Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 398
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana komplek makam Tegalsari Ponorogo, Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Kompleks Makam Tegalsari di Kecamatan Jetis kembali dipadati ribuan peziarah pada peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (22/10/2025). Meski diguyur gerimis sejak pagi, arus peziarah tidak surut. Mereka datang dari berbagai daerah untuk berdoa dan menziarahi makam para ulama besar pendiri peradaban Islam di Jawa.

Di kompleks makam yang berada satu kawasan dengan Masjid Tegalsari itu bersemayam tokoh besar seperti Kyai Ageng Muhammad Besari bersama istri serta keturunannya Kyai Ilyas bin Muhammad Besari, Kyai Kholifah bin Muhammad Besari, Kanjeng Kyai Bagus Hasan Besari, hingga Kyai Imam Sibaweh bin Kyai Kholifah. Nama-nama itu tercatat memiliki peran penting dalam sejarah pendidikan Islam di Nusantara.

Sejarah menyebut Tegalsari merupakan pusat pendidikan Islam pada abad ke-18 melalui Pesantren Gebang Tinatar yang didirikan Kyai Ageng Muhammad Besari. Pesantren itu kemudian melahirkan banyak intelektual, bangsawan, hingga tokoh politik dari berbagai wilayah, termasuk pujangga besar Jawa Ranggawarsita.

“Komplek makam ini tidak pernah sepi peziarah. Setiap bulan selalu ada rombongan santri yang datang untuk berziarah dan beriktikaf,” ujar Djamaludin, perawat ndalem Ageng Tegalsari, saat ditemui di lokasi

Menurutnya, hari-hari tertentu, terutama menjelang Ramadhan, Maulid Nabi, dan Hari Santri, jumlah peziarah membludak hingga memenuhi area kompleks masjid. “Tradisi ziarah ini menjadi sarana menyambung sanad keilmuan dan napak tilas perjuangan para ulama,” katanya.

Peringatan Hari Santri juga menjadi momentum pembelajaran sejarah bagi generasi muda. Ratusan siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo terlihat mengikuti doa bersama di kompleks makam. Mereka datang usai mengikuti apel Hari Santri di Alun-Alun Ponorogo.

“Kami membawa sekitar 100 siswa dari tingkat SD hingga SMA. Tujuannya agar mereka mengenal lebih dekat perjuangan Mbah Ageng Besari dalam menyiarkan Islam,” kata Venus Ihsa Mukhofi, Wakil Kepala SRT 5 bidang kesiswaan.

Ia menilai ziarah makam ulama tidak hanya mengandung nilai spiritual, tetapi juga pendidikan karakter. “Anak-anak bisa belajar tentang keteladanan, keilmuan, dan perjuangan tokoh agama dalam membangun peradaban,” ujarnya.

Tidak hanya masyarakat umum, makam Tegalsari juga kerap diziarahi tokoh nasional maupun pejabat negara. Tradisi spiritual sekaligus penghormatan terhadap pendiri pesantren ini telah berlangsung turun-temurun.

Hal yang sama diakui Imam Turmudzi, peziarah asal Blitar yang datang bersama rombongannya. “Tegalsari ini salah satu cikal bakal lahirnya pondok pesantren di Indonesia. Sangat wajar jika tempat ini menjadi rujukan ziarah bagi umat Islam,” ucapnya.

Ia menambahkan, ziarah ke makam ulama menjadi bagian dari perjalanan spiritual mereka yang akan dilanjutkan ke sejumlah situs religi lain di Jawa Timur.

Meski berusia ratusan tahun, kompleks Masjid dan Makam Tegalsari terawat dengan baik. Pengelola tetap mempertahankan tradisi serta nilai sejarah yang melekat kuat di lokasi tersebut. “Ini bukan sekadar situs makam, tapi pusat peradaban Islam yang masih hidup hingga kini. Warisan leluhur ini harus terus dirawat agar generasi mendatang tidak kehilangan jejak sejarahnya,” tutur Djamaludin.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Ada Luka Di Bagian Kepala

    Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Ada Luka Di Bagian Kepala

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di dalam rumahnya, Senin (26/1/2026) pagi. Korban diketahui bernama Nuraini (55), seorang janda yang tinggal bersama anak pertamanya, Aji Saputra (30). Mayat korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kecurigaan warga muncul setelah Nuraini tidak […]

    Bagikan
  • Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengalihan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung program prioritas nasional berdampak signifikan bagi pemerintah desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Para kepala desa mengaku prihatin lantaran besaran anggaran yang diterima menurun tajam, sehingga berpotensi menghambat pembangunan, khususnya infrastruktur. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan, total pagu […]

    Bagikan
  • Pondasi Bangunan MTs MMA di Poncol Magetan Longsor, Siswa Belajar di Pondok dan Masjid

    Pondasi Bangunan MTs MMA di Poncol Magetan Longsor, Siswa Belajar di Pondok dan Masjid

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pondasi utama bangunan MTs MMA di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, longsor pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun longsoran berdampak pada bangunan sekolah dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi sekitar 8 meter. Longsor terjadi ketika proses pembangunan atau […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SILPA Capai Rp154,79 Miliar Jadi Sorotan

    DPRD Kota Madiun Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SILPA Capai Rp154,79 Miliar Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Senin (29/6/2026). Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kota Madiun melaporkan realisasi pendapatan daerah melampaui target, namun menyisakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp154,79 miliar […]

    Bagikan
  • HUT ke-54 KORPRI, Pemkab Magetan Tekankan Komitmen Perbaikan dan Pengabdian

    HUT ke-54 KORPRI, Pemkab Magetan Tekankan Komitmen Perbaikan dan Pengabdian

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2025. Agenda dimulai sejak 24 November dan akan berlangsung hingga 14 Desember mendatang, melibatkan berbagai aksi sosial, olahraga, hingga kegiatan keagamaan. Sejumlah kegiatan yang sudah dan akan terlaksana antara lain donor […]

    Bagikan
  • Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota pada tahun 2025 ini mengalami kenaikan. Sesuai data per 15 Desember 2025, jumlah laka lantas di angka 370 kasus atau naik 1,65 persen dibandingkan 2024 dengan 364 kasus. Untuk korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan di angka 36 korban, dibandingkan […]

    Bagikan
expand_less