Musrenbang 2027, Fokus Penguatan SDM, Untuk Mendorong Investasi dan Tata Kelola Pemerintahan
- account_circle Ndor/Kris
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 31
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Lima kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Madiun serentak menggelar kegiatan tahunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun tahun 2027 pada Rabu (11/02/2026) di pendopo kantor Kecamatan Geger Kab Madiun.
Camat Geger, Dodi Setiawan, mengatakan pelaksanaan Musrenbang ini merupakan agenda tahunan yang penting dalam penyusunan RKPD Kabupaten Madiun. “Ada skala prioritas pembangunan meski secara anggaran transfer daerah berkurang,” ujarnya.
Musrenbang ini bertujuan untuk membahas dan menyepakati prioritas pembangunan di tingkat kecamatan, yang akan menjadi dasar penyusunan RKPD Kabupaten Madiun tahun 2027.
Tema Musrenbang tahun 2027 adalah Penguatan Kualitas SDM, Mendorong Transformasi Ekonomi, Investasi, dan Tata Kelola Pemerintahan.
Dodi Setiawan menjelaskan pelaksanaan musrenbang tahun 2026 ini menggunakan skema baru, yaitu dibagi menjadi 3 zona. Zona 2 meliputi wilayah Kecamatan Geger, Dagangan, Kebonsari, Dolopo, dan Wungu.
“Skema ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan efektivitas musrenbang” kata Dodi.
Dalam musrenbang ini, peserta akan membahas dan menyepakati prioritas pembangunan di tingkat kecamatan, yang akan menjadi dasar penyusunan RKPD Kabupaten Madiun tahun 2027.
Prioritas pembangunan ini akan difokuskan pada penguatan kualitas SDM, mendorong transformasi ekonomi, investasi, dan tata kelola pemerintahan.
Dodi berharap musrenbang ini dapat menghasilkan output yang berkualitas dan dapat menjadi dasar bagi penyusunan RKPD Kabupaten Madiun tahun 2027. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam musrenbang ini.
“Semua pihak terkait Musrembang diundang termasuk Kepala Desa dan lurah dari lima kecamatan di madiun selatan. Perwakilan DPRD juga hadir, serta Baperida, jadi total sekitar 200 undangan,” jelasnya.
Musrenbang RKPD Kabupaten Madiun tahun 2027 diharapkan dapat menjadi momentum bagi peningkatan kualitas pembangunan di Kabupaten Madiun. Dengan partisipasi aktif masyarakat, dapat tercipta pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Pelaksanaan musrenbang juga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan RKPD Kabupaten Madiun. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih terlibat dalam proses pembangunan dan dapat memantau hasil pembangunan.
Dalam kesempatan ini, Dodi Setiawan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta musrenbang yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Ia berharap bahwa musrenbang ini dapat menjadi langkah awal bagi peningkatan kualitas pembangunan di Kabupaten Madiun. ( Ndor/kris).
- Penulis: Ndor/Kris
- Editor: Buyung

