Berita Terkini
Trending Tags

Antisipasi “Getok Harga” Saat Lebaran, Pemkab Magetan Minta Pedagang Telaga Sarangan Pasang Daftar Harga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 243
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan mengimbau para pedagang di kawasan Sarangan mencantumkan daftar harga secara jelas, (17/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan mengantisipasi praktik “getok harga” di kawasan wisata Telaga Sarangan menjelang libur Lebaran. Lonjakan kunjungan wisatawan pada musim libur panjang dinilai berpotensi memicu kembali praktik tersebut.

Pemkab Magetan mengimbau para pedagang untuk mencantumkan daftar harga secara jelas pada setiap produk yang dijual, baik makanan maupun minuman. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan transparansi harga serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan saat bertransaksi.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa pemasangan daftar harga merupakan langkah sederhana namun efektif untuk mencegah kesalahpahaman antara penjual dan pembeli.

“Pemasangan daftar harga ini sederhana, tapi sangat efektif untuk mencegah kesalahpahaman antara pedagang dan pembeli,” ujarnya.

Ia meminta pedagang menuliskan harga secara terbuka agar wisatawan dapat mempertimbangkan sebelum membeli.

“Kalau harga sudah dicantumkan, pembeli tinggal memilih. Kalau merasa mahal, tidak perlu membeli. Itu lebih adil dan menghindari kesalahpahaman,” katanya.

Menurut Suyatni, praktik “getok harga” justru merugikan pelaku usaha dalam jangka panjang. Wisatawan yang merasa dirugikan berpotensi tidak kembali berkunjung dan dapat menyebarkan pengalaman negatifnya, terutama melalui media sosial.

“Kalau wisatawan merasa dirugikan, mereka bisa kapok dan tidak kembali lagi. Apalagi sekarang informasi cepat menyebar di media sosial,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas utama dibandingkan keuntungan sesaat.

“Pelayanan yang baik itu lebih penting. Kalau wisatawan nyaman, mereka akan datang lagi dan itu berdampak baik bagi ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Pemkab Magetan berharap kesadaran bersama antara pemerintah dan pelaku usaha dapat menjaga citra Telaga Sarangan sebagai destinasi wisata unggulan, khususnya dalam menghadapi lonjakan wisatawan saat Lebaran. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Penyalahgunaan, Kapolres Madiun Periksa Senpi Anggota

    Antisipasi Penyalahgunaan, Kapolres Madiun Periksa Senpi Anggota

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) berupa pemeriksaan senjata api (senpi) dinas di Joglo Polres Madiun, Rabu (19/2/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun, AKBP Muhammad Zainur Rofik didampingi Wakapolres Madiun, Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun, serta anggota pemegang senpi dinas. Dihadapan Anggota pemegang Senpi Kapolres […]

    Bagikan
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Madiun

    Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Madiun

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kurang dari 24 jam setelah penemuan seorang bayi laki-laki yang dibuang di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun berhasil mengamankan terduga pelaku pada Selasa malam (15/4/2025). Pelaku yang diketahui berinisial Y (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. […]

    Bagikan
  • Jamaah Haji Asal Magetan Meninggal di Tanah Suci, Sempat Dirawat Tiga Pekan di Rumah Sakit Jeddah

    Jamaah Haji Asal Magetan Meninggal di Tanah Suci, Sempat Dirawat Tiga Pekan di Rumah Sakit Jeddah

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabar duka datang dari rombongan jamaah haji Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang jamaah haji asal Magetan, H. Akhmad Suryani, warga Dukuh Jetis, Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, meninggal dunia di Arab Saudi setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan yang dialaminya selama menjalankan ibadah haji. Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 26 […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
  • Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 107 warga Kabupaten Magetan menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mulai dari penyandang disabilitas, kelompok rentan, anak, hingga penyintas HIV dan korban penyalahgunaan napza. […]

    Bagikan
  • Pemuda di Ngawi Sebarkan Rekaman VCS Mantan Kekasih, Terancam 10 Tahun Penjara

    Pemuda di Ngawi Sebarkan Rekaman VCS Mantan Kekasih, Terancam 10 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengungkap kasus penyebaran konten pornografi yang dilakukan seorang pemuda berinisial ABF (18). Aksi tersebut diduga dipicu rasa cemburu setelah pelaku mengetahui korban, yang merupakan mantan kekasihnya menjalin komunikasi dengan pria lain. Akibat perbuatannya, ABF kini harus berhadapan dengan proses hukum. Ia dijerat dengan Pasal 407 […]

    Bagikan
expand_less