Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 256
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Antusiasme pelajar se-Karesidenan Madiun mengikuti lomba panahan tradisional, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Puluhan pelajar dari berbagai kota di se-Karesidenan Madiun memadati Lapangan Nongkodono, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/07/2025). Mereka antusias mengikuti lomba panahan tradisional yang menjadi agenda tahunan dan selalu ramai peminat.

Kejuaraan ini unik karena seluruh peserta diwajibkan menggunakan busur tradisional, tanpa alat bidik modern. Busur hanya mengandalkan tali string untuk melontarkan anak panah ke arah sasaran. Meski sederhana, para peserta tetap fokus membidik titik terbaik demi meraih poin tertinggi. Setiap peserta diberi kesempatan menembakkan lima anak panah di setiap rambahan, dengan total tujuh rambahan.

Di bawah terik matahari, konsentrasi peserta benar-benar diuji. Salah satu peserta, Namira Zakia, mengaku sempat kesulitan di awal lomba. “Agak panas sih, waktu rambahan pertama tadi anak panahnya agak melenceng-melenceng,” kata Zakia.

Peserta lain, Feby Keisha, mengaku sangat menikmati lomba kali ini meski sempat menghadapi kendala teknis. “Seru, tadi sempat rusak busur panahnya, baru dua kali ini ikut lomba panahan,” ujar Feby.

Ketua panitia, Muhammad Setiawan, menjelaskan bahwa lomba ini diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai kategori, mulai dari SD/MI hingga SMA/MA.

“Kita selalu menggiatkan, menyemangati anak-anak, untuk terus belajar, berlatih. Dengan adanya lomba, stamina dan kemampuan mereka tetap stabil. Harapannya, panahan ini bisa menjadi olahraga rekreasi sekaligus mencetak atlet yang lebih baik ke depannya,” jelas Setiawan.

Lomba panahan tradisional di Ponorogo ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk menumbuhkan minat generasi muda sekaligus melahirkan atlet panahan berprestasi di masa depan.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Magetan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam Pandangan Umum (PU) atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, mereka menyoroti lemahnya sistem yang dinilai semrawut dan membuka celah besar kebocoran. Menurut anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, pengelolaan PAD hingga […]

    Bagikan
  • Perubahan Desil Picu Pengaduan Warga Magetan, Dinsos Siapkan Verifikasi Ulang

    Perubahan Desil Picu Pengaduan Warga Magetan, Dinsos Siapkan Verifikasi Ulang

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perubahan data desil kesejahteraan masyarakat memicu peningkatan pengaduan warga kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Warga yang sebelumnya berada pada desil 1 hingga 5, namun kini masuk desil di atas 5, mengeluhkan sejumlah fasilitas bantuan sosial yang menjadi tidak aktif. Kepala Dinsos Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, mengatakan perubahan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Percepat Standarisasi SLHS untuk Seluruh SPPG

    Pemkot Madiun Percepat Standarisasi SLHS untuk Seluruh SPPG

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong percepatan standarisasi Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah diresmikan. Dari tujuh SPPG yang telah berdiri, empat di antaranya kini dalam proses pengurusan SLHS melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan bahwa proses […]

    Bagikan
  • 252 KDKMP di Ponorogo Rampung Dibangun, Operasional Masih Menunggu Verifikasi

    252 KDKMP di Ponorogo Rampung Dibangun, Operasional Masih Menunggu Verifikasi

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 252 dari total 307 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo telah selesai dibangun. Meski demikian, ratusan koperasi tersebut belum dapat beroperasi lantaran masih menunggu penyelesaian proses verifikasi dan validasi di lapangan. Letkol Arh Farauk Saputra, Komandan kodim 0802 Ponorogo mengatakan, hingga saat ini masih terdapat 55 desa dan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan Normalisasi Besar-besaran Atasi Banjir, Fokus Penanganan Jangka Pendek di Wilayah Kota

    Pemkab Magetan Siapkan Normalisasi Besar-besaran Atasi Banjir, Fokus Penanganan Jangka Pendek di Wilayah Kota

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai merumuskan langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah, khususnya kawasan perkotaan. Upaya ini mencakup penanganan jangka pendek, menengah, hingga panjang dengan fokus utama pada normalisasi drainase dan sungai. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh tengah dilakukan untuk mengidentifikasi akar persoalan […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga cabai rawit di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus melonjak dalam beberapa hari terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit kini menyentuh angka Rp. 68 ribu per kilogram, naik signifikan dari sebelumnya Rp. 45 ribu. Kondisi ini membawa angin segar bagi para petani cabai, salah satunya Dana Raditya […]

    Bagikan
expand_less