Berita Terkini
Trending Tags

Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 327
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hadi Nasirin peternak Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kekhawatiran akan punahnya populasi ayam hutan hijau (Gallus varius) di alam liar, sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Hadi Nasirin (34), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas, sukses menangkarkan ayam endemik khas Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut di pekarangan rumahnya.

Tak banyak yang tahu, sejak tahun 2004, Hadi sudah jatuh hati pada ayam hutan hijau. Bukan sekadar memelihara, ia menaruh perhatian penuh pada upaya pelestarian melalui penangkaran. Bermodal sepasang indukan tangkapan dari alam, pada 2009 ia mulai membudidayakan spesies eksotis ini. Kini, Hadi telah memiliki 12 ekor ayam hasil ternak nya sendiri.

“Yang satu pasangan aktif bertelur, satu lagi masih proses penjodohan. Ayam ini beda, nalurinya masih kuat seperti di alam. Mereka hanya mau bertelur dua kali setahun, maksimal lima butir, dan belum tentu semua menetas,” ungkapnya, Kamis (03/07/2025).

Bagi Hadi, ayam hutan hijau bukan sekadar koleksi. Corak bulunya yang memikat dan suara kokok yang tak bisa ditiru ayam lain, menjadi daya tarik tersendiri. Namun, ia tak menampik bahwa memelihara ayam ini penuh tantangan, apalagi bagi pemula.

“Rawat ayam tangkapan dari alam itu lebih susah. Tapi karena ternakan saya belum bisa penuhi permintaan pasar, kadang masih harus ambil dari alam, meski sudah jarang,” katanya.

Dari segi ekonomi, ayam-ayam Hadi juga punya nilai tinggi. Anakan usia dua bulan dibanderol Rp450 ribu, sedangkan ayam muda bisa mencapai Rp800 ribu tergantung tingkat kejinakan. Bahkan, pernah satu ekor ayam hasil ternaknya laku hingga Rp11 juta.

“Sebulan bisa dapat sekitar Rp2 juta. Alhamdulillah, cukup buat kebutuhan keluarga,” tutur Hadi.

Meski tinggal di pelosok Magetan, pemasaran ayam eksotis Hadi justru merambah hingga luar daerah. Konsumen paling banyak berasal dari wilayah Jawa Barat yang menurutnya memiliki komunitas penghobi ayam hutan cukup besar.

“Kalau di sini masih sepi. Tapi lewat media sosial, saya sering kirim pesanan ke Jawa Barat. Nanti sore juga mau kirim satu ekor ke sana,” ujarnya sambil menunjukkan salah satu ayam jantannya yang berkilau di bawah sinar matahari.

Lebih dari sekadar usaha rumahan, Hadi menyimpan harapan besar atas aktivitasnya: menekan laju kepunahan ayam hutan hijau akibat perburuan liar. Ia mendorong agar semakin banyak peternak yang ikut menjaga kelestarian spesies ini melalui penangkaran.

“Kalau nggak diternak, ya lama-lama habis di alam. Padahal peminatnya tinggi. Malah ayam hutan hijau ini lebih dicari ketimbang ayam hutan merah,” pungkasnya.

Langkah kecil dari pekarangan rumah Hadi kini menjadi kontribusi nyata dalam pelestarian satwa langka. Dari sisa-sisa barang bekas, ia menyulap harapan untuk alam menjadi nyata lewat sayap-sayap ayam hutan hijau yang terus berkembang biak.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Petugas Haji Kota Madiun Jalani Tes Kesehatan Rockport

    9 Petugas Haji Kota Madiun Jalani Tes Kesehatan Rockport

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebagai persiapan untuk menyukseskan pelaksanaan ibadah haji, petugas haji di Kota Madiun menjalani tes kesehatan rockport di Asrama Haji Kota Madiun pada Jumaat (14/03/2025). Tes ini untuk memastikan mereka dalam kondisi fisik yang prima. Mereka nantinya diharapkan dapat membantu jamaah dengan optimal, yang tentunya membutuhkan kebugaran tubuh yang baik. Menurut […]

    Bagikan
  • PKB Ponorogo Siapkan Muscab, Target Rebut Kursi Bupati 2029

    PKB Ponorogo Siapkan Muscab, Target Rebut Kursi Bupati 2029

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Ponorogo mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret mendatang. Agenda tersebut merupakan bagian dari konsolidasi organisasi yang digelar serentak di sejumlah daerah di Jawa Timur. Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno mengatakan jadwal pelaksanaan muscab telah ditentukan oleh […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Tekankan Pembangunan Berkelanjutan, Fokus Pendidikan dan SDM

    Wali Kota Madiun Tekankan Pembangunan Berkelanjutan, Fokus Pendidikan dan SDM

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030 serta Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 Ke di Asrama Haji Kota Madiun, Kamis (20/03/2025). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran DPRD Kota Madiun, OPD hingga […]

    Bagikan
  • Longsor Beruntun di Banaran, Tiga Rumah Terisolasi dan Akses Jalan Terputus

    Longsor Beruntun di Banaran, Tiga Rumah Terisolasi dan Akses Jalan Terputus

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo menjadi wilayah paling terdampak bencana tanah longsor dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras yang mengguyur sejak awal April memicu longsor beruntun di kawasan perbukitan tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, Desa Banaran menjadi titik dengan kejadian terbanyak, yakni sembilan kasus longsor dari total 25 […]

    Bagikan
  • Dalam Sehari BPBD Kota Madiun Lakukan Pembersihan Sarang Tawon Vespa 2 Lokasi

    Dalam Sehari BPBD Kota Madiun Lakukan Pembersihan Sarang Tawon Vespa 2 Lokasi

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali melakukan penanganan bencana non alam berupa animal rescue. Kali ini BPBD melakukan pembersihan sarang tawon vespa yang meresahkan warga. Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati mengungkapkan jika dalam sehari menerima 2 laporan terkait tawon vespa. “Untuk kejadian kemarin di […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
expand_less