejadian kemarin di […]

    Bagikan
  • TMMD ke-124 Nganjuk, Mendukung Ketahanan Pangan dengan Pembangunan Sumur Bor

    TMMD ke-124 Nganjuk, Mendukung Ketahanan Pangan dengan Pembangunan Sumur Bor

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Nganjuk terus menunjukkan keperkasaannya dalam upaya mengakselerasikan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Berbagai pembangunan infrastruktur terus dikejar dalam pelaksanaan TMMD di Kota Angin itu, sebutan lain untuk Kabupaten Nganjuk, Sabtu (10/05/2025). Termasuk pembangunan 5 unit sumur bor yang salah satunya di Dusun Bajulan, Desa […]

    Bagikan
  • Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kredit macet di Bank Madiun menjadi sorotan setelah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gema Justicia menilai kasus tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga masuk ranah tindak pidana korupsi. Direktur LBH Gema Justicia, Didik Suwito, menyebut kredit perorangan yang disalurkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) milik Pemkab Madiun untuk usaha di Dusun Panggung, […]

    Bagikan
expand_less