Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 50
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pendakian tektok via Cemoro Sewu Magetan ditutup sementara karena cuaca ekstrem. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, kembali dibatasi akibat kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Mulai Jumat malam (23/1/2026) lalu, pendakian dengan sistem tektok resmi dihentikan sementara oleh pengelola.

Keputusan tersebut diambil setelah kawasan pegunungan Lawu diselimuti hujan lebat, angin kencang, dan kabut pekat yang mengurangi jarak pandang secara signifikan. Pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa pola cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pendaki.

Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menjelaskan bahwa penutupan jalur bagi pendaki tektok merupakan langkah antisipasi. Menurutnya, evaluasi rutin kondisi cuaca menunjukkan kenaikan risiko yang tidak bisa diabaikan.

“Kami menghentikan sementara aktivitas tektok sejak tadi malam karena situasi di lapangan tidak mendukung,” kata Mulyadi saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

Ia menilai bahwa pendakian tektok yang mengharuskan pendaki naik dan turun dalam satu hari lebih rentan terhadap bahaya saat cuaca buruk. Pendaki cenderung membawa logistik minimal, sehingga potensi kelelahan hingga hipotermia meningkat jika kondisi memburuk di tengah perjalanan.

“Dengan perlengkapan terbatas, risiko tersesat atau mengalami gangguan fisik jauh lebih besar ketika cuaca tidak stabil,” ujarnya.

Meski pendakian tektok dihentikan, jalur Cemoro Sewu tetap dibuka secara terbatas bagi pendaki yang melakukan sistem camp. Pengelola mensyaratkan perlengkapan lengkap, mulai dari pakaian hangat, tenda, logistik memadai, hingga lampu penerangan.

“Pendaki yang bermalam masih kami perbolehkan, asalkan peralatannya sesuai standar dan semua aturan keselamatan dipenuhi,” terang Mulyadi.

Pengelola juga mengingatkan calon pendaki untuk selalu mengecek informasi cuaca terbaru sebelum berangkat. Selain itu, pendaki diminta mengukur kemampuan fisik dan tidak memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan, mengingat cuaca Gunung Lawu kerap berubah secara cepat dan ekstrem.

Mulyadi menegaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku sementara. Pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan cuaca dan membuka kembali jalur tektok apabila situasi dinilai aman.

“Begitu cuaca kembali normal, jalur tektok bisa kami operasikan lagi,” katanya.

Dengan kebijakan ini, Perhutani berharap para pendaki dapat memprioritaskan keselamatan, mematuhi aturan, dan tetap waspada terhadap potensi kondisi darurat di kawasan Gunung Lawu. (Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak SMP Dianiaya Karena Diduga Curi Velg Truk, Aktivis Desak Penegakan Hukum

    Anak SMP Dianiaya Karena Diduga Curi Velg Truk, Aktivis Desak Penegakan Hukum

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap seorang pelajar SMP di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan menyita perhatian publik. Setelah rekaman video kekerasan itu beredar luas, sejumlah aktivis menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada korban yang menjalani perawatan di rumah sakit. Insiden terjadi pada Kamis malam (27/11/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Tiga remaja […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui pemantauan rutin dan pendampingan lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pengukuran tinggi badan anak di posyandu menjadi indikator utama pemantauan setiap bulan. “Stunting itu fokus utamanya tinggi badan […]

    Bagikan
  • KPK Temukan 2 Mobil Mewah di Rumah dr. Yunus Mahatma

    KPK Temukan 2 Mobil Mewah di Rumah dr. Yunus Mahatma

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penggeledahan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah tersangka dr. Yunus Mahatma di Jalan Sumatera No. 17 di Kelurahan Madiun Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Kamis (13/11/2025).  Dari pantauan di lokasi, sejumlah orang turut dimintai keterangan oleh tim penyidik KPK di dalam rumah 2 lantai itu. Penggeledahan ini tindak […]

    Bagikan
  • Dapur Nenek Wiji Roboh Akibat Diterpa Hujan Lebat

    Dapur Nenek Wiji Roboh Akibat Diterpa Hujan Lebat

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah dapur milik warga lanjut usia di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, roboh akibat diguyur hujan lebat pada Jumat (11/4/2025) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Bangunan yang ambruk merupakan dapur milik Wiji (72), seorang lansia yang tinggal seorang diri. Saat insiden terjadi, cuaca di […]

    Bagikan
  • Korban Pembunuhan Dimakamkan Satu Liang Lahat, Polisi Dalami Kejiwaan Anak Pelaku

    Korban Pembunuhan Dimakamkan Satu Liang Lahat, Polisi Dalami Kejiwaan Anak Pelaku

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana duka menyelimuti pemakaman pasangan suami istri, Kaseno (65) dan Sarilah (60), korban pembunuhan oleh anak kandungnya sendiri di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Keduanya dimakamkan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seledok pada Selasa (23/09/2025) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelumnya, jenazah kedua korban sempat menjalani proses […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Tingkatkan Kesehatan Lansia Lewat Senam Bersama, Target Angka Harapan Hidup Capai 80 Tahun

    Pemkot Madiun Tingkatkan Kesehatan Lansia Lewat Senam Bersama, Target Angka Harapan Hidup Capai 80 Tahun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP-PA) berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia). Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan senam lansia tingkat kota yang digelar di Alun-Alun Kota Madiun, Jumat (31/10/2025). Kegiatan yang diikuti sekitar 2.000 peserta […]

    Bagikan
expand_less