Berita Terkini
Trending Tags

Harga Bumbu Dapur Melejit, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional terus mengalami kenaikan signifikan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional terus mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, harga cabai rawit kini tembus hingga Rp100 ribu per kilogram.

Pantauan di Pasar Legi Songgolangit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026), menunjukkan hampir seluruh komoditas bumbu dapur mengalami kenaikan harga. Mulai dari bawang merah, tomat, hingga cabai, naik setiap harinya.

Harga bawang merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp23 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp37 ribu per kilogram. Sementara itu, tomat mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat, dari harga awal sekitar Rp4 ribu per kilogram menjadi Rp10 ribu per kilogram.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram, kini harganya melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp100 ribu per kilogram.

Tingginya harga bumbu dapur ini memaksa para pembeli untuk memutar otak menyesuaikan anggaran belanja. Salah satunya dengan mengurangi jumlah pembelian. Anindya Sari, salah seorang pembeli, mengaku kenaikan harga cabai dan bawang merah sangat terasa.

“Sekarang rata-rata cabai sudah Rp90 ribu sampai Rp100 ribu. Biasanya beli setengah kilo, sekarang beli sedikit-sedikit karena mahal,” ujarnya.

Image Not Found
sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional terus mengalami kenaikan signifikan. Foto : Ega-Sinergia

Para pedagang menyebut, kenaikan harga disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya cuaca yang tidak menentu sehingga banyak sayur dan cabai mudah membusuk, serta meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. Pedagang bumbu dapur, Suprihatin, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi sekitar sepuluh hari terakhir.

“Hampir semua melonjak, terutama cabai kecil. Sekarang satu ons bisa Rp10 ribu, artinya per kilonya tembus Rp100 ribu. Banyak yang rusak karena cuaca, ditambah mau Ramadan,” jelasnya.

Akibat tingginya harga kebutuhan pokok tersebut, kondisi pasar kini terlihat semakin sepi pembeli. Para pedagang juga memprediksi harga bumbu dapur masih berpotensi terus naik hingga memasuki awal bulan Ramadan.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD dan Pemkot Madiun Bahas APBD 2026, Walikota Maidi Tetap Optimistis Hadapi Penurunan TKD Rp183,4 Miliar

    DPRD dan Pemkot Madiun Bahas APBD 2026, Walikota Maidi Tetap Optimistis Hadapi Penurunan TKD Rp183,4 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Jumat (31/10/2025). Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi DPRD menyoroti penurunan signifikan pada transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai Rp. 183,4 miliar. […]

    Bagikan
  • Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Perkembangan teknologi pertanian kini membuka babak baru bagi pelaku tani muda di berbagai daerah. Dengan mengadopsi metode budidaya berkelanjutan dan teknologi berbasis data, petani milenial Madiun berupaya membuktikan bahwa masa depan pertanian Indonesia ditentukan oleh kemampuan mereka merangkul inovasi. Husain Fata Mizani, perwakilan Petani Milenial Kabupaten Madiun, menjadi salah satu peserta […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Hadirkan Layanan Publik di CFD, Warga Antusias Sambut Hari Bhayangkara ke-79

    Polres Magetan Hadirkan Layanan Publik di CFD, Warga Antusias Sambut Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Yos Sudarso, Magetan, Minggu pagi (22/6/2025), tampak berbeda dari biasanya. Masyarakat tidak hanya berolahraga atau berbelanja, tapi juga memanfaatkan berbagai layanan publik yang dihadirkan langsung oleh Polres Magetan. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, yang akan diperingati pada 1 Juli mendatang. […]

    Bagikan
  • Panik! Bocah 9 Tahun di Ngawi Tak Bisa Lepas Resleting, Begini Cara Damkar Menanganinya

    Panik! Bocah 9 Tahun di Ngawi Tak Bisa Lepas Resleting, Begini Cara Damkar Menanganinya

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang anak berinisial L (9), warga Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, harus menjalani penanganan darurat setelah alat kelaminnya terjepit resleting celana yang ia kenakan. Kejadian tersebut membuat korban menangis histeris karena menahan sakit. Insiden bermula saat orang tua korban mendapati putranya tak mampu melepaskan resleting yang menjepit bagian sensitif. Panik, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam 100 hari kerja pertama, Wali Kota Madiun, Maidi langsung tancap gas. Salah satunya mendukung program Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, di Kota Madiun baru terdapat 1 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Tirta Raya, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun sebagai penyuplai program MBG. “Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, tercatat memiliki kekayaan paling tinggi dibanding dua pejabat lain yang ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (7/11/2025). Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang diakses melalui laman resmi elhkpn.kpk.go.id, Yunus memiliki total harta senilai Rp. […]

    Bagikan
expand_less