Berita Terkini
Trending Tags

Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found

Sinergia | Magetan – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan yang sebelumnya santer diberitakan, akhirnya tak muncul di lapangan. Massa yang diklaim mencapai ratusan orang tak terlihat dan memunculkan tanda tanya di publik. Batal, ditunda, atau justru hilang momentum.

Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa absennya aksi bukan karena surutnya semangat. Menurutnya, organisasi memilih langkah berbeda yang dinilai lebih efektif.

Heru menjelaskan bahwa pihaknya memutuskan menarik laporan dari Kejari Magetan karena tengah berlangsung proses peradilan terkait isu yang diadukan. Laporan itu, kata dia, akan dialihkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

“Sekarang sudah masuk proses peradilan, jadi kami menarik laporan dari Kejari Magetan. Kami akan mengajukannya kembali ke Kejati Jatim karena menurut kami itu bisa memberikan dorongan yang lebih kuat,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Perpindahan jalur laporan ini disebut sebagai upaya memperbesar tekanan dan memperluas efeknya. MAKI menilai langkah administratif lebih memberikan dampak dibanding menggelar aksi massa.

Heru menyebut pelaporan ulang tersebut sedang dijadwalkan. “Kemungkinan dilakukan Jumat atau Senin. Kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Kejati Jatim terkait penerimaan berkas,” tambahnya.

Keputusan MAKI tak jadi menggelar aksi di depan Kejari Magetan memunculkan komentar beragam. Sebagian masyarakat menilai rencana demonstrasi itu seperti “kehabisan tekanan sebelum dimulai”. Namun MAKI menegaskan keputusan ini adalah bagian dari strategi, bukan bentuk kemunduran.

Heru memastikan pihaknya akan memberi informasi kepada media saat laporan resmi diajukan. “Nanti pasti kami sampaikan,” tegasnya.

Kini publik menanti apakah langkah yang diklaim memiliki “daya gedor lebih kuat” itu benar-benar memberi dampak hingga tingkat provinsi. Untuk sementara, halaman Kejari Magetan bisa bernapas lega setidaknya hingga MAKI mengeksekusi langkah berikutnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus PSU diusut Kejari, Puluhan Pengembang Buru-Buru Urus Alih Aset ke Pemkot Madiun

    Kasus PSU diusut Kejari, Puluhan Pengembang Buru-Buru Urus Alih Aset ke Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun kini tengah mengusut perkara penyalahgunaan prasarana, sarana, utilitas umum (PSU) perumahan. Rupanya hal itu berdampak luas bagi para pengembang perumahan di Kota Madiun.  Bahkan satu per satu pengembang perumahan mulai mengurus penyerahan aset PSU ke Pemkot Madiun. Sesuai data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman […]

    Bagikan
  • Forkopimda Tinjau Pos Nataru dan Gereja, Bupati Madiun Tekankan Sinergi dan Kondusifitas

    Forkopimda Tinjau Pos Nataru dan Gereja, Bupati Madiun Tekankan Sinergi dan Kondusifitas

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun meninjau sejumlah pos pengamanan dan gereja menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Rabu (24/12/2025). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah. Peninjauan yang dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto memulai dari […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Pastikan PBB Tak Naik, Bunda Nanik: “Jangan Sampai Memberatkan Rakyat”

    Pemkab Magetan Pastikan PBB Tak Naik, Bunda Nanik: “Jangan Sampai Memberatkan Rakyat”

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kabupaten Magetan bisa sedikit bernapas lega. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memastikan tidak akan ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada tahun ini. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti. “Pajak bumi dan bangunan di Magetan nggak naik, mas,” tegas Bunda Nanik, sapaan akrabnya. Menurutnya, […]

    Bagikan
  • Ramai Gerakan “Kibarkan Bendera One Piece” Jelang HUT RI ke-80, Ada Apa ?

    Ramai Gerakan “Kibarkan Bendera One Piece” Jelang HUT RI ke-80, Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, media sosial dihebohkan dengan seruan yang tak biasa: ajakan untuk mengibarkan bendera bajak laut dari serial anime One Piece, alih-alih Sang Saka Merah Putih. Ajakan tersebut mencuat di berbagai platform seperti Instagram dan X (dulu Twitter), dan salah satu unggahan yang paling mencolok datang […]

    Bagikan
  • Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak […]

    Bagikan
  • Was – Was , Warga Pomahan Minta Sukar Jalani Pengobatan Sebelum Kembali

    Was – Was , Warga Pomahan Minta Sukar Jalani Pengobatan Sebelum Kembali

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, masih diliputi rasa was-was pasca peristiwa tragis pembunuhan pasangan suami istri Kaseno dan Sarilah oleh anak kandungnya sendiri, Sukar. Pantauan Kamis (25/09/2025), warga terus berdatangan untuk takziah ke rumah duka. Meski suasana duka masih terasa, kecemasan masyarakat belum mereda. Mereka khawatir Sukar yang diduga […]

    Bagikan
expand_less