Berita Terkini
Trending Tags

Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana komplek makam Tegalsari Ponorogo, Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Kompleks Makam Tegalsari di Kecamatan Jetis kembali dipadati ribuan peziarah pada peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (22/10/2025). Meski diguyur gerimis sejak pagi, arus peziarah tidak surut. Mereka datang dari berbagai daerah untuk berdoa dan menziarahi makam para ulama besar pendiri peradaban Islam di Jawa.

Di kompleks makam yang berada satu kawasan dengan Masjid Tegalsari itu bersemayam tokoh besar seperti Kyai Ageng Muhammad Besari bersama istri serta keturunannya Kyai Ilyas bin Muhammad Besari, Kyai Kholifah bin Muhammad Besari, Kanjeng Kyai Bagus Hasan Besari, hingga Kyai Imam Sibaweh bin Kyai Kholifah. Nama-nama itu tercatat memiliki peran penting dalam sejarah pendidikan Islam di Nusantara.

Sejarah menyebut Tegalsari merupakan pusat pendidikan Islam pada abad ke-18 melalui Pesantren Gebang Tinatar yang didirikan Kyai Ageng Muhammad Besari. Pesantren itu kemudian melahirkan banyak intelektual, bangsawan, hingga tokoh politik dari berbagai wilayah, termasuk pujangga besar Jawa Ranggawarsita.

“Komplek makam ini tidak pernah sepi peziarah. Setiap bulan selalu ada rombongan santri yang datang untuk berziarah dan beriktikaf,” ujar Djamaludin, perawat ndalem Ageng Tegalsari, saat ditemui di lokasi

Menurutnya, hari-hari tertentu, terutama menjelang Ramadhan, Maulid Nabi, dan Hari Santri, jumlah peziarah membludak hingga memenuhi area kompleks masjid. “Tradisi ziarah ini menjadi sarana menyambung sanad keilmuan dan napak tilas perjuangan para ulama,” katanya.

Peringatan Hari Santri juga menjadi momentum pembelajaran sejarah bagi generasi muda. Ratusan siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo terlihat mengikuti doa bersama di kompleks makam. Mereka datang usai mengikuti apel Hari Santri di Alun-Alun Ponorogo.

“Kami membawa sekitar 100 siswa dari tingkat SD hingga SMA. Tujuannya agar mereka mengenal lebih dekat perjuangan Mbah Ageng Besari dalam menyiarkan Islam,” kata Venus Ihsa Mukhofi, Wakil Kepala SRT 5 bidang kesiswaan.

Ia menilai ziarah makam ulama tidak hanya mengandung nilai spiritual, tetapi juga pendidikan karakter. “Anak-anak bisa belajar tentang keteladanan, keilmuan, dan perjuangan tokoh agama dalam membangun peradaban,” ujarnya.

Tidak hanya masyarakat umum, makam Tegalsari juga kerap diziarahi tokoh nasional maupun pejabat negara. Tradisi spiritual sekaligus penghormatan terhadap pendiri pesantren ini telah berlangsung turun-temurun.

Hal yang sama diakui Imam Turmudzi, peziarah asal Blitar yang datang bersama rombongannya. “Tegalsari ini salah satu cikal bakal lahirnya pondok pesantren di Indonesia. Sangat wajar jika tempat ini menjadi rujukan ziarah bagi umat Islam,” ucapnya.

Ia menambahkan, ziarah ke makam ulama menjadi bagian dari perjalanan spiritual mereka yang akan dilanjutkan ke sejumlah situs religi lain di Jawa Timur.

Meski berusia ratusan tahun, kompleks Masjid dan Makam Tegalsari terawat dengan baik. Pengelola tetap mempertahankan tradisi serta nilai sejarah yang melekat kuat di lokasi tersebut. “Ini bukan sekadar situs makam, tapi pusat peradaban Islam yang masih hidup hingga kini. Warisan leluhur ini harus terus dirawat agar generasi mendatang tidak kehilangan jejak sejarahnya,” tutur Djamaludin.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditinggal Keluar, Dua Rumah Di Balong Ponorogo Ludes Terbakar

    Ditinggal Keluar, Dua Rumah Di Balong Ponorogo Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua rumah di Desa Sedarat, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ludes terbakar saat pemiliknya tengah menonton pertandingan sepak bola di pos kamling, Jumat (29/08/2025) malam. Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur. Kedua rumah tersebut milik Tukijo (60) dan Tukimun (65) yang letaknya berdampingan. Kebakaran terjadi sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Ratusan Mahasiswa Ponorogo Gelar Aksi Evaluasi 100 Hari Kinerja Prabowo-Gibran

    Ratusan Mahasiswa Ponorogo Gelar Aksi Evaluasi 100 Hari Kinerja Prabowo-Gibran

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Ponorogo Melawan (APM) menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD Ponorogo, Jumat (21/2/2025). Aksi bertajuk “Evaluasi 100 Hari Kinerja Prabowo-Gibran” ini, para mahasiswa menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Dalam aksinya, para mahasiswa membawa poster berisi protes dan melakukan orasi di depan gedung wakil rakyat […]

    Bagikan
  • Bupati dan Wakil Bupati Magetan 2025–2030 Resmi Dilantik, Ini Pesan Gubernur Jatim

    Bupati dan Wakil Bupati Magetan 2025–2030 Resmi Dilantik, Ini Pesan Gubernur Jatim

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2025–2030 resmi dilantik Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat pada Jumat (23/05/2025) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Usai prosespanjang Pilkada 2024, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro kini menduduki kursi Pimpinan di Pemerintah Kabupaten Magetan. Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur […]

    Bagikan
  • Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polisi menangkap ayah dan anak yang terlibat kasus pencurian burung di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Aksi keduanya sempat viral di media sosial sebelum akhirnya diungkap jajaran Polres Madiun dalam Operasi Sikat Semeru 2025. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pelaku utama berinisial Eko (58) merupakan warga Kabupaten Madiun yang dikenal […]

    Bagikan
  • Siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo Belajar Kurban Dan Berbagi

    Siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo Belajar Kurban Dan Berbagi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Momentum Idul Adha dimanfaatkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo untuk menanamkan nilai kepedulian dan keikhlasan kepada para siswa. Pada Jumat pagi, sekolah tersebut menyembelih delapan hewan kurban yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga pendidik, wali asuh hingga para siswa. Kepala sekolah SR Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati […]

    Bagikan
  • Video Medsos Anggota DPRD Magetan Tuai Sorotan Warganet Bahas Isu Toko Modern

    Video Medsos Anggota DPRD Magetan Tuai Sorotan Warganet Bahas Isu Toko Modern

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video pendek yang diunggah akun TikTok @MasDik menampilkan dua anggota DPRD Kabupaten Magetan tengah bersemangat menyampaikan dukungan terhadap kegiatan daerah. Dalam video berdurasi singkat itu, keduanya tampak kompak mengenakan seragam olahraga dengan bertuliskan PBVSI Magetan. Namun, alih-alih fokus pada pesan motivasi yang disampaikan oleh keduanya, warganet justru ramai menyoroti isu […]

    Bagikan
expand_less