Berita Terkini
Trending Tags

Wakil Kepala BP Taskin Cek Wilayah Sooko, Pulung, dan Pudak untuk Program MBG

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto bersama Bupati madiun dengan Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia, Nanik S. Deyang, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia, Nanik S. Deyang, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ponorogo pada Sabtu (03/05/2025). Kunjungan ini untuk meninjau calon lokasi pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungannya, Nanik disambut langsung oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita. Ada tiga titik yang ditinjau, yakni Kecamatan Sooko, Pulung, dan Pudak. Tiga wilayah yang masuk kategori terluar di Bumi Reyog.

Nanik menyatakan bahwa BP Taskin menargetkan pelaksanaan program MBG di 1.000 titik yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan prioritas pada daerah 3T yakni Terpencil, Terluar, dan Termiskin.

“Kami akan melihat di Ponorogo mana titik-titik yang bisa menjadi tempat makan bergizi gratis. Meskipun nanti program ini menjangkau seluruh Indonesia, kami prioritaskan dulu di daerah-daerah 3T. Di kawasan Ponorogo ini ada tiga kecamatan, yakni Sooko, Pulung, dan Pudak,” ujar Nanik.

Sementara itu, Bupati Sugiri Sancoko menyambut baik program tersebut dan menyampaikan terima kasih atas perhatian BP Taskin terhadap wilayah pinggiran di Ponorogo.

“Untuk wilayah pusat kota sudah di-plot, tapi wilayah pinggiran belum. Jadi, kami sangat berterima kasih kepada BP Taskin yang siap membangun dapur MBG di daerah-daerah terpinggir. Nantinya, kami juga akan memanfaatkan petani lokal untuk menyuplai kebutuhan program ini,” jelas Sugiri.

Program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga memberdayakan petani lokal melalui penyerapan sayur-sayuran dari wilayah sekitar.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Chromebook Raib, Begini Tanggapan Dikbud Kab Madiun

    Belasan Chromebook Raib, Begini Tanggapan Dikbud Kab Madiun

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun, menyesalkan terjadinya pencurian disertai pembobolan, di SDN Tiron 02 Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (17/2/2026). Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun,Suparnoto, mengaku sudah sering menyampaikan imbauan kepada pihak sekolah. “Kami dari Dinas sudah sering mengingatkan agar tempat penyimpanan barang- […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Soroti Potensi Pariwisata Belum Tergarap, Dinilai Bisa Dongkrak PAD

    DPRD Madiun Soroti Potensi Pariwisata Belum Tergarap, Dinilai Bisa Dongkrak PAD

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menilai masih banyak potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun. Salah satu sektor yang dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan daerah adalah pariwisata. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, mengatakan Kabupaten Madiun memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan sektor wisata. Selain […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Berencana Buat Seragam Khusus Pelajar Bernuansa Penadon

    Pemkab Ponorogo Berencana Buat Seragam Khusus Pelajar Bernuansa Penadon

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berencana membuat seragam sekolah khusus bagi pelajar dengan tidak meninggalkan ciri khas lokal, yakni pakaian penadon. Seragam itu diberi nama donda untuk pelajar putra dan dondi untuk pelajar putri. Seragam donda dondi rencananya akan dipakai seminggu sekali oleh seluruh siswa, mulai tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah […]

    Bagikan
  • Hadiri Suran Agung PSHW Tunas Muda, Danrem Untoro Bawa Semangat Persatuan

    Hadiri Suran Agung PSHW Tunas Muda, Danrem Untoro Bawa Semangat Persatuan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menghadiri kegiatan Suran Agung yang digelar Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) di Lapangan Winongo, Manguharjo, Kota Madiun, Minggu (28/6/2026). Dalam kegiatan yang dihadiri ribuan pesilat dari berbagai daerah tersebut, Danrem mengajak seluruh warga PSHWTM untuk terus memupuk semangat persatuan dan kesatuan.  “Sebagai salah […]

    Bagikan
  • Jasad Warga Madiun Yang Terseret Banjir Ditemukan di Blora

    Jasad Warga Madiun Yang Terseret Banjir Ditemukan di Blora

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Blora – Jasad Wahyudiono (65), korban banjir yang terseret arus di Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akhirnya ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin sore (17/3/2025). Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB dan […]

    Bagikan
  • Dirlantas Polda Jatim Bakal Olah TKP Tragedi di Perlintasan KA Magetan

    Dirlantas Polda Jatim Bakal Olah TKP Tragedi di Perlintasan KA Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api dengan palang pintu di wilayah Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin (19/05/2025) siang. Insiden tragis ini melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan 7 kendaraan bermotor yang melintas. Akibatnya, empat orang tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan diduga disebabkan kelalaian penjaga […]

    Bagikan
expand_less