Berita Terkini
Trending Tags

Dua Menu MBG Terbukti Terkontaminasi Bakteri Nitrit, Pemkab Ngawi Hentikan Distribusi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 100
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan siswa di Ngawi mendapatkan perawatan setelah diduga mengalami keracunan dari menu program MBG, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, akhirnya menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan adanya kontaminasi bakteri nitrit pada dua menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa pada 26 November 2025 lalu. Temuan tersebut disampaikan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya dan diterima oleh Dinas Kesehatan Ngawi pada Rabu (10/12/2025).

Dua jenis makanan yang dinyatakan positif terkontaminasi adalah acar, wortel, labu, serta pisang yang menjadi bagian dari paket MBG untuk siswa di wilayah Kedunggalar. Insiden ini sebelumnya menimbulkan kepanikan setelah 87 siswa SD, SMP, dan SMA Negeri di Kedunggalar mengalami gejala keracunan, mulai dari mual, muntah, hingga pusing. Seluruhnya mendapat perawatan di Puskesmas Gemarang, beberapa harus menjalani observasi lebih intensif sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Bupati Ngawi yang juga menjabat sebagai Kepala Satgas MBG, Ony Anwar Harsono, menegaskan bahwa hasil laboratorium akan menjadi dasar perbaikan menyeluruh. “Kami menjadikan temuan bakteri nitrit pada dua menu itu sebagai bahan evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Ony, Kamis (11/12/2025).

Ia memerintahkan seluruh pengelola Sentra Penyedia Program Gizi (SPPG) memperketat prosedur, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, pemasakan, hingga distribusi ke sekolah-sekolah. Setelah kejadian tersebut, pengiriman menu MBG ke sekolah di sekitar lokasi langsung dihentikan. Para siswa kembali membawa bekal dari rumah atau membeli makanan di kantin.

“Sejak kejadian itu, sudah tidak ada pengiriman makanan MBG. Kami jadi bawa bekal sendiri. Saya pribadi memilih tidak makan MBG dulu,” kata Fiona Adelia Firmansyah, siswi SMPN 2 Kedunggalar.

SPPG di Desa Kawu yang memproduksi makanan untuk wilayah Kedunggalar ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Penutupan ini berdampak pada 50 pekerja yang terpaksa dirumahkan sampai fasilitas tersebut dinyatakan memenuhi standar keamanan pangan. Untuk bisa kembali beroperasi, SPPG wajib mengantongi Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) sebagai bukti bahwa proses produksi sudah memenuhi standar keamanan.

Kasus ini menjadi peringatan bagi pemerintah pusat dan daerah agar memastikan program MBG berjalan dengan pengawasan ketat. Alih-alih menyehatkan siswa, program ini tidak boleh justru menimbulkan risiko kesehatan yang membahayakan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Pengurus KSPPS MSI Magetan Jadi Tersangka, Dana Disalahgunakan untuk Trading Saham

    Tiga Pengurus KSPPS MSI Magetan Jadi Tersangka, Dana Disalahgunakan untuk Trading Saham

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Melalui proses penyelidikan panjang, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan akhirnya menetapkan tiga orang pengurus Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPPS) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) sebagai tersangka. Ketiganya terjerat kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah. Total kerugian sementara ditaksir mencapai lebih dari Rp5 miliar. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila milik pembudidaya di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali ditemukan mati mengapung pada Rabu pagi (09/07/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kematian massal ikan ini diduga kuat disebabkan oleh naiknya kandungan gas belerang dari dasar telaga akibat cuaca ekstrem yang tak menentu dan suhu udara yang sangat dingin dalam […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Maidi Atasi Pencemaran Air di Kawasan PSC dan Saluran Sumber Umis

    Ini Langkah Maidi Atasi Pencemaran Air di Kawasan PSC dan Saluran Sumber Umis

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Madiun mengadakan kerja bakti pembersihan di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) serta saluran Sumber Umis pada Rabu (09/04/2025). Kegiatan ini merupakan evaluasi pasca lebaran, dengan fokus utama pada kondisi lingkungan sekitar PSC. Pasalnya, kondisi saluran air yang melintasi kawasan PSC […]

    Bagikan
  • RSUD dr. Sayidiman Identifikasi Empat Korban Tewas Insiden KA Malioboro Ekspres

    RSUD dr. Sayidiman Identifikasi Empat Korban Tewas Insiden KA Malioboro Ekspres

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tragis yang terjadi di Magetan, Minggu (19/5/2025). Meski kronologi lengkap belum dirilis secara resmi, para korban telah mendapatkan penanganan medis dan administratif oleh rumah sakit rujukan di wilayah setempat. Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr. Sayidiman Magetan, Pujo Catur […]

    Bagikan
  • Ramah Lingkungan, Polsek Ponorogo Bagikan Daging Kurban Pakai Takir Daun Pisang

    Ramah Lingkungan, Polsek Ponorogo Bagikan Daging Kurban Pakai Takir Daun Pisang

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ada cara unik yang dilakukan Polsek Kota Ponorogo dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H. Berbeda dari kebiasaan umum yang menggunakan kantong plastik, kali ini para anggota kepolisian membagikan daging kurban kepada warga menggunakan takir tradisional dari daun pisang. Takir ini dibuat langsung oleh para anggota Polsek dari daun […]

    Bagikan
  • Kejari Madiun Segera Sidangkan Kasus Dugaan Tipikor Pembebasan Lahan Tol

    Kejari Madiun Segera Sidangkan Kasus Dugaan Tipikor Pembebasan Lahan Tol

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun dalam waktu dekat akan segera melakukan persidangan terhadap mantan Camat Sawahan, MSD. Yakni tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pembebasan tanah tol ruas Madiun-Kertosono di titik Desa Cabean, pada 2016-2017 lalu. “Segera, akan kami lakukan sidang pada tersangka mantan camat tersebut,” kata […]

    Bagikan
expand_less