Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Koordinasi Pemkot Madiun perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting. Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui pemantauan rutin dan pendampingan lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pengukuran tinggi badan anak di posyandu menjadi indikator utama pemantauan setiap bulan.

“Stunting itu fokus utamanya tinggi badan yang tidak sesuai standar usia. Berat badan memang bukan indikator utama, tetapi jika rendah bisa mengarah pada stunting. Jadi semuanya tetap kami awasi,” ungkap Denik.

Dinkes meminta kader posyandu aktif menelusuri anak-anak yang absen saat penimbangan untuk memastikan kondisi mereka. Intervensi diberikan sesuai penyebab, mulai dari penanganan penyakit, pendampingan pola asuh, hingga edukasi pengolahan makanan bagi orang tua melalui tim pendamping keluarga.

Untuk itu penanganan stunting memerlukan kolaborasi banyak pihak. Jika penyebabnya terkait kondisi rumah, seperti lingkungan lembap atau tidak layak, Dinkes berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Perkim. “Isu stunting tidak mungkin ditangani satu instansi. Harus ada kerja sama lintas sektor,” katanya.

Berdasarkan data Agustus 2025, terdapat 393 anak yang masuk kategori stunting. Saat ini pihaknya melakukan pembaruan data untuk November–Desember dengan pemetaan lebih rinci menurut usia, wilayah, dan tingkat risiko. “Yang akan kami tangani bukan hanya yang sudah stunting, tetapi juga anak yang menunjukkan masalah gizi,” tambahnya.

Ia juga menyebut mobilitas penduduk tinggi sebagai tantangan. Banyak warga ber-KTP Kota Madiun yang sering berpindah tempat tinggal. “Kadang saat sehat mereka tinggal di luar kota, tetapi ketika sakit atau mengalami stunting baru kembali,” ujarnya. Tantangan lain adalah pola asuh yang keliru dan masih adanya wilayah dengan sanitasi kurang baik. “Pola asuh ini yang paling sulit. Masih ada anggapan bahwa anak gemuk pasti sehat, padahal tidak selalu begitu,” jelasnya.

Untuk memastikan upaya berjalan maksimal, penguatan peran kader menjadi fokus selanjutnya. Mereka harus mampu mendampingi sejak masa pra-nikah, kehamilan, menyusui, hingga masa balita. “Pendampingan sudah berjalan, tapi harus lebih intensif. Kader harus membimbing ibu-ibu yang pola asuhnya belum tepat,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan stunting pada 2027. “Kalau bisa, Insyaallah 2027 bebas stunting. Tapi tentu harus sesuai indikator,” ujarnya.

Maidi memastikan seluruh anak yang teridentifikasi mengidap stunting akan mendapat perhatian penuh. Ia siap turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal. “Anak-anak yang stunting tahun ini akan kami tangani serius. Saya lihat sendiri apa kekurangannya,” tegasnya.

Ia juga menjanjikan penghargaan bagi kader jika target bebas stunting tercapai. “Saya beri waktu satu tahun. Kalau 2027 bisa bebas stunting, kader akan saya beri reward,” ujarnya.

Lebih jauh, penuntasan stunting masuk dalam target besar Pemkot Madiun. “Target 2027 itu zero sampah, zero stunting, pengangguran habis, dan kemiskinan tidak ada,” kata Maidi.

Ia menutup dengan penegasan bahwa pencapaian target bukan sekadar angka, tetapi bentuk tanggung jawab pemerintah. “Kalau ada laporan, berarti ada tugas yang harus diselesaikan. Karena itu 2027 harus bisa. Dalam setahun ini kita kejar,” pungkasnya. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Subianto Bicara Soal “Londo Ireng”, Siapa itu ?

    Presiden Prabowo Subianto Bicara Soal “Londo Ireng”, Siapa itu ?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Wartawan = Londo Ireng Londo Ireng sedang viral, menjadi pemberitaan di media mainstream dan pembahasan di media sosial. Frasa ini tiba-tiba populer saat Presiden Prabowo menyampaikan sebagai kiasan saat pidato pada Harlah PKB di Jakarta Convention Center Jumat (24/7/2026) yang lalu. Presiden menyebut ada orang-orang Indonesia seperti wartawan, jurnalis, pengamat dan LSM yang senang mengabdi […]

    Bagikan
  • Dorong Peningkatan Hasil, Bupati Ajak Petani Pakai Pupuk Organik

    Dorong Peningkatan Hasil, Bupati Ajak Petani Pakai Pupuk Organik

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Dalam rangka mewujudkan pertanian sehat dan berkelanjutan, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengajak petani di wilayahnya untuk mulai beralih menggunakan pupuk organik. Langkah ini tidak hanya dianggap lebih ekonomis tetapi juga lebih ramah lingkungan serta meningkatkan kualitas hasil panen. Hal itu diungkapkan Sugiri saat tatap muka dengan kelompok tani di Kelurahan […]

    Bagikan
  • Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Puluhan jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pepanthan Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merayakan Natal lebih awal pada Sabtu (20/12/2025). Perayaan yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” ini berlangsung penuh khidmat, dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang agama […]

    Bagikan
  • Sudah Tiga Kali Bobol ATM, Dua Residivis Diringkus, Kapolres Magetan Peringatkan Buronan Segera Menyerahkan Diri

    Sudah Tiga Kali Bobol ATM, Dua Residivis Diringkus, Kapolres Magetan Peringatkan Buronan Segera Menyerahkan Diri

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dua pelaku pembobolan mesin ATM di Indomaret Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, diketahui merupakan residivis yang telah beraksi sedikitnya tiga kali. Dari hasil pemeriksaan, keduanya sebelumnya pernah melakukan tindak serupa di sejumlah wilayah, dengan lokasi terakhir di Jawa Barat. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkap bahwa para pelaku […]

    Bagikan
  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2027, Fokus pada Ekonomi Inklusif, Pengelolaan Sampah, dan Peningkatan SDM

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2027, Fokus pada Ekonomi Inklusif, Pengelolaan Sampah, dan Peningkatan SDM

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Rabu (29/7/2026). Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah […]

    Bagikan
  • Jumlah Desa Peserta Pilkades Serentak Magetan 2027 Bertambah, Pemkab Siapkan Anggaran Rp. 12 Miliar

    Jumlah Desa Peserta Pilkades Serentak Magetan 2027 Bertambah, Pemkab Siapkan Anggaran Rp. 12 Miliar

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027 mendatang. Selain jumlah desa peserta yang dipastikan bertambah, kebutuhan anggaran yang diusulkan untuk pesta demokrasi tingkat desa tersebut juga mencapai belasan miliar rupiah. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan semula terdapat […]

    Bagikan
expand_less