Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Koordinasi Pemkot Madiun perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting. Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui pemantauan rutin dan pendampingan lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pengukuran tinggi badan anak di posyandu menjadi indikator utama pemantauan setiap bulan.

“Stunting itu fokus utamanya tinggi badan yang tidak sesuai standar usia. Berat badan memang bukan indikator utama, tetapi jika rendah bisa mengarah pada stunting. Jadi semuanya tetap kami awasi,” ungkap Denik.

Dinkes meminta kader posyandu aktif menelusuri anak-anak yang absen saat penimbangan untuk memastikan kondisi mereka. Intervensi diberikan sesuai penyebab, mulai dari penanganan penyakit, pendampingan pola asuh, hingga edukasi pengolahan makanan bagi orang tua melalui tim pendamping keluarga.

Untuk itu penanganan stunting memerlukan kolaborasi banyak pihak. Jika penyebabnya terkait kondisi rumah, seperti lingkungan lembap atau tidak layak, Dinkes berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Perkim. “Isu stunting tidak mungkin ditangani satu instansi. Harus ada kerja sama lintas sektor,” katanya.

Berdasarkan data Agustus 2025, terdapat 393 anak yang masuk kategori stunting. Saat ini pihaknya melakukan pembaruan data untuk November–Desember dengan pemetaan lebih rinci menurut usia, wilayah, dan tingkat risiko. “Yang akan kami tangani bukan hanya yang sudah stunting, tetapi juga anak yang menunjukkan masalah gizi,” tambahnya.

Ia juga menyebut mobilitas penduduk tinggi sebagai tantangan. Banyak warga ber-KTP Kota Madiun yang sering berpindah tempat tinggal. “Kadang saat sehat mereka tinggal di luar kota, tetapi ketika sakit atau mengalami stunting baru kembali,” ujarnya. Tantangan lain adalah pola asuh yang keliru dan masih adanya wilayah dengan sanitasi kurang baik. “Pola asuh ini yang paling sulit. Masih ada anggapan bahwa anak gemuk pasti sehat, padahal tidak selalu begitu,” jelasnya.

Untuk memastikan upaya berjalan maksimal, penguatan peran kader menjadi fokus selanjutnya. Mereka harus mampu mendampingi sejak masa pra-nikah, kehamilan, menyusui, hingga masa balita. “Pendampingan sudah berjalan, tapi harus lebih intensif. Kader harus membimbing ibu-ibu yang pola asuhnya belum tepat,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan stunting pada 2027. “Kalau bisa, Insyaallah 2027 bebas stunting. Tapi tentu harus sesuai indikator,” ujarnya.

Maidi memastikan seluruh anak yang teridentifikasi mengidap stunting akan mendapat perhatian penuh. Ia siap turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal. “Anak-anak yang stunting tahun ini akan kami tangani serius. Saya lihat sendiri apa kekurangannya,” tegasnya.

Ia juga menjanjikan penghargaan bagi kader jika target bebas stunting tercapai. “Saya beri waktu satu tahun. Kalau 2027 bisa bebas stunting, kader akan saya beri reward,” ujarnya.

Lebih jauh, penuntasan stunting masuk dalam target besar Pemkot Madiun. “Target 2027 itu zero sampah, zero stunting, pengangguran habis, dan kemiskinan tidak ada,” kata Maidi.

Ia menutup dengan penegasan bahwa pencapaian target bukan sekadar angka, tetapi bentuk tanggung jawab pemerintah. “Kalau ada laporan, berarti ada tugas yang harus diselesaikan. Karena itu 2027 harus bisa. Dalam setahun ini kita kejar,” pungkasnya. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Kayu Jati Diduga Ilegal Disita di Madiun, Tiga Orang Diamankan

    Puluhan Kayu Jati Diduga Ilegal Disita di Madiun, Tiga Orang Diamankan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Petugas gabungan Polisi Hutan Mobile Perum Perhutani KPH Madiun bersama Satreskrim Polres Madiun menyita 43 batang kayu jati ilegal di Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (18/11/2025) lalu. Sejumlah kayu berbentuk persegi dan gelondongan itu diangkut menggunakan satu unit truk dengan nomor polisi AD 8373 MA. Tiga orang yang berada […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Longsor di Desa Suluk Madiun, Empat Titik Tutup Jalan Desa

    Hujan Deras Picu Longsor di Desa Suluk Madiun, Empat Titik Tutup Jalan Desa

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hujan deras pada Senin (30/3/2026) yang mengguyur wilayah Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, memicu tanah longsor di Desa Suluk. Sedikitnya empat titik longsor terjadi di dua dusun dan sempat menutup akses jalan desa pada Senin malam. Pada Selasa (31/3/2026) pagi, warga bersama BPBD serta TNI melakukan kerja bakti guna membersihkan […]

    Bagikan
  • Usai Kebakaran, Loket Pendaftaran Pasien RSUD Caruban Sementara Dipindah ke Ruang Bougenville

    Usai Kebakaran, Loket Pendaftaran Pasien RSUD Caruban Sementara Dipindah ke Ruang Bougenville

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Manajemen RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, memindahkan sementara layanan loket pendaftaran pasien ke Ruang Bougenville setelah kebakaran yang terjadi di ruang pendaftaran sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada pasien tetap berjalan tanpa gangguan. Direktur RSUD Caruban, drg Farid Amirudin, mengatakan pemindahan layanan pendaftaran dilakukan agar proses administrasi pasien baru tetap […]

    Bagikan
  • Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus serangga masuk ke dalam telinga mungkin terdengar sepele, namun masih sering terjadi dan tak jarang membuat panik. Menariknya, kebiasaan masyarakat yang terlalu rajin membersihkan telinga justru bisa memperbesar risiko tersebut. Fenomena ini diungkapkan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL Subsp.N.O (K), dokter spesialis THT dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, saat memberikan […]

    Bagikan
  • PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Se-Kota Madiun Gelar Manasik Haji, Tanamkan Keimanan Sejak Dini

    PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Se-Kota Madiun Gelar Manasik Haji, Tanamkan Keimanan Sejak Dini

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha, sebanyak 639 anak dari 11 lembaga PAUD Aisyiyah se-Kota Madiun mengikuti kegiatan Manasik Haji pada Rabu (04/06/2025) di Pahlawan Religi Center (PRC). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sejak usia dini serta mengenalkan rukun Islam kelima, yaitu menunaikan ibadah haji. Didampingi […]

    Bagikan
  • Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kamar Tidur Warga Siman

    Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kamar Tidur Warga Siman

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Manuk, Kecamatan Siman, Ponorogo, digegerkan dengan penemuan sarang tawon vespa di dalam kamar tidur salah satu rumah warga. Sarang yang berada di lemari kamar milik Dwi Wahyuni itu akhirnya dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo, Senin (22/09/2025) pagi. Keberadaan sarang tersebut baru diketahui setelah Dwi menjadi korban sengatan. Ia […]

    Bagikan
expand_less