Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Plumpung Madiun Ambles, Akses Alternatif menuju Ngawi Lumpuh

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jembatan Desa Glonggong Balerejo Kabupaten Madiun ambles, warga menutup akses jembatan demi keselamatan dan keamanan. (17/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun  — Arus lalu lintas di Dusun/ Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun dialihkan setelah Jembatan Plumpung mengalami penurunan drastis pada Jumat (17/4/2026).

Kerusakan jembatan yang menjadi penghubung menuju wilayah Desa Sogo Kecamatan Balerejo hingga Ngawi itu terjadi pada Rabu ( 15/4/2026) malam hari. Salah satu warga, Widodo, mengatakan amblesnya tiang penyangga menyebabkan badan jembatan terputus dari jalan desa.

“Ini jembatan penghubung sebagai jalan alternatif ke Desa Sogo, Banaran, Babadan, dan arah Ngawi juga. Pondasi tiang ambles,” ujar Widodo.

Akibat kejadian tersebut, akses lalu lintas ditutup total. Warga pun terpaksa memutar sejauh sekitar 5 kilometer untuk mencapai wilayah tujuan.

Widodo menyebut kondisi ini berdampak signifikan, terutama bagi aktivitas pertanian masyarakat setempat yang bergantung pada jalur tersebut.

“Akses tutup total, kendaraan tidak bisa lewat. Kami berharap pihak terkait segera turun untuk menindaklanjuti,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, hasil analisis sementara menunjukkan kerusakan terjadi akibat faktor usia jembatan serta konstruksi swadaya warga.

“Penurunan pilar di sisi timur yang menyebabkan patahan pada pelat jembatan murni karena penggerusan tanah di dasar sungai akibat arus deras. Apalagi jembatan itu dibangun secara swadaya sejak 1995,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut Bobby, saat ini tengah menyiapkan skema penanganan darurat dengan memanfaatkan sesek atau bambu sebagai pengganti sementara.

Meski demikian, akses jembatan tetap ditutup hingga kajian teknis selesai dan mendapat persetujuan dari bupati.

“Untuk sementara kami tutup total sambil menunggu hasil kajian ulang dan persetujuan Pak Bupati,” ucapnya.

Bobby menambahkan, rencana pembangunan jembatan permanen sebenarnya telah disusun sejak 2022. Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena keterbatasan anggaran.

“Estimasi pembiayaan mencapai Rp26 miliar karena desainnya diubah total, termasuk penambahan panjang dan lebar jembatan,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Siapkan Rotasi Pejabat Jelang Hari Jadi ke-457, Puluhan Kursi Strategis Masih Kosong

    Pemkab Madiun Siapkan Rotasi Pejabat Jelang Hari Jadi ke-457, Puluhan Kursi Strategis Masih Kosong

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun bersiap melakukan rotasi besar-besaran terhadap jajaran pejabat struktural di lingkup pemerintahan. Agenda tersebut direncanakan berlangsung bertepatan atau tak lama setelah peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-457 yang jatuh pada 18 Juli 2025. Informasi tersebut dihimpun dari sumber internal Pemkab Madiun dan dikonfirmasi langsung oleh Bupati Madiun, Hari […]

    Bagikan
  • Gas Elpiji 3 Kg Langka di Magetan, Warga Kelimpungan Harga Tembus Rp. 26 Ribu

    Gas Elpiji 3 Kg Langka di Magetan, Warga Kelimpungan Harga Tembus Rp. 26 Ribu

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram kembali terjadi di Kabupaten Magetan dalam tiga hari terakhir. Tabung gas berwarna hijau itu mendadak sulit ditemukan di pasaran. Kalaupun tersedia, harganya melambung tinggi, bahkan mencapai Rp. 26 ribu per tabung jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Situasi ini menimbulkan keresahan […]

    Bagikan
  • Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa Raksasa Di Pekarangan Warga Babadan

    Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa Raksasa Di Pekarangan Warga Babadan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan temuan sarang tawon vespa berukuran besar di kebun belakang rumah milik Bambang Eko Winarto, Selasa (28/10). Sarang tawon yang menempel di atas pohon mangga itu berpotensi membahayakan warga karena berada di lingkungan padat penduduk. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo langsung diterjunkan ke […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Ajak Stakeholder Tangani Persoalan Sampah

    Wali Kota Madiun Ajak Stakeholder Tangani Persoalan Sampah

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengadakan kegiatan “Coffee Morning” bersama Wali Kota Maidi, jajaran Forkopimda, DPRD, serta perwakilan dari rumah sakit, perbankan, media, dan pelaku usaha. Acara ini berlangsung pada Selasa (05/08/2025) di Kayana Ballroom, Votel Kartika Madiun. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maidi menyinggung sejumlah isu krusial yang tengah dihadapi kota, […]

    Bagikan
  • 65 Anggota Paskibraka Kota Madiun Resmi Dikukuhkan

    65 Anggota Paskibraka Kota Madiun Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 65 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Madiun resmi dikukuhkan, Jumat (15/08/2025). Mereka akan mengemban tugas penting mengibarkan sekaligus menurunkan bendera dalam Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Satu per satu anggota Paskibraka mengucapkan ikrar dan mencium sang Merah […]

    Bagikan
  • Petani Tebu PG Rejoagung Madiun Aman Pembayaran, Berbeda dengan Wilayah SGN

    Petani Tebu PG Rejoagung Madiun Aman Pembayaran, Berbeda dengan Wilayah SGN

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ketika banyak petani tebu di Kabupaten Madiun mengeluhkan pembayaran hasil panen yang macet, petani tebu di bawah naungan Pabrik Gula (PG) Rejoagung Baru justru tak mengalami masalah serupa. Mereka menerima pembayaran hasil giling tebu setiap pekan sesuai harga pokok penjualan (HPP) Rp14.500 per kilogram. Sekretaris DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat […]

    Bagikan
expand_less