Rabu, 14 Okt 2026
Trending Tags

2 Tahun Kinerja DPRD Kota Madiun, Inisiasi 6 Raperda Inisiatif hingga Perkuat Sinergi dengan Eksekutif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 222
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD dan Pemkot Madiun perkuat sinergi pembangunan. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Tepat per tanggal 26 Agustus 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun periode 2024-2029 telah melaksanakan 2 tahun kinerjanya. Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna yang dilaksanakan pada Rabu (26/8/2026) yang turut dihadiri oleh Plt Wali Kota Madiun, jajaran Forkopimda, OPD Pemkot Madiun, stakeholder hingga KPU dan Bawaslu Kota Madiun. Dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Madiun Armaya ini, laporan kinerja 2 tahun legislatif disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Istono.

Dalam fungsi pembentukan Peraturan Daerah (Perda) kurun waktu 2 tahun, DPRD Kota Madiun turut membahas sebanyak 15 Perda. Dari tahun 2024 hingga 2026 tersebut, 6 produk hukum merupakan Inisiatif DPRD Kota Madiun. Capaian pembahasan Perda selama dua tahun ini menunjukkan kinerja yang positif dan responsif terhadap kebutuhan hukum di tingkat daerah.

Sementara itu, dalam fungsi Anggaran, Legislatif Kota Pendekar turut dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS), membahas Raperda APBD baik murni maupun perubahan hingga membahas Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD bersama Eksekutif.

Dalam kesempatan ini, juga turut dijelaskan terkait fungsi Pengawasan, dimana untuk menjamin agar Pemerintah Kota Madiun menjalankan programnya sesuai dengan rencana dan ketentuan perundangan yang berlaku. Pengawasan dilakukan terhadap pelaksanaan Perda dan Perwal, pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan lain yang terkait penyelenggaraan pemerintah daerah hingga pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Kuangan (BPK).

Dalam fungsi Pengawasan, DPRD Kota Madiun mengawasi berbagai bidang yang telah dijalankan di bagi menjadi 3 komisi. “ Komisi I, membidangi Pemerintahan, Hukum Perundang-undangan dan HAM, Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Sosial Budaya, Komisi II membidangi Keuangan, Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat dan Komisi III membidangi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat,” jelas Istono.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya juga membuka secara resmi Masa Sidang I tahun 2026-2027.  Armaya meminta seluruh anggota DPRD semakin aktif menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat. Selain memperjuangkan kepentingan konstituen, anggota dewan diharapkan mampu membangun sinergi yang semakin baik dengan Pemerintah Kota Madiun.

Armaya menegaskan, tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi kontrol atau pengawasan, fungsi anggaran, dan fungsi legislasi harus terus dijalankan secara optimal. Menurutnya, fungsi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan berjalan sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Image Not Found
DPRD Kota Madiun menyampaikan laporan kinerja dua tahun. Foto : Kris-Sinergia

“Saya harap kepada teman-teman DPRD itu lebih aktif, lebih berbuat kepada masyarakatnya, kepada konstituennya, kepada pemerintahannya untuk menjalin sinergi yang baik,” ujar Armaya.

Dia menyebut, kinerja DPRD Kota Madiun selama dua tahun terakhir juga ditunjukkan melalui berbagai aktivitas pengawasan. Mulai dari inspeksi mendadak (sidak), rapat dengar pendapat (RDP), hingga kegiatan lainnya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah.

Armaya juga menyoroti capaian DPRD Kota Madiun yang selama dua tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurut dia, capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa DPRD tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga aktif bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa kualitas teman-teman di DPRD ini tidak hanya datang, duduk, diam. Mereka berbuat untuk kemaslahatan, berbuat untuk konstituennya, berbuat untuk masyarakat Madiun, serta menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kota,” katanya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menilai sinergi antara Pemkot Madiun dan DPRD selama dua tahun terakhir telah berjalan dengan baik. Menurutnya, DPRD telah menjalankan fungsi dan tugasnya, termasuk menghasilkan berbagai produk legislasi yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Bagus menegaskan, Pemkot Madiun membutuhkan pengawalan dari DPRD dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Karena itu, kerja sama yang telah terbangun diharapkan terus dilanjutkan hingga tiga tahun ke depan.

