Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 561
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pendakian tektok via Cemoro Sewu Magetan ditutup sementara karena cuaca ekstrem. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, kembali dibatasi akibat kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Mulai Jumat malam (23/1/2026) lalu, pendakian dengan sistem tektok resmi dihentikan sementara oleh pengelola.

Keputusan tersebut diambil setelah kawasan pegunungan Lawu diselimuti hujan lebat, angin kencang, dan kabut pekat yang mengurangi jarak pandang secara signifikan. Pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa pola cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pendaki.

Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menjelaskan bahwa penutupan jalur bagi pendaki tektok merupakan langkah antisipasi. Menurutnya, evaluasi rutin kondisi cuaca menunjukkan kenaikan risiko yang tidak bisa diabaikan.

“Kami menghentikan sementara aktivitas tektok sejak tadi malam karena situasi di lapangan tidak mendukung,” kata Mulyadi saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

Ia menilai bahwa pendakian tektok yang mengharuskan pendaki naik dan turun dalam satu hari lebih rentan terhadap bahaya saat cuaca buruk. Pendaki cenderung membawa logistik minimal, sehingga potensi kelelahan hingga hipotermia meningkat jika kondisi memburuk di tengah perjalanan.

“Dengan perlengkapan terbatas, risiko tersesat atau mengalami gangguan fisik jauh lebih besar ketika cuaca tidak stabil,” ujarnya.

Meski pendakian tektok dihentikan, jalur Cemoro Sewu tetap dibuka secara terbatas bagi pendaki yang melakukan sistem camp. Pengelola mensyaratkan perlengkapan lengkap, mulai dari pakaian hangat, tenda, logistik memadai, hingga lampu penerangan.

“Pendaki yang bermalam masih kami perbolehkan, asalkan peralatannya sesuai standar dan semua aturan keselamatan dipenuhi,” terang Mulyadi.

Pengelola juga mengingatkan calon pendaki untuk selalu mengecek informasi cuaca terbaru sebelum berangkat. Selain itu, pendaki diminta mengukur kemampuan fisik dan tidak memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan, mengingat cuaca Gunung Lawu kerap berubah secara cepat dan ekstrem.

Mulyadi menegaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku sementara. Pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan cuaca dan membuka kembali jalur tektok apabila situasi dinilai aman.

“Begitu cuaca kembali normal, jalur tektok bisa kami operasikan lagi,” katanya.

Dengan kebijakan ini, Perhutani berharap para pendaki dapat memprioritaskan keselamatan, mematuhi aturan, dan tetap waspada terhadap potensi kondisi darurat di kawasan Gunung Lawu. (Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik! Warga Ponorogo Bayar Pajak Pakai Pisang Cavendish

    Unik! Warga Ponorogo Bayar Pajak Pakai Pisang Cavendish

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –  Suasana Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo tampak berbeda Rabu (03/09/2025). Warga berbondong-bondong memanen pisang cavendish dari pekarangan rumah mereka. Pisang hasil panen itu bukan hanya untuk konsumsi, melainkan menjadi cara unik mereka melunasi kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB P2). Pisang yang sudah dipetik kemudian ditimbang di balai desa. Setiap kilogram […]

    Bagikan
  • Motor Tabrak Pohon Pinggir Jalan, 2 Orang Terkapar di Jalan Raya Madiun – Ponorogo

    Motor Tabrak Pohon Pinggir Jalan, 2 Orang Terkapar di Jalan Raya Madiun – Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Madiun – Ponorogo, tepatnya di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun pada Selasa (8/9/2026) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut dialami oleh PRN (48) warga Desa/Kecamatan Dagangan yang berboncengan dengan HK (53) warga Desa Uteran Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Keduanya dilaporkan meninggal dunia lantaran […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Ring Road Barat Ngawi, Satu Pengendara Tewas di Tempat

    Kecelakaan Maut di Ring Road Barat Ngawi, Satu Pengendara Tewas di Tempat

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ring Road Barat Km 06–07, tepatnya di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, pada Minggu (22/6/2025) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. Insiden tersebut menyebabkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika […]

    Bagikan
  • Camat se-Madiun Lurug Kejari, Klarifikasi Isu Dugaan Pungli Rp. 1,5 Miliar

    Camat se-Madiun Lurug Kejari, Klarifikasi Isu Dugaan Pungli Rp. 1,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seluruh camat se-Kabupaten Madiun bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun, Jumat (2/1/2025). Hal itu untuk memberikan klarifikasi terkait isu dugaan pungutan liar (Pungli) yang menyeret aparatur desa dan kejaksaan. Langkah tersebut dilakukan menyusul beredarnya pemberitaan mengenai dugaan penggalangan dana hingga […]

    Bagikan
  • Tidak Hanya Suap Jual Beli Jabatan, KPK Endus Dugaan Korupsi Lain di Ponorogo

    Tidak Hanya Suap Jual Beli Jabatan, KPK Endus Dugaan Korupsi Lain di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pekan lalu menggemparkan publik. Apalagi, dalam kasus itu, KPK menetapkan 4 tersangka selain Sugiri yakni Agus Pramono, Sekda Ponorogo, dr. Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr. Harjono serta Sucipto, kontraktor atau rekanan proyek. Rupanya, lembaga anti rasuah tersebut […]

    Bagikan
  • Enam WBP Risiko Tinggi Lapas Madiun Dipindahkan ke Surabaya

    Enam WBP Risiko Tinggi Lapas Madiun Dipindahkan ke Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Lapas Kelas I Madiun mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan. Enam warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan kategori risiko tinggi resmi dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya pada Sabtu (23/08/2025). Proses pemindahan berlangsung di bawah pengawalan ketat petugas, dengan prosedur pengamanan dijalankan sesuai standar operasional. Kepala KPLP […]

    Bagikan
expand_less