Berita Terkini
Trending Tags

Dilaporkan Hilang Diduga Hanyut, Nenek Sri Wahyuni Ditemukan Lemas di Kebun Tebu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 188
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sri Wahyuni yang telah sempat dinyatakan hilang kini telah di temukan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Setelah sempat dinyatakan hilang selama dua hari karena hanyut terbawa arus sungai, Sri Wahyuni (53), warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Jumat (24/10/2025) pagi. Ia ditemukan tergeletak lemas di area kebun tebu, sekitar 300 meter dari titik awal dilaporkan hanyut.

Pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, BPBD, Damkar, serta warga setempat akhirnya membuahkan hasil. Seorang warga yang turut membantu penyisiran darat menemukan Sri Wahyuni dalam kondisi lemah di tepi kebun tebu.

“Awalnya kami sudah mengira korban tenggelam karena tidak juga ditemukan di sungai. Tapi setelah dua hari, kami putuskan menyisir daratan, dan ternyata korban tergeletak lemas di area tebu,” ujar Handoyo, warga yang ikut dalam pencarian.

Petugas langsung memberikan pertolongan pertama di lokasi, sebelum membawa Sri Wahyuni ke Puskesmas Pitu. Kondisinya saat itu dilaporkan sangat lemah dan tubuhnya menggigil akibat terlalu lama berada di alam terbuka.

Diketahui, peristiwa ini terjadi pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, Sri Wahyuni berpamitan kepada keluarganya untuk buang hajat di sungai berjarak sekitar 80 meter dari rumah. Namun, hingga sore hari Sri tidak kunjung pulang. Ketika itu, cuaca saat itu sedang hujan deras dan debit air sungai meningkat.

Karena diduga korban terpeleset dan terseret arus sungai, tim SAR melakukan pencarian dengan menyusuri Sungai Cantel hingga mengarah ke Bengawan Solo, namun hasilnya nihil hingga dua hari berikutnya. Koordinator Basarnas Unit Siaga Bojonegoro, Nanang Pujo, mengonfirmasi bahwa Sri Wahyuni ditemukan dalam kondisi hidup meski mengalami penurunan suhu tubuh.

“Kami mendapat laporan dari warga yang menemukannya. Saat dievakuasi, kondisinya masih sadar tapi lemah, jadi langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pitu AKP Basuki Rakhmad menduga korban sempat tersesat di area kebun tebu selama dua hari karena kondisi cuaca ekstrem. “Korban kemungkinan terjebak di kebun tebu akibat hujan deras dan sulitnya medan. Minim penerangan juga membuatnya sulit mencari jalan keluar,” ungkap Basuki.

Kini, Sri Wahyuni masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Pitu. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi pencarian resmi ditutup oleh tim gabungan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toko Jajanan Lebaran di Magetan Diserbu Pembeli, Penjualan Naik Hingga 80 Persen Menjelang Idulfitri

    Toko Jajanan Lebaran di Magetan Diserbu Pembeli, Penjualan Naik Hingga 80 Persen Menjelang Idulfitri

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah toko yang menjual camilan khas lebaran di Kabupaten Magetan mulai dibanjiri pembeli. Kurang dari sepekan sebelum lebaran, antusiasme masyarakat untuk membeli aneka kue kering, snack kiloan, hingga jajanan kaleng semakin tinggi. Pantauan di salah satu toko camilan lebaran di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Magetan Kota, menunjukkan sejak […]

    Bagikan
  • Dinas Sosial Siagakan 42 Petugas SLRT, Turun ke Rumah Warga Penerima Bansos

    Dinas Sosial Siagakan 42 Petugas SLRT, Turun ke Rumah Warga Penerima Bansos

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Sosial ( Dinsos) Kabupaten Madiun mengumpulkan puluhan petugas Sistem Layanan Rujukan Terpadu atau SLRT untuk menyamakan persepsi penanganan bantuan sosial. Para petugas ini akan menjadi garda terdepan dalam pendataan dan verifikasi warga penerima manfaat di lapangan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi agar seluruh petugas memiliki […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Dwi Cipta Travel Rampungkan Umrah Wajib, Fokus Persiapan Armuzna

    Jemaah Haji Khusus Dwi Cipta Travel Rampungkan Umrah Wajib, Fokus Persiapan Armuzna

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah — Jemaah haji khusus Dwi Cipta Travel (DCT) telah tiba di Tanah Suci Mekkah dan menjalankan umrah wajib dengan lancar. Seluruh rangkaian ibadah perdana tersebut berlangsung khidmat sesaat setelah kedatangan jemaah di Kota Suci Mekkah. Pembimbing jemaah haji khusus DCT, Haji Abdul Rahman, mengatakan seluruh jemaah saat ini dalam kondisi sehat wal […]

    Bagikan
  • Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas. Dalam waktu kurang dari 30 jam, polisi berhasil menangkap tiga pelaku di sebuah hotel di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka yakni A (53) asal Banten, A K (37), dan A J […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan hingga kini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Selain menunggu pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen, Pemerintah Kabupaten Magetan juga mengusulkan pendirian SR Rintisan sebagai langkah awal percepatan pemenuhan layanan pendidikan bagi warga kurang mampu. SR Rintisan diusulkan berlokasi di Graha Literasi, Plaosan. Proposal lengkap […]

    Bagikan
  • Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti dunia pendakian, khususnya yang sering mendaki Gunung Lawu. Wakiyem atau biasa dipanggil Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di puncak Gunung Lawu, meninggal dunia pada Rabu (23/04/2025) di rumahnya Desa Gonggang Kecamatan Poncol Magetan. Mbok Yem sempat dirawat di RSU Siti Aisyiah Ponorogo. Dari riwayat sakit perempuan 82 […]

    Bagikan
expand_less