Berita Terkini
Trending Tags

Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 335
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana komplek makam Tegalsari Ponorogo, Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Kompleks Makam Tegalsari di Kecamatan Jetis kembali dipadati ribuan peziarah pada peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (22/10/2025). Meski diguyur gerimis sejak pagi, arus peziarah tidak surut. Mereka datang dari berbagai daerah untuk berdoa dan menziarahi makam para ulama besar pendiri peradaban Islam di Jawa.

Di kompleks makam yang berada satu kawasan dengan Masjid Tegalsari itu bersemayam tokoh besar seperti Kyai Ageng Muhammad Besari bersama istri serta keturunannya Kyai Ilyas bin Muhammad Besari, Kyai Kholifah bin Muhammad Besari, Kanjeng Kyai Bagus Hasan Besari, hingga Kyai Imam Sibaweh bin Kyai Kholifah. Nama-nama itu tercatat memiliki peran penting dalam sejarah pendidikan Islam di Nusantara.

Sejarah menyebut Tegalsari merupakan pusat pendidikan Islam pada abad ke-18 melalui Pesantren Gebang Tinatar yang didirikan Kyai Ageng Muhammad Besari. Pesantren itu kemudian melahirkan banyak intelektual, bangsawan, hingga tokoh politik dari berbagai wilayah, termasuk pujangga besar Jawa Ranggawarsita.

“Komplek makam ini tidak pernah sepi peziarah. Setiap bulan selalu ada rombongan santri yang datang untuk berziarah dan beriktikaf,” ujar Djamaludin, perawat ndalem Ageng Tegalsari, saat ditemui di lokasi

Menurutnya, hari-hari tertentu, terutama menjelang Ramadhan, Maulid Nabi, dan Hari Santri, jumlah peziarah membludak hingga memenuhi area kompleks masjid. “Tradisi ziarah ini menjadi sarana menyambung sanad keilmuan dan napak tilas perjuangan para ulama,” katanya.

Peringatan Hari Santri juga menjadi momentum pembelajaran sejarah bagi generasi muda. Ratusan siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo terlihat mengikuti doa bersama di kompleks makam. Mereka datang usai mengikuti apel Hari Santri di Alun-Alun Ponorogo.

“Kami membawa sekitar 100 siswa dari tingkat SD hingga SMA. Tujuannya agar mereka mengenal lebih dekat perjuangan Mbah Ageng Besari dalam menyiarkan Islam,” kata Venus Ihsa Mukhofi, Wakil Kepala SRT 5 bidang kesiswaan.

Ia menilai ziarah makam ulama tidak hanya mengandung nilai spiritual, tetapi juga pendidikan karakter. “Anak-anak bisa belajar tentang keteladanan, keilmuan, dan perjuangan tokoh agama dalam membangun peradaban,” ujarnya.

Tidak hanya masyarakat umum, makam Tegalsari juga kerap diziarahi tokoh nasional maupun pejabat negara. Tradisi spiritual sekaligus penghormatan terhadap pendiri pesantren ini telah berlangsung turun-temurun.

Hal yang sama diakui Imam Turmudzi, peziarah asal Blitar yang datang bersama rombongannya. “Tegalsari ini salah satu cikal bakal lahirnya pondok pesantren di Indonesia. Sangat wajar jika tempat ini menjadi rujukan ziarah bagi umat Islam,” ucapnya.

Ia menambahkan, ziarah ke makam ulama menjadi bagian dari perjalanan spiritual mereka yang akan dilanjutkan ke sejumlah situs religi lain di Jawa Timur.

Meski berusia ratusan tahun, kompleks Masjid dan Makam Tegalsari terawat dengan baik. Pengelola tetap mempertahankan tradisi serta nilai sejarah yang melekat kuat di lokasi tersebut. “Ini bukan sekadar situs makam, tapi pusat peradaban Islam yang masih hidup hingga kini. Warisan leluhur ini harus terus dirawat agar generasi mendatang tidak kehilangan jejak sejarahnya,” tutur Djamaludin.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang jatuh pada 28 September 2025 serta memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) pada 17 September, PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang. Manajer Humas Daop 7 […]

    Bagikan
  • Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan. Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat […]

    Bagikan
  • Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

    Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah kasus pilu terungkap dalam perkara pencurian sepeda motor di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Tindakan kriminal seorang remaja berusia 15 tahun AIF nekad membawa kabur motor tetangganya. Pelajar SMP tersebut mengaku hendak mencari ibunya di Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko sekaligus jasa penitipan sepeda motor di dekat Terminal Bus […]

    Bagikan
  • Rumah Janda di Ponorogo Roboh Saat Cuaca Cerah, Warga Soroti Aktivitas Tambang Berjarak 30 Meter

    Rumah Janda di Ponorogo Roboh Saat Cuaca Cerah, Warga Soroti Aktivitas Tambang Berjarak 30 Meter

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah rumah milik Kademi, seorang janda warga Dusun Bakalan, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, roboh secara tiba-tiba saat cuaca cerah tanpa disertai angin maupun hujan, minggu (2/8/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah bangunan ambruk. Kademi mengatakan, sebelum rumah roboh ia […]

    Bagikan
  • Fery Sudarsono Raup Dukungan 13 PAC, PDIP Madiun Buka Peluang Untuk Kaum Muda dan Gen Z

    Fery Sudarsono Raup Dukungan 13 PAC, PDIP Madiun Buka Peluang Untuk Kaum Muda dan Gen Z

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Perebutan kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Madiun periode 2025–2030 mulai mengerucut. Dari hasil penjaringan di 15 Pimpinan Anak Cabang (PAC), nama Fery Sudarsono mengantongi dukungan terbanyak dengan 13 usulan. Di posisi kedua, muncul nama Budi Wahono yang memperoleh dukungan tujuh PAC. Keduanya dikenal […]

    Bagikan
  • Memupuk Kesolidan dan Sehat Bersama Pangdam V/Brawijaya

    Memupuk Kesolidan dan Sehat Bersama Pangdam V/Brawijaya

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya Vira Rudy Saladin berolahraga bersama dengan para prajurit, PNS, dan Persit di Kodim 0802/Ponorogo, Rabu (28/5/2025). Olahraga yang dilakukan dengan senam aerobik bersama dimulai pukul 07.00 WIB dan termasuk salah satu kegiatan dalam rangkaian kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya di […]

    Bagikan
expand_less