Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- visibility 81
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun mulai menjalani vaksinasi meningitis sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ibadah haji 2026. Vaksinasi dilaksanakan di masing-masing puskesmas dan mulai berjalan sejak pekan ini, Jumat (6/2/2026).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan seluruh calon jemaah sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan istitaah atau memenuhi syarat kesehatan untuk berhaji.
“Jumlah calon jemaah haji Kabupaten Madiun tahun ini sebanyak 458 orang, terdiri dari 452 jemaah reguler, dua pembimbing kloter, tiga Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dan satu Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD),” kata Agung.
Selain itu, terdapat 22 calon jemaah haji cadangan yang disiapkan apabila terdapat tambahan kuota keberangkatan dari Kementerian Agama. CJH cadangan tersebut akan diprioritaskan apabila kuota tambahan diberikan.
Agung menjelaskan, vaksin meningitis merupakan salah satu syarat wajib yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi bagi jemaah haji. Untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun telah menerima distribusi 440 dosis vaksin meningitis dari Kementerian Kesehatan, ditambah sisa stok tahun sebelumnya sebanyak 39 dosis, sehingga total tersedia 479 dosis.
“Vaksinasi meningitis sudah mulai dilaksanakan minggu ini oleh petugas kesehatan di puskesmas. Vaksin telah didistribusikan sejak awal pekan,” ujarnya.
Selain vaksin meningitis, calon jemaah haji juga diwajibkan menerima vaksin polio. Namun pelaksanaannya masih menunggu distribusi vaksin dari Kementerian Kesehatan dan direncanakan dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri.
Ia menambahkan, sebelum vaksinasi dilakukan, petugas kesehatan terlebih dahulu memastikan kondisi jemaah dalam keadaan sehat melalui pemeriksaan tekanan darah serta pengecekan kondisi fisik. Vaksinasi akan ditunda apabila jemaah sedang demam atau mengalami gangguan kesehatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memastikan seluruh tahapan vaksinasi dilakukan untuk menjamin kesehatan dan keselamatan calon jemaah selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Salah satu calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun, Eko Budi Haryanto, mengaku rutin olahraga ringan sebagai upaya persiapan menjalani rangkaian ibadah haji selama 40 hari di tanah suci.
” Ya kalo pagi saya hanya rutin jalan pagi 3-4 kilometer, untuk persiapan aktifitas disana”, ucapnya.
Eko menyebut dirinya mengikuti vaksinasi meningitis sekaligus vaksin influenza sebagai langkah pencegahan penyakit selama di Tanah Suci.
“Ini tadi ikut vaksin meningitis sama influenza untuk pencegahan. Di sana biasanya batuk pilek. Kalau meningitis kan memang wajib,” ujar Eko Budi.(Tova).



- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Kris

