Berita Terkini
Trending Tags

Sepekan Menuju Penggusuran, Ini Jeritan Warga Totog Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 217
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana rumah warga Totog Magetan yang akan di gusur, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Satu per satu jendela ditutup lebih awal di sudut Totog, Kelurahan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Suara tawa anak-anak yang biasa riuh di lorong-lorong sempit tak lagi terdengar. Hanya angin sore yang membawa sunyi, menyusup ke rumah-rumah mungil berukuran tak lebih dari 4×5 meter, tempat 18 keluarga kini menyimpan ketakutan yang sama yakni kehilangan tempat tinggal.

Waktu mereka kian menipis. Pemerintah setempat menetapkan batas akhir pengosongan rumah tinggal hanya sepekan lagi. Namun yang lebih menghimpit bukan hanya waktu, melainkan kenyataan bahwa penggusuran ini datang bertepatan dengan momen yang mestinya penting bagi anak-anak, yaitu ujian kenaikan kelas.

Lima anak usia sekolah di Totog kini hidup dalam dua dunia yang saling berbenturan, dunia belajar yang menuntut ketenangan, dan dunia nyata yang penuh kegelisahan. Buku pelajaran terbuka, tetapi pikiran mereka melayang, ke mana mereka akan pergi setelah rumah ini tiada?

“Anak saya itu masih kelas 4 SD, Mas,” ujar Sugeng Riyono, warga Totog, dengan suara yang serak tertahan. “Dia nanya terus, ‘Pak, nanti kita pindah ke mana?’ Saya cuma bisa diam. Gimana saya bisa jawab, kalau saya sendiri nggak tahu?” terangnya.

Bagi sebagian warga, kecemasan ini lebih dari sekadar soal tempat tinggal. Ada yang harus memikul beban lebih berat dalam sunyi. Seperti Supartini, nenek berusia 70 tahun yang kini menjadi satu-satunya sandaran hidup bagi dua cucunya yang yatim piatu. Salah satu dari mereka masih duduk di bangku SD, sementara yang lain terpaksa berhenti sekolah karena tak ada biaya.

Dengan tubuh renta, Supartini mencari nafkah sebagai tukang pijat keliling. Di sela kesibukannya, ia juga menyisakan kasih untuk tetangganya, Karyadi, seorang tunanetra yang kini hidup sendiri sejak istrinya meninggal.

“Kalau ada rejeki, saya bagi. Hidup begini, kalau nggak saling tolong, nggak kuat,” katanya lirih, menunduk.

Di rumah-rumah yang dulunya penuh harap, kini setiap dinding seakan menyimpan bisikan kegelisahan. Warga hanya ingin tetap tinggal di tempat yang mereka sebut rumah. Mereka ingin anak-anak mereka belajar tanpa takut, tidur tanpa mimpi buruk tentang relokasi, dan tumbuh tanpa harus kehilangan akar kehidupan.

“Kalau relokasi ini jadi, kami mau ke mana? Saya ikut anak saya pun nggak bisa, mereka sendiri masih ngontrak,” ucap Supartini, menahan harap.

Di balik genteng-genteng tua dan lantai yang mulai retak, ada hati-hati kecil yang tengah mencoba memahami arti kehilangan. Besok mereka akan mengerjakan ujian. Namun tak ada yang tahu, apakah setelah itu mereka masih bisa pulang ke rumah yang sama, ke sudut yang mereka kenal sejak lahir.

Pemerintah boleh bicara soal rencana, tapi warga Totog berbicara tentang kenyataan. Tentang bagaimana mereka ingin bertahan, saling menopang, dan tetap hidup meski dalam sempit dan susah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Mal Pelayanan Publik Madiun Ditargetkan Selesai November 2025

    Proyek Mal Pelayanan Publik Madiun Ditargetkan Selesai November 2025

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun terus menunjukkan perkembangan positif. Proyek strategis senilai Rp2,2 miliar itu kini berada pada fase akhir pengerjaan dan diyakini mampu selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Hesti Setyorini, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Disperdag Kota Madiun Bakal Perbaiki Kios Pasar Srijaya Yang Terbakar

    Disperdag Kota Madiun Bakal Perbaiki Kios Pasar Srijaya Yang Terbakar

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau Pasar Njoyo terbakar pada Senin (26/01/2026) malam. 2 kios ludes dilalap si jago merah, sedangkan 2 lainnya rusak ringan. Namun, banyak burung milik penjual yang mati dampak kebakaran tersebut. Seperti yang dialami oleh Yono, penjual burung di Pasar Srijaya mengaku bahwa kios ditempatinya […]

    Bagikan
  • Bulog Pastikan Stok 60 Ribu Ton Beras Aman, Minyakita Ditambah hingga 300 Ribu Liter

    Bulog Pastikan Stok 60 Ribu Ton Beras Aman, Minyakita Ditambah hingga 300 Ribu Liter

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perum Bulog memastikan ketersediaan bahan pokok strategis di Kabupaten Ponorogo selama Ramadan hingga menjelang IdulFitri dalam kondisi aman dan terkendali. Stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Ponorogo saat ini mencapai sekitar 60.000 ton. Kepala Perum Bulog Cabang Ponorogo, Budiwan Susanto, menegaskan jumlah tersebut sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk […]

    Bagikan
  • Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden ambruknya atap ruang kelas IX di SMP Negeri 1 Ngariboyo pada Senin (05/05/2025) lalu memicu sorotan tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan. Rangka plafon yang runtuh itu bukan hanya menandai kerusakan fisik bangunan, tetapi juga menjadi tanda rapuhnya sistem pengawasan infrastruktur pendidikan yang selama […]

    Bagikan
  • Peduli Kemanusiaan, Bisma Madiun Berbagai Takjil di Momen Ramadan

    Peduli Kemanusiaan, Bisma Madiun Berbagai Takjil di Momen Ramadan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Prajurit TNI di Madiun yang tergabung dalam abituren Bintara PK II TNI AD Tahun 1995 atau Bisma menggelar giat sosial di momen Ramadan tahun ini. Kegiatan sosial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Bisma, sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Pembagian takjil ini pun […]

    Bagikan
  • Semangat Kartini, Karyawati di Magetan Dapat Edukasi Tertib Lalu Lintas

    Semangat Kartini, Karyawati di Magetan Dapat Edukasi Tertib Lalu Lintas

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Momentum peringatan Hari Kartini 2026 dimanfaatkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magetan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan perempuan. Edukasi ini dikemas melalui sosialisasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlalin) yang menyasar karyawati PT Berkat Agung Jaya Abadi di Sukomoro, Magetan. Tak sekadar penyampaian materi, kegiatan ini juga […]

    Bagikan
expand_less