Berita Terkini
Trending Tags

Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Damkar Kabupaten Ngawi melakukan evakuasi terhadap korban yang tewas tersangkut di atas pohon. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Musibah tragis menimpa seorang warga Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pamut (65) ditemukan tewas tersangkut di atas pohon setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar.

Jasad korban pertama kali terlihat tersangkut di pohon yang berada di pinggir jalan desa, tak jauh dari rumahnya. Warga yang panik berupaya melakukan langkah antisipasi dengan memasang terpal dan kasur di bawah pohon, guna mencegah benturan keras apabila korban terjatuh. Tangis histeris keluarga pecah di lokasi kejadian.

Sri Utami (25), anak perempuan korban, tak kuasa menahan duka saat mengetahui ayahnya meninggal dunia. Sejumlah warga terlihat membopongnya masuk ke dalam rumah untuk menenangkan. Polisi yang menerima laporan warga segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Karena posisi korban berada di ketinggian dan sulit dijangkau, petugas kemudian meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ngawi untuk proses evakuasi. Kasi Penyelamatan Damkar Kabupaten Ngawi, Rochmat Angga Permadi, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan dari kepolisian terkait kesulitan menurunkan korban dari atas pohon.

“Awalnya ada laporan dari polisi karena kesulitan mengevakuasi korban yang tersangkut di atas pohon. Namun saat petugas baru memasang tangga, korban sudah jatuh ke bawah. Informasinya, korban tersangkut saat mencari pakan ternak,” ujarnya.

Korban jatuh tepat di atas kasur yang sebelumnya dipasang warga, sehingga proses evakuasi lanjutan dapat segera dilakukan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Kepala Desa Legundi, Suyitno, menyebut berdasarkan keterangan warga, korban saat itu tengah mencari pakan ternak. Ia juga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung.

“Menurut warga, korban sedang mencari pakan ternak. Beliau memang memiliki riwayat sakit jantung. Kami sempat mendatangkan damkar untuk membantu evakuasi, tetapi korban sudah terjatuh lebih dulu,” jelasnya.

Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi pertama korban ditemukan. Pihak keluarga menolak jenazah dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut dan menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang hari raya Idul Adha 2025, permintaan hewan kurban mengalami peningkatan signifikan. Seperti di Kandang Putra Lembu Farm, Kota Madiun, stok sapi untuk kurban mengalami kenaikan hingga 50 persen. Satu ekor sapi memiliki harga yang berbeda, dari harga 21 juta sampai dengan 40 juta rupiah tergantung jenis dan berat sapi […]

    Bagikan
  • Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Mantan Bupati Madiun, Muhtarom, bereaksi dengan besar hati ketika mendengar bahwa program Bakti Sosial Terpadu (BST) telah berubah nama menjadi Bhakti Harmoni Madiun Bersahaja. Bupati Madiun dua periode itu mengaku tidak masalah dengan perubahan nama tersebut. Menurutnya justru yang terpenting adalah substansi dan dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat. […]

    Bagikan
  • Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras melanda wilayah Kota Madiun lebih dari satu jam pada Jumat sore (10/1/2025). Hal itu mengakibatkan sekitar 12 rumah di Jalan Cendrawasih Gang Kakatua dan Gang Gereja Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun terdampak luapan sungai. Ketua RT 17 RW V, Hariyadi mengatakan terdapat 12 KK yang terdampak […]

    Bagikan
  • Potensi Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Kolam Renang Gemarang

    Potensi Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Kolam Renang Gemarang

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang dan fasilitas pendukung di Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Setelah menetapkan mantan Kepala Desa Gemarang, Suprapti sebagai tersangka, penyidik kini membuka peluang penambahan tersangka baru dalam perkara tersebut. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Madiun, Inal […]

    Bagikan
  • Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penanganan jangka panjang pasca longsor di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, mulai digarap serius. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Senin (19/1/2026), menurunkan tim teknis untuk melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran sebagai bahan perencanaan pemulihan permanen. Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Telaga Sarangan, […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Masyarakat Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi dibuat curiga temuan paket yang terbungkus rapi, di sebuah selokan dekat pembuangan sampah pada Kamis (23/1/2025) sekira pukul 09.00 WIB. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi pun memasang garis polisi guna olah TKP. Kepala Desa Dadapan, Andik Bangga Satria Rama menjelaskan temuan itu diketahui […]

    Bagikan
expand_less