“Harapannya tiga tahun ke depan ini kerja sama antara Pemerintah Kota dan DPRD dalam rangka mengawal pembangunan ini harus dilanjutkan. Komunikasi harus terus ditingkatkan,” ujar Bagus.

Dia mengakui, dalam menjalankan pemerintahan maupun pembahasan kebijakan, perbedaan pandangan antara eksekutif dan legislatif merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan tujuan bersama untuk memastikan program pembangunan yang telah disepakati dapat terlaksana.

“Komunikasi kadang ada perbedaan itu hal biasa, tetapi yang terpenting tujuannya tetap sama. Apa yang sudah kita rencanakan, pembangunan sudah kita sepakati, ini semuanya bisa terlaksana, ujung-ujungnya adalah semua untuk masyarakat,” tandasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Gandong Kidul Dipenuhi Sampah, Warga Desak Penertiban

    Sungai Gandong Kidul Dipenuhi Sampah, Warga Desak Penertiban

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi Sungai Gandong Kidul di Dusun Babar, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, kini sangat memprihatinkan. Aliran sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan berubah fungsi layaknya tempat pembuangan sampah. Dari atas Jembatan Kranjang, tumpukan sampah terlihat jelas memenuhi aliran sungai. Mulai dari sisa sayuran, plastik kemasan, karung bekas, hingga limbah rumah […]

    Bagikan
  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
  • Warga Jungke Magetan Panik, Gudang Rongsok Terbakar Hebat Dini Hari

    Warga Jungke Magetan Panik, Gudang Rongsok Terbakar Hebat Dini Hari

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda sebuah gudang rongsok di Desa Jungke, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (20/9/2026) dini hari. Api dengan cepat membesar dan melalap tumpukan barang bekas yang didominasi material plastik, karet, hingga material bercampur minyak. Video amatir yang beredar di masyarakat memperlihatkan kobaran api membumbung tinggi dari area gudang. Kepulan […]

    Bagikan
  • Rakor Aman Suro 2026, Forkopimda Kota Madiun Siapkan Ratusan Personel Amankan Suroan dan Suran Agung

    Rakor Aman Suro 2026, Forkopimda Kota Madiun Siapkan Ratusan Personel Amankan Suroan dan Suran Agung

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama jajaran TNI-Polri, Forkopimda, instansi terkait, serta perwakilan perguruan pencak silat sepakat memperkuat pengamanan menjelang rangkaian kegiatan Bulan Suro 1448 H/2026 M. Kesepakatan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Aman Suro 2026 yang digelar di Ruang Rapat Lantai 4 Dinas PUPR Graha Krida Praja Kota Madiun, Kamis […]

    Bagikan
  • Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

    Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tren wisata petik buah semakin diminati masyarakat. Selain menawarkan pengalaman memanen buah langsung dari kebun, konsep ini juga menjadi pilihan karena buah yang didapat lebih segar dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan membeli di toko maupun pasar modern. Fenomena tersebut terlihat di Jatera Agro, kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju […]

    Bagikan
  • Menikah di Rumah Sakit, Momen Haru Pasien saat Prosesi Ijab Kabul

    Menikah di Rumah Sakit, Momen Haru Pasien saat Prosesi Ijab Kabul

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah momen haru sekaligus menginspirasi terjadi di Rumah Sakit Aisyiyah Ponorogo, Jawa Timur. Seorang pasien bernama Desi Umi Lutfiana (23), warga Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, tetap melangsungkan prosesi ijab kabul meski tengah dirawat intensif di rumah sakit dengan kondisi infus masih terpasang di tangan. Rencana awal pernikahan pasangan Desi Umi […]

    Bagikan
expand_less