Berita Terkini
Trending Tags

Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hadi Nasirin peternak Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kekhawatiran akan punahnya populasi ayam hutan hijau (Gallus varius) di alam liar, sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Hadi Nasirin (34), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas, sukses menangkarkan ayam endemik khas Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut di pekarangan rumahnya.

Tak banyak yang tahu, sejak tahun 2004, Hadi sudah jatuh hati pada ayam hutan hijau. Bukan sekadar memelihara, ia menaruh perhatian penuh pada upaya pelestarian melalui penangkaran. Bermodal sepasang indukan tangkapan dari alam, pada 2009 ia mulai membudidayakan spesies eksotis ini. Kini, Hadi telah memiliki 12 ekor ayam hasil ternak nya sendiri.

“Yang satu pasangan aktif bertelur, satu lagi masih proses penjodohan. Ayam ini beda, nalurinya masih kuat seperti di alam. Mereka hanya mau bertelur dua kali setahun, maksimal lima butir, dan belum tentu semua menetas,” ungkapnya, Kamis (03/07/2025).

Bagi Hadi, ayam hutan hijau bukan sekadar koleksi. Corak bulunya yang memikat dan suara kokok yang tak bisa ditiru ayam lain, menjadi daya tarik tersendiri. Namun, ia tak menampik bahwa memelihara ayam ini penuh tantangan, apalagi bagi pemula.

“Rawat ayam tangkapan dari alam itu lebih susah. Tapi karena ternakan saya belum bisa penuhi permintaan pasar, kadang masih harus ambil dari alam, meski sudah jarang,” katanya.

Dari segi ekonomi, ayam-ayam Hadi juga punya nilai tinggi. Anakan usia dua bulan dibanderol Rp450 ribu, sedangkan ayam muda bisa mencapai Rp800 ribu tergantung tingkat kejinakan. Bahkan, pernah satu ekor ayam hasil ternaknya laku hingga Rp11 juta.

“Sebulan bisa dapat sekitar Rp2 juta. Alhamdulillah, cukup buat kebutuhan keluarga,” tutur Hadi.

Meski tinggal di pelosok Magetan, pemasaran ayam eksotis Hadi justru merambah hingga luar daerah. Konsumen paling banyak berasal dari wilayah Jawa Barat yang menurutnya memiliki komunitas penghobi ayam hutan cukup besar.

“Kalau di sini masih sepi. Tapi lewat media sosial, saya sering kirim pesanan ke Jawa Barat. Nanti sore juga mau kirim satu ekor ke sana,” ujarnya sambil menunjukkan salah satu ayam jantannya yang berkilau di bawah sinar matahari.

Lebih dari sekadar usaha rumahan, Hadi menyimpan harapan besar atas aktivitasnya: menekan laju kepunahan ayam hutan hijau akibat perburuan liar. Ia mendorong agar semakin banyak peternak yang ikut menjaga kelestarian spesies ini melalui penangkaran.

“Kalau nggak diternak, ya lama-lama habis di alam. Padahal peminatnya tinggi. Malah ayam hutan hijau ini lebih dicari ketimbang ayam hutan merah,” pungkasnya.

Langkah kecil dari pekarangan rumah Hadi kini menjadi kontribusi nyata dalam pelestarian satwa langka. Dari sisa-sisa barang bekas, ia menyulap harapan untuk alam menjadi nyata lewat sayap-sayap ayam hutan hijau yang terus berkembang biak.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Bahkan, dalam peristiwa kali ini turut menyeret sejumlah sepeda motor milik pengunjung yang terjebur ke telaga. Meski demikian, aparat gabungan bergerak cepat untuk melakukan penanganan darurat di lokasi. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah menempatkan […]

    Bagikan
  • Per 15 Januari, HET LPG 3 Kg Naik Jadi Rp 18 Ribu

    Per 15 Januari, HET LPG 3 Kg Naik Jadi Rp 18 Ribu

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pengguna LPG 3 Kilogram (Kg) harus merogoh kocek lebih dalam. Hal itu lantaran harga eceran tertinggi (HET) gas LPG kemasan tabung 3 Kg naik terhitung per 15 Januari 2025. Adapun kenaikan dari Rp 16 ribu menjadi Rp 18 ribu per tabung. Kebijakan itu sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur […]

    Bagikan
  • Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki pertengahan April 2025, proses tender proyek fisik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun belum juga terunggah di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lambatnya pergerakan anggaran disinyalir dipicu oleh penyesuaian efisiensi belanja daerah yang kini tengah dilakukan. Kepala DPUPR Kabupaten Madiun, Gunawi, menegaskan bahwa program pembangunan […]

    Bagikan
  • Viral, Wahana Bianglala Karatan hingga Salah Satu Penyangga Terlepas

    Viral, Wahana Bianglala Karatan hingga Salah Satu Penyangga Terlepas

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi wahana komidi putar di pasar malam Alun-Alun Ponorogo viral di media sosial. Dalam video berdurasi 13 detik itu, terlihat salah satu tiang penyangga wahana putus serta beberapa besi pengaman penumpang copot. Kondisi dinilai membahayakan bagi pengunjung wahana tersebut. Menyikapi video viral tersebut, kepolisian melakukan pengecekan ke […]

    Bagikan
  • Warga Serbu Pembagian Kurma Muda Gratis, Diyakini Bisa Tingkatkan Kesuburan

    Warga Serbu Pembagian Kurma Muda Gratis, Diyakini Bisa Tingkatkan Kesuburan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati rumah Wahyu Eko Widodo (39), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jumat (7/3/2025). Mereka antri untuk mendapatkan buah kurma muda yang dibagikan secara gratis. Buah kurma berwarna hijau kekuningan itu diyakini bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan bagi pasangan yang sedang menjalani program kehamilan. Pohon kurma berjenis Tunisia itu […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengkaji rencana relokasi Pasar Hewan Parang yang saat ini berada di sisi area Sirkuit Parang. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, bersama dinas terkait, melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (03/06/2025) untuk menentukan lokasi baru yang paling tepat dan strategis. “Kenapa perlu dipindah? Karena lokasinya saat ini berada […]

    Bagikan
expand_less