Berita Terkini
Trending Tags

Exit Tol Magetan Masih Tertunda, Skema Pembiayaan Jadi Sorotan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, ketika berkunjung ke Magetan menyebut Kepastian pembangunan exit tol belum bisa dipastikan jadwal realisasinya. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kepastian pembangunan exit tol di Kabupaten Magetan masih belum jelas. Proyek yang awalnya masuk Program Strategis Nasional (PSN) era Presiden Joko Widodo itu hingga kini tertahan, terutama karena persoalan pendanaan dan hasil analisis kelayakan finansial.

Pandemi Covid-19 membuat sejumlah PSN mengalami penundaan (P2), termasuk exit tol Magetan sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) No. 80/2019.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, saat berkunjung ke Magetan, Senin (25/08/2025), menyebut proyek tersebut belum bisa dipastikan jadwal realisasinya.

“Gerbang tol di Magetan masih memerlukan kajian lebih mendalam, terutama dari sisi potensi lalu lintas yang akan timbul setelahnya. Itu yang menjadi bagian dari perjanjian pengusahaan jalan tol,” jelas Emil.

Ia juga menekankan bahwa biaya pembangunan menjadi faktor paling menentukan. Sementara itu, Pemprov Jatim kini lebih memusatkan anggaran untuk proyek infrastruktur lain, seperti penyelesaian Twin Road Magetan–Madiun di Sukomoro, peningkatan akses menuju Telaga Sarangan, serta perawatan jalan kabupaten di tengah kebijakan efisiensi.

Dari pihak daerah, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan adanya dua opsi skema pembiayaan. Pertama, dengan pola Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), atau yang kedua melalui dukungan anggaran pemerintah pusat.

“Kalau pakai KPBU, perhitungan studi menunjukkan waktu balik modalnya cukup panjang, sehingga bisa memberatkan pihak swasta yang terlibat,” ujar Muhtar.

Meski demikian, Pemkab tetap menempatkan pembangunan exit tol sebagai program prioritas. Hal itu telah tercantum dalam Peraturan Bupati (Perbup) Magetan Nomor 26 Tahun 2024.

Muhtar menambahkan, harapan terbesar tetap ada pada anggaran negara. Namun, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masih dalam masa efisiensi membuat realisasi belum bisa dipastikan.

“Kami tetap berharap dukungan dari APBN, meskipun kondisinya sedang ketat. Exit tol ini akan terus kami perjuangkan,” tegasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Madiun Terima Kuota Haji Sebanyak 382 Kursi, 3 Calon Ajukan Penundaan

    Kabupaten Madiun Terima Kuota Haji Sebanyak 382 Kursi, 3 Calon Ajukan Penundaan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun telah mengumumkan kuota jamaah calon haji Sebanyak 382 kursi Tahun 2025. Sebanyak tiga calon jamaah haji (CJH) di Kabupaten Madiun yang dipastikan berangkat tahun ini mengajukan penundaan.  Kepala Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Irfan Al Khaidari menyatakan pengajuan penundaan berangkat haji tersebut dikarenakan alasan kesehatan yang […]

    Bagikan
  • Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Ratusan ribu orang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tercatat, selama periode angkutan Nataru mulai 19 Desember hingga 5 Januari 2025 nanti, sebanyak 283.583 pelanggan dilayani di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun dengan rincian naik 138.828 dan turun 144.755 penumpang. Tingginya minat […]

    Bagikan
  • Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang sudah tidak bernyawa di area kebun singkong, Selasa (02/09/2025). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku sekujur tubuhnya. Korban diketahui bernama Jaladi (66), warga setempat yang sehari-hari memang kerap pergi ke kebun. Lurah Bulukerto, Widya Yusti Atlisiaji, yang […]

    Bagikan
  • Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo menggelar pemeriksaan kendaraan dinas roda empat (Randis R4) yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Sukorejo pada Selasa (15/04/202), pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas dalam kondisi prima dan siap digunakan dalam menunjang operasional kepolisian. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahya didampingi […]

    Bagikan
  • Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun mendatangi Kantor Dinas Perdagangan setempat untuk meminta kejelasan terkait isu relokasi dan pengaturan jam operasional. Aksi ini dipicu kekhawatiran pedagang atas rencana pemindahan lokasi berjualan yang dinilai belum memiliki konsep matang. Perwakilan pedagang, Dedy Luryanto, mengatakan para PKL menolak keras […]

    Bagikan
  • Serangan Hama Potong Leher, Petani Magetan Panen Dini dan Merugi

    Serangan Hama Potong Leher, Petani Magetan Panen Dini dan Merugi

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Serangan penyakit padi “potong leher” menghantam lahan pertanian di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Akibatnya, para petani terpaksa melakukan panen dini dengan hasil yang sangat minim. Dari puluhan karung gabah yang biasa mereka panen, kini hanya tersisa satu hingga dua karung per petak lahan. Petani mengaku rugi besar akibat serangan jamur […]

    Bagikan
expand_less