Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 234
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pendakian tektok via Cemoro Sewu Magetan ditutup sementara karena cuaca ekstrem. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, kembali dibatasi akibat kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Mulai Jumat malam (23/1/2026) lalu, pendakian dengan sistem tektok resmi dihentikan sementara oleh pengelola.

Keputusan tersebut diambil setelah kawasan pegunungan Lawu diselimuti hujan lebat, angin kencang, dan kabut pekat yang mengurangi jarak pandang secara signifikan. Pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa pola cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pendaki.

Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menjelaskan bahwa penutupan jalur bagi pendaki tektok merupakan langkah antisipasi. Menurutnya, evaluasi rutin kondisi cuaca menunjukkan kenaikan risiko yang tidak bisa diabaikan.

“Kami menghentikan sementara aktivitas tektok sejak tadi malam karena situasi di lapangan tidak mendukung,” kata Mulyadi saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

Ia menilai bahwa pendakian tektok yang mengharuskan pendaki naik dan turun dalam satu hari lebih rentan terhadap bahaya saat cuaca buruk. Pendaki cenderung membawa logistik minimal, sehingga potensi kelelahan hingga hipotermia meningkat jika kondisi memburuk di tengah perjalanan.

“Dengan perlengkapan terbatas, risiko tersesat atau mengalami gangguan fisik jauh lebih besar ketika cuaca tidak stabil,” ujarnya.

Meski pendakian tektok dihentikan, jalur Cemoro Sewu tetap dibuka secara terbatas bagi pendaki yang melakukan sistem camp. Pengelola mensyaratkan perlengkapan lengkap, mulai dari pakaian hangat, tenda, logistik memadai, hingga lampu penerangan.

“Pendaki yang bermalam masih kami perbolehkan, asalkan peralatannya sesuai standar dan semua aturan keselamatan dipenuhi,” terang Mulyadi.

Pengelola juga mengingatkan calon pendaki untuk selalu mengecek informasi cuaca terbaru sebelum berangkat. Selain itu, pendaki diminta mengukur kemampuan fisik dan tidak memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan, mengingat cuaca Gunung Lawu kerap berubah secara cepat dan ekstrem.

Mulyadi menegaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku sementara. Pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan cuaca dan membuka kembali jalur tektok apabila situasi dinilai aman.

“Begitu cuaca kembali normal, jalur tektok bisa kami operasikan lagi,” katanya.

Dengan kebijakan ini, Perhutani berharap para pendaki dapat memprioritaskan keselamatan, mematuhi aturan, dan tetap waspada terhadap potensi kondisi darurat di kawasan Gunung Lawu. (Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Monyet Legendaris Warung Puncak Gunung Lawu, Keluarga Mbok Yem Upayakan Temon Kembali

    Monyet Legendaris Warung Puncak Gunung Lawu, Keluarga Mbok Yem Upayakan Temon Kembali

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kepergian Mbok Yem, pemilik warung legendaris di puncak Gunung Lawu, meninggalkan sosok monyet jantan bernama Temon, hewan peliharaan yang setia menemani beliau selama bertahun-tahun. Kini, pasca wafatnya Mbok Yem pada 23 April 2025 lalu, keberadaan Temon justru menjadi sumber polemik. Monyet yang selama ini menjadi daya tarik para pendaki di […]

    Bagikan
  • APBDes Tahun 2021-2024 Dilaporkan Kejaksaan, Kades Simo : Fitnah Itu, SPJ Sudah Diaudit Inspektorat

    APBDes Tahun 2021-2024 Dilaporkan Kejaksaan, Kades Simo : Fitnah Itu, SPJ Sudah Diaudit Inspektorat

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pengelolaan anggaran keuangan di Desa Simo Kec Balerejo Kab Madiun kabar terkini dilaporkan ke penyidik Kejaksaan. Anggaran keuangan desa yang sudah masuk ke meja penyidik mulai APBDes tahun 2021 hingga 2024. Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel ) Kejaksaan Negeri Kab Madiun, Achmad Wahyudi, saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi pelaporan kasus […]

    Bagikan
  • Diproyeksikan Sejak 2019, Pembangunan Gedung Fraksi DPRD Madiun Telan Anggaran Rp. 6,5 Miliar

    Diproyeksikan Sejak 2019, Pembangunan Gedung Fraksi DPRD Madiun Telan Anggaran Rp. 6,5 Miliar

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pembangunan gedung fraksi DPRD Kabupaten Madiun resmi dimulai setelah tertunda selama enam tahun sejak Detail Engineering Design (DED) disusun pada 2019. Proyek senilai Rp. 6,5 miliar itu dikerjakan oleh CV Jati Asli dan ditargetkan rampung pada 29 Desember 2025. Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Satu Keluarga di Magetan Alami Kecelakaan di Simpang Tiga Totok Maospati

    Satu Keluarga di Magetan Alami Kecelakaan di Simpang Tiga Totok Maospati

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu keluarga terjadi di Jalan Raya Maospati–Magetan, kawasan Simpang Tiga Totok, Kabupaten Magetan, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Insiden ini membuat tiga orang harus mendapat perawatan medis. Peristiwa tersebut menimpa Nailul Muzakki (27) asal Desa Ginuk, Kecamatan Karas, yang berboncengan dengan Regiana Septiana Darawanti (26) dan […]

    Bagikan
  • Konflik Kian Memanas, Ketua dan Sekretaris PKB Magetan Dilaporkan ke Polisi

    Konflik Kian Memanas, Ketua dan Sekretaris PKB Magetan Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan di internal tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan tampaknya terus meningkat. Perselisihan yang muncul antara pengurus DPC dengan salah satu kadernya, Nur Wakhid atau yang akrab disapa Gus Wahid, kini berujung pada pelaporan pidana. Kuasa hukum Nur Wakhid, Sumadi, dengan resmi melaporkan Ketua dan Sekretaris DPC PKB Magetan ke […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo di Hong Kong yang diduga ditahan karena keterlibatan dalam pencucian uang, mendapat perhatian dari DPRD Ponorogo. Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menilai kejadian tersebut menjadi alarm penting bahwa pembekalan bagi calon pekerja migran masih perlu diperkuat sebelum diberangkatkan ke negara penempatan. Ribut […]

    Bagikan
expand_less