Berita Terkini
Trending Tags

Tiga Pelaku Perampokan Sadis terhadap Nenek Suminem Ditangkap di Magelang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tiga pelaku Kasus perampokan seorang nenek di Magetan akhirnya tertangkap, Foto : Kusnanto : Sinergia

Sinergia | Magetan – Kasus perampokan dengan disertai kekerasan terhadap seorang nenek di Magetan akhirnya terungkap. Tiga pelaku sempat melarikan diri usai menganiaya korban telah ditangkap polisi.

Tim Satreskrim Polres Magetan menangkap pelaku di salah satu penginapan, Wisma Wongso, Jalan Medang Kamulan, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (6/11/2025) dini hari. Ketiga pelaku diketahui berinisial AJ dan AK, warga Bandar Lampung, serta A asal Serang, Banten.

Penangkapan itu setelah dua hari dilakukan pengejaran intensif, tim gabungan Resmob Polres Magetan berhasil melacak jejak para pelaku melalui hasil penyelidikan di lapangan. Saat penangkapan, ketiganya tidak melakukan perlawanan. Sejumlah barang bukti turut diamankan, meski sebagian hasil rampasan telah dijual pelaku.

Menurut Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra Suprihatin, ketiga pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Magetan.

“Ketiganya sudah diamankan dan sedang kami dalami. Diduga kuat mereka merupakan bagian dari jaringan pelaku kejahatan lintas provinsi,” jelasnya.

Untuk diketahui, kejadian perampokan itu terjadi pada Selasa (4/11/2025) di Desa Temenggungan, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Korban adalah Suminem (65), yang saat itu tengah merapikan daun pisang di halaman rumah. Tiba-tiba sebuah mobil berwarna silver berhenti di depannya, salah satu pelaku turun dan berpura-pura menanyakan alamat seseorang kepadanya.

Tanpa curiga, korban berbaik hati untuk berusaha membantu menunjukkan arah. Namun, pelaku justru menariknya masuk ke mobil dan membawa korban menjauh dari rumah. Dalam perjalanan, para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban serta merampas kalung emas seberat 5 gram dan uang tunai Rp400 ribu.

Detik-detik aksi kejahatan pelaku ini sempat terekam kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi dan menjadi petunjuk utama bagi polisi untuk mengidentifikasi serta mengejar para pelaku.

Korban yang selamat kemudian ditemukan warga di sebuah jalan sepi di Desa Gebyok dalam kondisi luka dan trauma. Ia sempat mendapat perawatan di RS AU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi dan kini telah pulih serta kembali ke rumah.

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap modus kejahatan serupa, terutama yang menyasar lansia.

“Kami imbau warga untuk tidak mudah percaya kepada orang yang berpura-pura menanyakan alamat. Jika situasi terasa mencurigakan, sebaiknya jaga jarak dan segera hubungi pihak berwenang,” tambah Ipda Indra.

Polisi masih mendalami kemungkinan sindikat ini terlibat dalam kasus serupa di wilayah lain di Jawa Timur. Kasus tersebut menjadi peringatan agar masyarakat lebih waspada terhadap tindak kejahatan dengan modus tipu daya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madiun Berkilau, Siap Sambut Pergantian Tahun 2026 di Kota Madiun

    Madiun Berkilau, Siap Sambut Pergantian Tahun 2026 di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tidak ada perayaan kembang api saat peringatan tahun baru 2026 di Kota Maidun. Namun, masyarakat jangan khawatir karena Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan pertunjukan spektakuler. Ya, pameran berbasis digitalisasi dengan tema “Madiun Berkilau” akan disuguhkan pada malam pergantian tahun nanti. “Jadi tema untuk kegiatan malam tahun baru di tahun 2026 […]

    Bagikan
  • Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kondisi fisik sejumlah pasar tradisional milik Pemerintah Kabupaten Madiun kian memprihatinkan. Kerusakan bangunan, terutama pada bagian atap yang telah lapuk, menyebabkan kebocoran dan mengganggu aktivitas jual beli para pedagang maupun pengunjung pasar. Salah satu pembeli di Pasar Dolopo mengatakan keprihatinan jika melihat pasar sebagai pusat perekonomian tapi terkesan kumuh dan tidak […]

    Bagikan
  • Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jumlah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Ngawi terus mengalami peningkatan. Hingga Senin (13/1/2025) tercatat sudah ada 714 kasus PMK dengan 91 ekor ternak yang mati akibat wabah tersebut. Meskipun demikian, 381 ekor ternak dilaporkan sudah sembuh dari penyakit ini. “Wabah PMK memang sudah meluas tidak […]

    Bagikan
  • Serapan Anggaran Lambat, Pemkab Magetan Tunda TPP Puluhan OPD, Ini Sebabnya

    Serapan Anggaran Lambat, Pemkab Magetan Tunda TPP Puluhan OPD, Ini Sebabnya

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lambannya realisasi anggaran belanja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juli 2025 berbuntut sanksi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memutuskan menunda pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi puluhan OPD dengan progres serapan anggaran yang dinilai minim. Hingga pertengahan bulan ini, rata-rata realisasi belanja OPD baru mencapai kisaran 40 persen. […]

    Bagikan
  • Sopir Diduga Mengantuk, Bus Peziarah Asal Cilacap Kecelakaan di Tol Ngawi

    Sopir Diduga Mengantuk, Bus Peziarah Asal Cilacap Kecelakaan di Tol Ngawi

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan armada bus kembali terjadi di Kabupaten Ngawi. Bus yang mengangkut rombongan peziarah asal Cilacap Jawa Tengah usai dari Madura Jawa Timur mengalami kecelakaan di ruas tol Ngawi-Solo KM 559 B,  tepatnya masuk Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi pada Selasa Siang (21/1/2025). Bus Riyan Agung […]

    Bagikan
  • Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak […]

    Bagikan
expand_less