Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Gubernur Jatim Khofifah Dorong Pasar Murah Jadi Upaya Jaga Daya Beli Warga di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • visibility 118
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jatim Khofifah menghadiri pasar murah di Kecamatan Pulung. (19/9/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Upaya menjaga daya beli masyarakat terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satunya melalui program pasar murah yang menyasar langsung masyarakat di berbagai daerah.

Kali ini, pasar murah digelar di depan Kantor Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Sabtu sore (19/9/2026).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pasar murah ke-140 yang digelar Pemprov Jatim sepanjang 2026. Sehari sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan di Mojokerto.

“Di Kecamatan Pulung Ponorogo ini merupakan pasar murah yang ke-140 di tahun 2026. Kemarin ke-139 kita melaksanakan di Mojokerto,” kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan, pasar murah digelar secara berpindah-pindah untuk memperluas jangkauan masyarakat. Pemerintah ingin memastikan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dapat diakses masyarakat secara lebih dekat.

“Pokoknya kita muter mendekatkan penjangkauan kepada konsumen. Harapannya daya beli masyarakat terjaga, juga melakukan penetrasi dari inflasi,” ujarnya.

Menurut Khofifah, program pasar murah yang dijalankan Pemprov Jatim bukan untuk menggantikan program pemerintah kabupaten maupun kota. Kegiatan tersebut justru menjadi tambahan untuk memperluas manfaat program serupa yang telah berjalan di daerah.

“Kita sebetulnya melakukan sebagai komplementaritas dari apa yang sudah dilakukan bupati. Di daerah kan pada dasarnya ada program pasar murah. Tapi kita melakukan pelapisan,” jelasnya.

Ia berharap pelaksanaan pasar murah di berbagai wilayah dapat semakin banyak menjangkau masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Rasanya makin banyak yang tersapa. Maka daya beli masyarakat bisa kita jaga keterjangkauannya,” ucap Khofifah.

Sejumlah warga pun memanfaatkan pasar murah tersebut untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Salah satunya Sriyani, warga Kecamatan Pulung.

Ia mengaku terbantu karena sejumlah bahan pokok yang dijual di lokasi pasar murah ditawarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga yang biasa ditemuinya.

“Ini pasar murah, ya senang karena bisa beli dengan harga yang murah. Sangat membantu lah,” kata Sriyani.

Sriyani membeli beberapa kebutuhan pokok, di antaranya tepung terigu, minyak goreng, telur, dan gula pasir.

Ia menyebut telur dijual Rp20 ribu per kemasan, tepung terigu Rp10 ribu, minyak goreng Rp13 ribu, dan gula pasir Rp14 ribu.

“Telur Rp20 ribu per kemasan, terigu Rp10 ribu, minyak goreng Rp13 ribu, gula Rp14 ribu,” ujarnya.

Menurut Sriyani, harga tersebut lebih murah dibandingkan harga yang biasa ia dapatkan. Selisihnya, kata dia, sekitar Rp3.500 untuk gula, Rp4.000 untuk telur, dan sekitar Rp3.000 untuk minyak goreng.

“Sangat terbantu. Harapannya, kalau setiap hari harganya murah ya sangat membantu sekali,” tuturnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironis ! Operasi Pekat Ciduk 9 PSK, 4 Diantaranya Positif HIV

    Ironis ! Operasi Pekat Ciduk 9 PSK, 4 Diantaranya Positif HIV

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun bersama Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah warung remang-remang Kecamatan Jiwan, Jumat malam (03/10/2025). Dari hasil operasi, sembilan pekerja seks komersial (PSK) diamankan. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia empat tahun di Kabupaten Madiun. Bocah bernama Arya Najmut Sakieb Hamdiyya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Madiun, tepatnya di Desa Banget Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi pada Jumat (08/08/2025), setelah dilaporkan hilang sehari sebelumnya. Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar lima kilometer dari […]

    Bagikan
  • Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ngawi–Kedunggalar, tepatnya di Dusun Kaliwowo, Desa sekaligus Kecamatan Kedunggalar, Rabu (21/1/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah truk Hino Engkel dan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai seorang pelajar. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menyampaikan bahwa truk dengan nomor polisi L 8361 VUD dikemudikan oleh […]

    Bagikan
  • Tragis, Dinkes Kab Madiun Ungkap Data Semua SPPG Belum Kantongi Sertifikat Higienis

    Tragis, Dinkes Kab Madiun Ungkap Data Semua SPPG Belum Kantongi Sertifikat Higienis

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kab Madiun sudah berjalan dan melayani belasan ribu siswa, ternyata membuat mata terbelalak. Dinas Kesehatan menyatakan belum satu pun Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS). Padahal Ke depan, Pemkab Madiun telah menargetkan 36 SPPG beroperasi melayani […]

    Bagikan
  • Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET, Petani Magetan Tempuh Jalur Hukum

    Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET, Petani Magetan Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Persoalan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berlanjut ke ranah hukum. Seorang petani asal Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Dimyati Dahlan, melaporkan Kepala Dinas Pertanian Magetan ke Polres Magetan, Sabtu (29/8/2026). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penjualan pupuk bersubsidi kepada petani dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET). Selain […]

    Bagikan
  • Pohon Mahoni Tumbang di Magetan, Dua Pengendara Motor Luka Serius di Jalan Parang–Lembeyan

    Pohon Mahoni Tumbang di Magetan, Dua Pengendara Motor Luka Serius di Jalan Parang–Lembeyan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali memicu insiden membahayakan di Kabupaten Magetan. Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa dua pengendara motor yang melintas di Jalan Raya Parang–Lembeyan, tepatnya di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Dua perempuan muda itu mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. […]

    Bagikan
expand_less