Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Gencarkan Program Jumingsih, Kang Suyat Tegaskan Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 180
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Program Jumingsih yang dilaksanakan di kawasan Kali Tengah Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan Kota.
Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggencarkan Program JUMINGSIH (Jumat Minggu Bersih) sebagai upaya memperkuat budaya kerja bakti dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pada pelaksanaan Jumat (6/2/2026), kegiatan difokuskan di kawasan Kali Tengah (samping utara Klenteng), Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan Kota.

Program yang melibatkan ASN, TNI, Polri, instansi pemerintah, sekolah, hingga masyarakat umum ini menjadi gerakan rutin yang terus digalakkan Pemkab Magetan sebagai komitmen menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro (Kang Suyat), menegaskan bahwa persoalan sampah tidak akan dapat ditangani hanya oleh pemerintah tanpa peran aktif masyarakat. Menurutnya, kesadaran mengelola sampah harus dimulai dari rumah masing-masing.

“Pemerintah sudah bergerak bersama ASN dan aparat sesuai instruksi pusat, tapi sebanyak apa pun upaya pemerintah tidak akan cukup tanpa keterlibatan masyarakat. Minimal masyarakat harus mulai sadar mengelola sampah di lingkungan terdekatnya,” ujarnya.

Kang Suyat menyebut Pemkab Magetan dalam waktu dekat akan meluncurkan Gerakan Pilah Sampah yang diterapkan mulai dari rumah tangga hingga perkantoran dan sekolah. Sistem pemilahan tersebut dirancang hanya dengan kategori organik (sisa makanan, sayuran, dan limbah rumah tangga lain) dan anorganik (plastik, botol, dan material daur ulang).

“Jika seluruh rumah tangga di Magetan memisahkan sampah organik dan anorganik tanpa terkecuali, maka persoalan sampah bisa teratasi hingga 90 persen,” jelasnya.

Image Not Found
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro (Kang Suyat) ikut terjunlangsung dalam pelaksanaan kerja bakti. Foto : Kusnanto-Sinergia

Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Milang Asri yang disebut sudah berada dalam status darurat menambah urgensi penataan ulang sistem persampahan di Magetan. Pemerintah pusat dan daerah kini tengah memproses pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berskala besar dengan nilai investasi mencapai ratusan miliar rupiah.

“Era TPA sudah lewat. Yang tepat sekarang adalah TPST, dan proses perencanaannya sedang berjalan bersama pemerintah pusat,” kata Kang Suyat.

Untuk kawasan perkotaan, Pemkab juga menyiapkan empat titik rumah kompos tempat pembuangan sampah organik terpilah, guna mengurangi beban TPA hingga 70 persen.

Memasuki musim penghujan, Wakil Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan genangan air terutama di area yang bercampur sampah. Kondisi tersebut berpotensi menjadi sumber penyakit.

“Air yang menggenang dan bercampur sampah adalah kombinasi pemicu penyakit. Karena itu masyarakat harus waspada dan menjaga lingkungannya masing-masing,” tegasnya.

Program JUMINGSIH selama ini tak hanya menjadi agenda rutin kerja bakti, namun juga momentum penguatan budaya gotong royong di masyarakat. Melalui gerakan ini, Pemkab Magetan berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat, terutama dalam menghadapi masalah persampahan yang kian kompleks.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catat 5 Kasus Laka Air, BPBD Madiun Gelar Pelatihan Water Rescue

    Catat 5 Kasus Laka Air, BPBD Madiun Gelar Pelatihan Water Rescue

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menggelar pelatihan Search and Rescue (SAR) khusus water rescue di kawasan Telaga Sarangan, 16–19 September 2025. Kegiatan ini diikuti 51 peserta yang terdiri dari seluruh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menyebut pelatihan ini […]

    Bagikan
  • Berkedok Warung Kopi, Satpol PP Kab Madiun Amankan Satu Wanita PSK Senior

    Berkedok Warung Kopi, Satpol PP Kab Madiun Amankan Satu Wanita PSK Senior

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Ndor/kris
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun kembali menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Kamis (12/2/2026). Hasilnya petugas mengamankan seorang perempuan diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) di kawasan warung Sangen, Kecamatan Geger. Operasi Pekat ini merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Luncurkan SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Pemkab Madiun Luncurkan SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai upaya memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah. Peluncuran dilakukan Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Purnomo Hadi, di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Selasa (05/08/2025). Peluncuran ditandai pelepasan armada pengangkut makanan menuju sekolah-sekolah penerima program. […]

    Bagikan
  • Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sentra kerajinan rebana di Dukuh Jalen, Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah dikenal luas, bahkan hingga ke mancanegara. Berkat kualitas yang unggul, rebana dari desa ini banyak diminati oleh pasar luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, hingga Korea Selatan. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1980 dan kini diteruskan […]

    Bagikan
  • Harkitnas 2025, Ratusan Pesilat 14 Perguruan Guyub Rukun Simbol Kebangkitan Dan Kerukunan

    Harkitnas 2025, Ratusan Pesilat 14 Perguruan Guyub Rukun Simbol Kebangkitan Dan Kerukunan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Selasa (20/05/2025). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dengan cara yang tak biasa. Sebanyak 14 perguruan silat di wilayah itu dilibatkan langsung dalam upacara. Tak sekadar hadir, para pesilat juga mendapat kejutan istimewa. Bupati Madiun Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Ramadan, para petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen yang membawa berkah besar. Permintaan yang meningkat tajam sejak pertengahan Januari membuat harga mawar meroket lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa. Kenaikan harga ini dipicu tradisi masyarakat yang memerlukan bunga mawar untuk ziarah dan berbagai […]

    Bagikan
expand_less