Berita Terkini
Trending Tags

Sepekan Menuju Penggusuran, Ini Jeritan Warga Totog Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana rumah warga Totog Magetan yang akan di gusur, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Satu per satu jendela ditutup lebih awal di sudut Totog, Kelurahan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Suara tawa anak-anak yang biasa riuh di lorong-lorong sempit tak lagi terdengar. Hanya angin sore yang membawa sunyi, menyusup ke rumah-rumah mungil berukuran tak lebih dari 4×5 meter, tempat 18 keluarga kini menyimpan ketakutan yang sama yakni kehilangan tempat tinggal.

Waktu mereka kian menipis. Pemerintah setempat menetapkan batas akhir pengosongan rumah tinggal hanya sepekan lagi. Namun yang lebih menghimpit bukan hanya waktu, melainkan kenyataan bahwa penggusuran ini datang bertepatan dengan momen yang mestinya penting bagi anak-anak, yaitu ujian kenaikan kelas.

Lima anak usia sekolah di Totog kini hidup dalam dua dunia yang saling berbenturan, dunia belajar yang menuntut ketenangan, dan dunia nyata yang penuh kegelisahan. Buku pelajaran terbuka, tetapi pikiran mereka melayang, ke mana mereka akan pergi setelah rumah ini tiada?

“Anak saya itu masih kelas 4 SD, Mas,” ujar Sugeng Riyono, warga Totog, dengan suara yang serak tertahan. “Dia nanya terus, ‘Pak, nanti kita pindah ke mana?’ Saya cuma bisa diam. Gimana saya bisa jawab, kalau saya sendiri nggak tahu?” terangnya.

Bagi sebagian warga, kecemasan ini lebih dari sekadar soal tempat tinggal. Ada yang harus memikul beban lebih berat dalam sunyi. Seperti Supartini, nenek berusia 70 tahun yang kini menjadi satu-satunya sandaran hidup bagi dua cucunya yang yatim piatu. Salah satu dari mereka masih duduk di bangku SD, sementara yang lain terpaksa berhenti sekolah karena tak ada biaya.

Dengan tubuh renta, Supartini mencari nafkah sebagai tukang pijat keliling. Di sela kesibukannya, ia juga menyisakan kasih untuk tetangganya, Karyadi, seorang tunanetra yang kini hidup sendiri sejak istrinya meninggal.

“Kalau ada rejeki, saya bagi. Hidup begini, kalau nggak saling tolong, nggak kuat,” katanya lirih, menunduk.

Di rumah-rumah yang dulunya penuh harap, kini setiap dinding seakan menyimpan bisikan kegelisahan. Warga hanya ingin tetap tinggal di tempat yang mereka sebut rumah. Mereka ingin anak-anak mereka belajar tanpa takut, tidur tanpa mimpi buruk tentang relokasi, dan tumbuh tanpa harus kehilangan akar kehidupan.

“Kalau relokasi ini jadi, kami mau ke mana? Saya ikut anak saya pun nggak bisa, mereka sendiri masih ngontrak,” ucap Supartini, menahan harap.

Di balik genteng-genteng tua dan lantai yang mulai retak, ada hati-hati kecil yang tengah mencoba memahami arti kehilangan. Besok mereka akan mengerjakan ujian. Namun tak ada yang tahu, apakah setelah itu mereka masih bisa pulang ke rumah yang sama, ke sudut yang mereka kenal sejak lahir.

Pemerintah boleh bicara soal rencana, tapi warga Totog berbicara tentang kenyataan. Tentang bagaimana mereka ingin bertahan, saling menopang, dan tetap hidup meski dalam sempit dan susah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 102
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Madiun mengaku resah dengan oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), wartawan, dan Ormas. Pasalnya mereka kerap mendatangi kantor desa dengan upaya mencari cari kesalahan kinerja pemerintah di desa hingga berujung pada praktik pemerasan.  Seperti yang dialami Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Suyadi. Karena […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Gerakkan Penanaman Jagung Dukung Program Pangan Nasional

    Polres Madiun Kota Gerakkan Penanaman Jagung Dukung Program Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Polres Madiun Kota bersama Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar kegiatan penanaman jagung secara serentak, Rabu (09/07/2025). Kegiatan ini digelar di lahan seluas 1,42 hektare. Penanaman jagung turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah situasi mencekam terjadi di Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (23/2/2026) siang, ketika seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok dan merusak atap rumah warga. Peristiwa ini bukan hanya mengejutkan, namun juga mengundang ketegangan panjang hingga enam jam sebelum akhirnya aparat kepolisian berhasil mengakhiri aksi berbahaya tersebut. Aksi itu bermula […]

    Bagikan
  • KPK Bawa Dua Koper Diduga Berisi Barang Bukti dari Rumah Direktur RSUD Harjono Ponorogo

    KPK Bawa Dua Koper Diduga Berisi Barang Bukti dari Rumah Direktur RSUD Harjono Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membawa sejumlah barang bukti tambahan usai melakukan penggeledahan di rumah Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Yunus Mahatma, Kamis (13/11/2025) malam. Dari lokasi di Jalan Sumatra Nomor 17, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, tim penyidik tampak keluar membawa dua koper berwarna hitam dan […]

    Bagikan
  • Hari Bhayangkara ke-79, Polres Magetan Gandeng Masyarakat, Apresiasi Jadi Simbol Sinergi

    Hari Bhayangkara ke-79, Polres Magetan Gandeng Masyarakat, Apresiasi Jadi Simbol Sinergi

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tidak hanya diwarnai upacara seremonial, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan penghargaan bagi warga yang selama ini turut menjaga keamanan wilayah. Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Polres Magetan menghadirkan suasana penuh kekhidmatan sekaligus keakraban di Alun-Alun Magetan, Selasa (01/07/2025). Acara […]

    Bagikan
  • SDN Setono Ponorogo Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru

    SDN Setono Ponorogo Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Setono, yang terletak di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali tidak mendapatkan siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Ini menjadi tahun kedua berturut-turut sekolah tersebut tidak menerima peserta didik baru di kelas 1. Plt Kepala SDN Setono, Suhadi, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa meskipun SDN Setono […]

    Bagikan
expand_less