Berita Terkini
Trending Tags

Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 371
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Damkar Kabupaten Ngawi melakukan evakuasi terhadap korban yang tewas tersangkut di atas pohon. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Musibah tragis menimpa seorang warga Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pamut (65) ditemukan tewas tersangkut di atas pohon setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar.

Jasad korban pertama kali terlihat tersangkut di pohon yang berada di pinggir jalan desa, tak jauh dari rumahnya. Warga yang panik berupaya melakukan langkah antisipasi dengan memasang terpal dan kasur di bawah pohon, guna mencegah benturan keras apabila korban terjatuh. Tangis histeris keluarga pecah di lokasi kejadian.

Sri Utami (25), anak perempuan korban, tak kuasa menahan duka saat mengetahui ayahnya meninggal dunia. Sejumlah warga terlihat membopongnya masuk ke dalam rumah untuk menenangkan. Polisi yang menerima laporan warga segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Karena posisi korban berada di ketinggian dan sulit dijangkau, petugas kemudian meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ngawi untuk proses evakuasi. Kasi Penyelamatan Damkar Kabupaten Ngawi, Rochmat Angga Permadi, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan dari kepolisian terkait kesulitan menurunkan korban dari atas pohon.

“Awalnya ada laporan dari polisi karena kesulitan mengevakuasi korban yang tersangkut di atas pohon. Namun saat petugas baru memasang tangga, korban sudah jatuh ke bawah. Informasinya, korban tersangkut saat mencari pakan ternak,” ujarnya.

Korban jatuh tepat di atas kasur yang sebelumnya dipasang warga, sehingga proses evakuasi lanjutan dapat segera dilakukan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Kepala Desa Legundi, Suyitno, menyebut berdasarkan keterangan warga, korban saat itu tengah mencari pakan ternak. Ia juga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung.

“Menurut warga, korban sedang mencari pakan ternak. Beliau memang memiliki riwayat sakit jantung. Kami sempat mendatangkan damkar untuk membantu evakuasi, tetapi korban sudah terjatuh lebih dulu,” jelasnya.

Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi pertama korban ditemukan. Pihak keluarga menolak jenazah dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut dan menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • CCTV Mati 3 Bulan, Maling Gasak Belasan Chromebook di SDN Tiron 02 Madiun

    CCTV Mati 3 Bulan, Maling Gasak Belasan Chromebook di SDN Tiron 02 Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Aksi pencurian dengan cara membobol sekolah terjadi di SDN Tiron 02, Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (17/2/2026) dini hari. Sejumlah perangkat elektronik milik sekolah dilaporkan hilang dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Peristiwa yang terjadi bertepatan dengan hari libur tersebut pertama kali diketahui penjaga sekolah sekitar pukul 05.00 WIB. Informasi […]

    Bagikan
  • Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena pernikahan dini di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius sepanjang 2025. Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun menunjukkan, kehamilan di luar nikah menjadi faktor dominan yang mendorong remaja mengajukan dispensasi nikah. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 63 anak mengikuti konseling dispensasi […]

    Bagikan
  • Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa dari BEM STAIM Ma’arif dan PMII Magetan yang menggelar aksis di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan menuntut realisasi program bantuan Rp 3 juta per RT. Itu menjadi janji kampanye Bupati Nanik dan Wakil Bupati Suyatni. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sejumlah persoalan lain, mulai dari kebijakan pembangunan infrastruktur, transparansi penggunaan […]

    Bagikan
  • Nguri-Uri Budaya Jawa, Pemerintah Kota Madiun Gelar Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa 2026

    Nguri-Uri Budaya Jawa, Pemerintah Kota Madiun Gelar Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa 2026

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keseriusan, ketelitian dan kesibukan para perias memenuhi ruangan sejak pagi. Di balik sentuhan kuas dan ketelitian membentuk paes, tersimpan semangat besar untuk menjaga warisan budaya Jawa agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Sebanyak 18 peserta dari berbagai salon dan makeup artist (MUA) di Kota Madiun ambil bagian dalam Lomba […]

    Bagikan
  • Menilik RTH Tematik Perjuangan Kemerdekaan RI di Kota Madiun (3)

    Menilik RTH Tematik Perjuangan Kemerdekaan RI di Kota Madiun (3)

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata dengan menghadirkan sejumlah RTH yang menggabungkan keindahan taman dan nilai sejarah. Di antaranya adalah Monumen Perjuangan Peta, Ruang Terbuka Hijau (RTH) TGP, dan Monumen Obor yang kini menjadi tempat favorit bagi warga yang ingin berkunjung. 1. Monumen Perjuangan Peta Yang terletak di […]

    Bagikan
  • Ansar Rasidi Ramaikan Bursa Calon Sekda Magetan, Ini Kata Wali Kota Maidi

    Ansar Rasidi Ramaikan Bursa Calon Sekda Magetan, Ini Kata Wali Kota Maidi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan mulai mengerucut. Dari delapan nama yang lolos seleksi administrasi, satu di antaranya berasal dari luar daerah yakni Ansar Rasidi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Madiun. Selain Ansar, tujuh pejabat internal Pemkab Magetan juga masuk daftar peserta yang melaju ke tahap berikutnya. […]

    Bagikan
expand_less