Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Target PAD Pariwisata Meleset, Disbudpar Magetan Genjot Retribusi Telaga Sarangan dan Wahyu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 265
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana wisata Telaga Sarangan Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Penerimaan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata Magetan tahun 2025 berada dalam tekanan. Hingga 10 Desember 2025, capaian PAD baru menyentuh 85,19 persen, menyisakan kekurangan sekitar Rp. 3 miliar dari target penuh Rp. 21,186 miliar.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan pun bergerak cepat untuk mengejar sisa waktu 21 hari di penghujung tahun. Sejumlah langkah percepatan dilakukan khususnya di dua destinasi penyumbang retribusi terbesar, yakni Telaga Sarangan dan Telaga Wahyu.

Pejabat Fungsional Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disbudpar Magetan, Didik Kurniawan, menyebut pihaknya sedang memaksimalkan seluruh potensi penerimaan yang ada.

“Target PAD sektor pariwisata tahun ini Rp.21,186 miliar. Sampai 10 Desember, pencapaiannya 85,19 persen. Masih kurang sekitar Rp.3 miliar, dan kami punya waktu 21 hari untuk mengejarnya,” jelas Didik, Jumat (12/12/2025).

Image Not Found
Loket Tiket masuk Telaga Sarangan Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Untuk menggenjot pendapatan, Disbudpar memperpanjang jam kerja petugas pemungut retribusi. Pada hari biasa, petugas kini berjaga mulai 06.30 hingga 22.00 WIB, sementara pada hari libur pelayanan diperpanjang hingga 23.00 bahkan 00.00 WIB. Selain itu, pengecekan tiket juga diperketat melalui penempatan petugas di titik-titik rawan lolosnya wisatawan dari pungutan retribusi.

“Kami menugaskan petugas untuk melakukan pengecekan tambahan di pintu masuk timur dekat Hotel Rejeki dan di pertigaan Dewi. Jika ada pengunjung yang lolos dari gerbang utama atau sisi lain, mereka masih bisa tersaring di titik ini,” ujar Didik.

Langkah ini diharapkan mampu menutup potensi kebocoran pendapatan sekaligus meningkatkan PAD dua destinasi unggulan tersebut. Meski optimis target dapat dikejar, Didik mengakui masih ada tantangan non-teknis, terutama kondisi cuaca yang tidak menentu jelang libur akhir tahun.

“Kami tetap optimis, tetapi faktor cuaca sangat memengaruhi. Karena itu Disbudpar sudah mengeluarkan edaran ke seluruh pengelola destinasi untuk meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi risiko,” tambahnya.

Pihaknya juga menunggu hasil rakor lintas sektor yang akan digelar Polres Magetan, terutama terkait pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. “Arahan dari Bapak Kapolres dan Dandim sangat kami nantikan untuk memastikan kelancaran dan keamanan wisatawan,” ujarnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ibu di Stasiun Madiun, KAI Daop 7 Hadirkan Fashion Batik dan Bazar UMKM

    Hari Ibu di Stasiun Madiun, KAI Daop 7 Hadirkan Fashion Batik dan Bazar UMKM

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemdangan berbeda terlihat di area Stasiun Madiun. Tidak hanya nuansa pernak-pernik Natal dan Tahun Baru, tetapi para model berlengak-lengok di peron stasiun. Ya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperingati Hari Ibu bertepatan dengan masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan menggelar peragaan busana […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Berganti, Penanganan Kasus Strategis Masih Menggantung

    Kajari Magetan Berganti, Penanganan Kasus Strategis Masih Menggantung

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri Magetan kembali terjadi sebelum publik benar-benar mengetahui arah penegakan hukum di daerah ini. Dezi Setiapurnama dipindah ke Kejaksaan Agung hanya dalam hitungan bulan, dan kursinya kini ditempati Pelaksana Tugas (Plt) Kajari, Farhan Zunaedi. Rotasi yang terbilang cepat ini justru menambah daftar tanya publik, terutama terkait kasus […]

    Bagikan
  • Sarasehan BST di Muneng, Bupati Madiun Dorong Warga Perkuat Gotong Royong dan Akses Layanan Publik

    Sarasehan BST di Muneng, Bupati Madiun Dorong Warga Perkuat Gotong Royong dan Akses Layanan Publik

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menyelenggarakan rangkaian Bakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng pada 26–27 November 2025. Program yang menjadi agenda rutin ini diarahkan untuk membuka akses layanan publik langsung ke warga, sekaligus mempertemukan masyarakat dengan pemangku kebijakan tanpa perantara. Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, dan […]

    Bagikan
  • Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

    Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B di Kabupaten Magetan diusulkan mengalami perubahan. Dari sebelumnya sekitar 19.084 hektare sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 8 Tahun 2021, luas LP2B kini diusulkan menjadi sekitar 23.016,51 hektare. Dengan demikian, terdapat usulan penambahan luasan LP2B sekitar 3.932,51 hektare, atau meningkat sekitar 20,61 […]

    Bagikan
  • Sengketa Aset PCNU Kota Madiun Berakhir, Nasib TK Masyitoh Madiun di Ujung Tanduk

    Sengketa Aset PCNU Kota Madiun Berakhir, Nasib TK Masyitoh Madiun di Ujung Tanduk

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 759
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ancaman eksekusi lahan membayangi KB/TK Islam Masyithoh di Jalan Aloon-Aloon Barat, Kota Madiun. Sebanyak 151 siswa terancam kehilangan tempat belajar menyusul putusan hukum yang telah berkekuatan tetap. Sengketa lahan seluas 595 meter persegi itu dimenangkan oleh PCNU Kota Madiun hingga tingkat kasasi. Dengan putusan tersebut, proses eksekusi tinggal menunggu penetapan […]

    Bagikan
  • Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun — Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu (27/4/2025). Seorang bocah laki-laki, RYA (11), siswa kelas IV SD Negeri Tulung, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di bekas galian C milik warga setempat. Kapolsek Saradan, AKP Koco Widodo, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di […]

    Bagikan
expand_less