Berita Terkini
Trending Tags

Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Polisi tidak hanya berhasil membekuk tiga pelaku utama pembobolan ATM BNI di Indomaret FL 71, Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, tetapi juga mengamankan beragam barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku.

Peralatan Pembobolan ATM

Barang bukti utama mencakup peralatan teknis berbahaya yang digunakan pelaku untuk menjebol mesin ATM dari dalam bangunan. Berikut rinciannya:
• 1 unit mesin ATM BNI dalam kondisi rusak parah
• 1 tabung gas LPG 3 kg warna hijau
• 1 tabung oksigen 2000 ML warna putih
• 1 set alat las, terdiri dari blender las dan dua selang berwarna hijau dan merah
• 4 kotak kaset tempat uang ATM dalam keadaan rusak
• 1 buah tangga bambu, digunakan untuk memanjat tembok bagian belakang minimarket
• 2 lembar potongan galvalum (spandek) dan 1 buah pecahan plafon asbes, sisa dari proses pembobolan plafon
• 3 botol air mineral, diduga digunakan untuk menyiram mesin ATM agar uang tidak terbakar saat dilas
• 1 buah gembok warna silver dan 1 buah ram besi
• 1 buah flashdisk berisi rekaman CCTV dari Indomaret FL 71

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menjelaskan bahwa pelaku bekerja dengan rapi dan penuh perhitungan. Mereka membawa alat-alat sendiri, menyamar sebagai pembeli saat survei lokasi, dan melakukan pembobolan di waktu sepi, yakni dini hari.

“Para pelaku tidak hanya merusak ATM, tapi juga berusaha meminimalkan kerusakan uang dengan menyiram mesin saat pengelasan. Ini menunjukkan pengalaman mereka dalam tindak pidana serupa,” ujar AKBP Raden Erik.

Barang Bukti dari Tersangka : Mengungkap Gaya Hidup Usai Kejahatan

Setelah berhasil membobol ATM dan membawa kabur uang tunai ratusan juta rupiah, para pelaku langsung membelanjakan hasil kejahatannya. Dari tangan tersangka, polisi menyita:
Dari tersangka Dedi Irawan (44 tahun):
• Uang tunai Rp3.049.000
• 1 handphone Samsung Galaxy A06 silver
• 2 jam tangan mewah merk Alexandre Christie (warna hitam dan emas)
• 1 kotak jam Alexandre Christie + paperbag
• 1 buah sprei Lady Rose motif segitiga (barang baru)
• Kaos UNDER ARMOUR warna kuning
Dari tersangka Yan Parta Wijaya (37 tahun):
• Uang tunai Rp1.234.000
• 1 handphone Vivo Y19s putih
• Kaos merk Gucci
• Dua celana merek Oxyone dan Lois
Dari tersangka Riyan Aditya (24 tahun):
• Uang tunai Rp6.095.000
• 1 mobil Toyota Kijang Innova warna silver, nopol BN 1756 PJ
• STNK atas nama MARYATI, warga Pangkal Pinang
• 1 handphone Vivo Y03t hitam
• 1 cincin emas seberat 2,5 gram
• 1 kartu e-money dan dusbook handphone

Total uang tunai yang disita dari ketiga tersangka mencapai lebih dari Rp10 juta, belum termasuk nilai kendaraan, logam mulia, dan barang bermerek yang mereka beli pasca-aksi.

Hasil Kejahatan untuk Gaya Konsumtif

Dari barang bukti yang disita, terlihat jelas bahwa para pelaku langsung menggunakan uang hasil kejahatan untuk memenuhi gaya hidup konsumtif—mulai dari jam tangan mahal, pakaian bermerek, hingga logam mulia dan kendaraan.

Kapolres Magetan menambahkan bahwa pola ini umum dijumpai pada kejahatan terorganisir lintas daerah.

“Setelah aksi, mereka langsung belanja barang-barang baru. Ada kecenderungan memanfaatkan hasil kejahatan untuk menunjukkan prestise sosial. Tapi berapa pun nilainya, semua itu tidak sebanding dengan konsekuensi hukum yang akan mereka jalani,” tandasnya.

Kini, penyidik masih menelusuri ke mana sisa uang Rp649 juta lainnya dibawa lari, termasuk kemungkinan disembunyikan oleh dua pelaku yang masih buron: Andi Lala dan Aldi Wiranata.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapenda Kota Madiun Kejar Realisasi PBB, Kurang Rp. 580 Juta

    Bapenda Kota Madiun Kejar Realisasi PBB, Kurang Rp. 580 Juta

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Meski sudah lewat jatuh tempo pembayaran per 31 September, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus mengejar realisasi Pajak Bumi Bangunan (PBB). Realisasi PBB di Kota Madiun hingga 16 Oktober 2025 menyentuh 97,5 persen dari target tahun ini. Bapenda Kota Madiun menargetkan realisasi PBB bisa tuntas 100 persen bulan depan. […]

    Bagikan
  • Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

    Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masjid Kuno Kuncen atau Masjid Nur Hidayatullah merupakan masjid bersejarah yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman Kota Madiun. Masjid ini memiliki sejarah panjang dalam penyebaran agama Islam di wilayah Madiun. Masjid ini didirikan pada 18 Juli 1568 oleh Pangeran Timur, yang dikenal juga dengan nama Ki Ageng Panembahan Ronggo […]

    Bagikan
  • Okupansi Tembus 148 Persen, KA Bias Jadi Primadona Selama Nataru 2026

    Okupansi Tembus 148 Persen, KA Bias Jadi Primadona Selama Nataru 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tren penggunaan transportasi publik kereta api di wilayah Madiun Raya mengalami lonjakan drastis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat peningkatan layanan KA Lokal Bias (Bandara Adi Sumarmo) selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). ​Hingga penutupan periode libur pada 4 Januari 2026, total […]

    Bagikan
  • Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dalam upaya memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, Polres Magetan menginisiasi Apel Akbar Kebangsaan Buruh yang digelar serentak di dua titik pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan berlangsung di PG Poerwodadi Glodok, Kecamatan Karangrejo, serta di PT. Admira (Alam Damai Mitra Raya), Kecamatan Sukomoro. Ratusan buruh dari masing-masing perusahaan mengikuti apel […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Konsulat India untuk Indonesia kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, membuka peluang beasiswa kuliah untuk warganya. Tak tanggung-tanggung, beasiswa itu bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, dan S3 di India. Tawaran beasiswa ini disampaikan langsung oleh Mr. Manoj Baj, Konsul India […]

    Bagikan
  • Seleksi Direktur Baru Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun, Tiga Kandidat Bersaing Ketat

    Seleksi Direktur Baru Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun, Tiga Kandidat Bersaing Ketat

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaingan memperebutkan kursi Direktur Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun memasuki tahap penentuan. Tiga kandidat yang lolos seleksi tiga besar menjalani wawancara langsung dengan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), Senin (13/7/2026). Tiga kandidat tersebut adalah Joko Nugroho, Sukoharjono serta Jamaluddin. Dalam wawancara bersama […]

    Bagikan
expand_less