Selasa, 3 Nov 2026
Trending Tags

Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 180
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Polisi tidak hanya berhasil membekuk tiga pelaku utama pembobolan ATM BNI di Indomaret FL 71, Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, tetapi juga mengamankan beragam barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku.

Peralatan Pembobolan ATM

Barang bukti utama mencakup peralatan teknis berbahaya yang digunakan pelaku untuk menjebol mesin ATM dari dalam bangunan. Berikut rinciannya:
• 1 unit mesin ATM BNI dalam kondisi rusak parah
• 1 tabung gas LPG 3 kg warna hijau
• 1 tabung oksigen 2000 ML warna putih
• 1 set alat las, terdiri dari blender las dan dua selang berwarna hijau dan merah
• 4 kotak kaset tempat uang ATM dalam keadaan rusak
• 1 buah tangga bambu, digunakan untuk memanjat tembok bagian belakang minimarket
• 2 lembar potongan galvalum (spandek) dan 1 buah pecahan plafon asbes, sisa dari proses pembobolan plafon
• 3 botol air mineral, diduga digunakan untuk menyiram mesin ATM agar uang tidak terbakar saat dilas
• 1 buah gembok warna silver dan 1 buah ram besi
• 1 buah flashdisk berisi rekaman CCTV dari Indomaret FL 71

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menjelaskan bahwa pelaku bekerja dengan rapi dan penuh perhitungan. Mereka membawa alat-alat sendiri, menyamar sebagai pembeli saat survei lokasi, dan melakukan pembobolan di waktu sepi, yakni dini hari.

“Para pelaku tidak hanya merusak ATM, tapi juga berusaha meminimalkan kerusakan uang dengan menyiram mesin saat pengelasan. Ini menunjukkan pengalaman mereka dalam tindak pidana serupa,” ujar AKBP Raden Erik.

Barang Bukti dari Tersangka : Mengungkap Gaya Hidup Usai Kejahatan

Setelah berhasil membobol ATM dan membawa kabur uang tunai ratusan juta rupiah, para pelaku langsung membelanjakan hasil kejahatannya. Dari tangan tersangka, polisi menyita:
Dari tersangka Dedi Irawan (44 tahun):
• Uang tunai Rp3.049.000
• 1 handphone Samsung Galaxy A06 silver
• 2 jam tangan mewah merk Alexandre Christie (warna hitam dan emas)
• 1 kotak jam Alexandre Christie + paperbag
• 1 buah sprei Lady Rose motif segitiga (barang baru)
• Kaos UNDER ARMOUR warna kuning
Dari tersangka Yan Parta Wijaya (37 tahun):
• Uang tunai Rp1.234.000
• 1 handphone Vivo Y19s putih
• Kaos merk Gucci
• Dua celana merek Oxyone dan Lois
Dari tersangka Riyan Aditya (24 tahun):
• Uang tunai Rp6.095.000
• 1 mobil Toyota Kijang Innova warna silver, nopol BN 1756 PJ
• STNK atas nama MARYATI, warga Pangkal Pinang
• 1 handphone Vivo Y03t hitam
• 1 cincin emas seberat 2,5 gram
• 1 kartu e-money dan dusbook handphone

Total uang tunai yang disita dari ketiga tersangka mencapai lebih dari Rp10 juta, belum termasuk nilai kendaraan, logam mulia, dan barang bermerek yang mereka beli pasca-aksi.

Hasil Kejahatan untuk Gaya Konsumtif

Dari barang bukti yang disita, terlihat jelas bahwa para pelaku langsung menggunakan uang hasil kejahatan untuk memenuhi gaya hidup konsumtif—mulai dari jam tangan mahal, pakaian bermerek, hingga logam mulia dan kendaraan.

Kapolres Magetan menambahkan bahwa pola ini umum dijumpai pada kejahatan terorganisir lintas daerah.

“Setelah aksi, mereka langsung belanja barang-barang baru. Ada kecenderungan memanfaatkan hasil kejahatan untuk menunjukkan prestise sosial. Tapi berapa pun nilainya, semua itu tidak sebanding dengan konsekuensi hukum yang akan mereka jalani,” tandasnya.

Kini, penyidik masih menelusuri ke mana sisa uang Rp649 juta lainnya dibawa lari, termasuk kemungkinan disembunyikan oleh dua pelaku yang masih buron: Andi Lala dan Aldi Wiranata.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • BGN Ancam Suspend Dapur MBG yang Tak Libatkan Minimal 15 Supplier Lokal

    BGN Ancam Suspend Dapur MBG yang Tak Libatkan Minimal 15 Supplier Lokal

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan akan menindak tegas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak melibatkan sedikitnya 15 supplier lokal dalam penyediaan bahan pangan. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, saat menghadiri kegiatan Sinergi Ekonomi Kerakyatan Strategi Pemberdayaan Peternakan dan Usaha Mikro dalam Mendukung Program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • Petugas Parkir Disebut Wajah Pemkab Madiun, Bupati Minta Pelayanan Ramah dan Santun

    Petugas Parkir Disebut Wajah Pemkab Madiun, Bupati Minta Pelayanan Ramah dan Santun

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai membenahi pelayanan parkir dengan membina puluhan juru parkir di bawah naungan Dinas Perhubungan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, petugas parkir merupakan representasi wajah pemerintah yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Kegiatan pembinaan tersebut digelar di Madiun pada Selasa (19/5/2026) dan diikuti sekitar 70 petugas parkir. Acara juga dihadiri […]

    Bagikan
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Madiun

    Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Madiun

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kurang dari 24 jam setelah penemuan seorang bayi laki-laki yang dibuang di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun berhasil mengamankan terduga pelaku pada Selasa malam (15/4/2025). Pelaku yang diketahui berinisial Y (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. […]

    Bagikan
  • Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Bupati Ajak Warga Perkuat Inovasi dan Kolaborasi demi Madiun Bersahaja

    Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Bupati Ajak Warga Perkuat Inovasi dan Kolaborasi demi Madiun Bersahaja

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menjadikan peringatan Hari Jadi ke-458 sebagai momentum untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam pembangunan daerah. Semangat tersebut dinilai menjadi kunci mewujudkan visi Kabupaten Madiun Bersahaja, yakni masyarakat yang bersih, sehat, dan sejahtera, sekaligus menjawab tantangan pembangunan di era digital. Upacara peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun digelar di […]

    Bagikan
  • Diduga Mengantuk, Dump Truk Hantam Pohon di Jalur Nasional Madiun, Sopir Terjepit di Kabin

    Diduga Mengantuk, Dump Truk Hantam Pohon di Jalur Nasional Madiun, Sopir Terjepit di Kabin

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur nasional Kota Madiun arah Ponorogo, tepatnya di Jalan MT Haryono, Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 03.45 WIB. Sebuah dump truk Mitsubishi warna putih biru dengan nomor polisi AE-8950-SM menabrak pohon di tepi jalan hingga membuat pengemudinya terjepit di dalam kabin. Pengemudi truk diketahui berinisial RBP, warga […]

    Bagikan
  • Dua Kasus DBD di Patihan, Dinkes Kota Madiun Lakukan Fogging dan Edukasi 3M Plus photo_camera 3

    Dua Kasus DBD di Patihan, Dinkes Kota Madiun Lakukan Fogging dan Edukasi 3M Plus

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun melakukan fogging di wilayah Kelurahan Patihan Kecamatan Manguharjo pada Selasa (10/3/2026). Hal ini setelah ditemukan dua kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di satu lingkungan yang sama. Tindakan ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk memutus rantai penularan penyakit yang disebabkan oleh […]

    Bagikan
expand_less