Senin, 12 Okt 2026
Trending Tags

Harga Bumbu Dapur Melejit, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 316
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional terus mengalami kenaikan signifikan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional terus mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, harga cabai rawit kini tembus hingga Rp100 ribu per kilogram.

Pantauan di Pasar Legi Songgolangit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026), menunjukkan hampir seluruh komoditas bumbu dapur mengalami kenaikan harga. Mulai dari bawang merah, tomat, hingga cabai, naik setiap harinya.

Harga bawang merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp23 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp37 ribu per kilogram. Sementara itu, tomat mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat, dari harga awal sekitar Rp4 ribu per kilogram menjadi Rp10 ribu per kilogram.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram, kini harganya melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp100 ribu per kilogram.

Tingginya harga bumbu dapur ini memaksa para pembeli untuk memutar otak menyesuaikan anggaran belanja. Salah satunya dengan mengurangi jumlah pembelian. Anindya Sari, salah seorang pembeli, mengaku kenaikan harga cabai dan bawang merah sangat terasa.

“Sekarang rata-rata cabai sudah Rp90 ribu sampai Rp100 ribu. Biasanya beli setengah kilo, sekarang beli sedikit-sedikit karena mahal,” ujarnya.

Image Not Found
sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional terus mengalami kenaikan signifikan. Foto : Ega-Sinergia

Para pedagang menyebut, kenaikan harga disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya cuaca yang tidak menentu sehingga banyak sayur dan cabai mudah membusuk, serta meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. Pedagang bumbu dapur, Suprihatin, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi sekitar sepuluh hari terakhir.

“Hampir semua melonjak, terutama cabai kecil. Sekarang satu ons bisa Rp10 ribu, artinya per kilonya tembus Rp100 ribu. Banyak yang rusak karena cuaca, ditambah mau Ramadan,” jelasnya.

Akibat tingginya harga kebutuhan pokok tersebut, kondisi pasar kini terlihat semakin sepi pembeli. Para pedagang juga memprediksi harga bumbu dapur masih berpotensi terus naik hingga memasuki awal bulan Ramadan.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Hajatan dan MBG Dongkrak Harga Ayam, Telur Malah Sepi Peminat

    Musim Hajatan dan MBG Dongkrak Harga Ayam, Telur Malah Sepi Peminat

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergerakan harga dua komoditas pangan utama di Kabupaten Magetan menunjukkan tren yang berlawanan. Harga daging ayam pedaging terus mengalami kenaikan hingga mencapai Rp35 ribu per kilogram, sedangkan harga telur ayam justru merosot ke kisaran Rp20–21 ribu per kilogram di tingkat kandang. Kondisi tersebut memunculkan dampak berbeda bagi peternak, pedagang pasar, hingga […]

    Bagikan
  • Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong penguatan kegiatan kokurikuler di sekolah dasar sebagai bagian dari upaya membangun karakter sekaligus kompetensi peserta didik. Upaya tersebut dilakukan melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti ribuan guru dan kepala sekolah dasar. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menjelaskan bahwa pembentukan karakter siswa tidak hanya […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah ini dilakukan untuk menekan pengeluaran bahan bakar minyak (BBM), meningkatkan kesejahteraan aparatur, sekaligus mendongkrak kualitas layanan pendidikan. Kebijakan tersebut ditandai dengan kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyerahan surat tugas […]

    Bagikan
  • Diduga Korsleting Listrik, Minibus Terbakar di Tol Ngawi-Kertosono

    Diduga Korsleting Listrik, Minibus Terbakar di Tol Ngawi-Kertosono

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah insiden kebakaran minibus terjadi di KM 613 + 700 A arah Surabaya Ruas Jalan Tol Ngawi – Kertosono, tepatnya masuk Desa Kedungrejo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun pada hari Senin (31/03/2025) pukul 15.37 WIB. Mobil Isuzu Elf dengan nomor polisi B 7011 IT yang dikemudikan oleh Agus Suwarno dari Ponorogo […]

    Bagikan
  • Balita di Kota Madiun Terkunci di Dalam Mobil, Petugas Damkar Lakukan Evakuasi

    Balita di Kota Madiun Terkunci di Dalam Mobil, Petugas Damkar Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang anak di Kota Madiun terkunci di dalam mobil orang tuanya yang terparkir di garasi pada Jumat (21/8/2026) malam. Petugas dari Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan evakuasi usai menerima laporan dari Putra Susilo Hutomo orang tua sang anak, warga Jalan Derkuku Kelurahan Nambangan kidul Kecamatan Manguharjo.  Hengky Wahyu […]

    Bagikan
  • KPK Periksa Dinas Pariwisata dan Rumah Pribadi Bupati Ponorogo, Diduga Dalami Proyek Monumen Reog

    KPK Periksa Dinas Pariwisata dan Rumah Pribadi Bupati Ponorogo, Diduga Dalami Proyek Monumen Reog

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan sejumlah pejabat lainnya. Pada Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, tim penyidik melakukan pemeriksaan di dua lokasi berbeda di Ponorogo. Lokasi pertama berada di Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo. […]

    Bagikan
expand_less