Berita Terkini
Trending Tags

Momen Idul Adha Jadi Berkah Bagi Perajin Tusul Sate Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perajin tusuk sate di Madiun kebanjiran pesanan jelang Idul Adha. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Hari Raya Idul Adha 2026, perajin tusuk sate di Kabupaten Madiun justru kebanjiran pesanan dari berbagai daerah. Permintaan tak hanya datang dari wilayah Madiun Raya, tetapi juga luar provinsi hingga luar Pulau Jawa.

Lonjakan pesanan itu dirasakan Nahrowi, perajin tusuk sate asal Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Dalam tiga pekan terakhir, produksi tusuk sate miliknya meningkat drastis hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.

“Kalau biasanya sekitar 50 kilogram per hari, sekarang minimal bisa sampai 1 kuintal,” kata Nahrowi, Rabu (27/5/2026).

Menurut dia, jenis tusuk sate yang paling banyak dicari saat ini adalah tusuk sempol. Dalam sepekan, permintaan dari Tangerang saja bisa mencapai 3 kuintal. Sementara untuk kebutuhan Idul Adha, tusuk sate ukuran 20 sentimeter dan 22 sentimeter paling banyak diburu pelanggan dari wilayah lokal seperti Caruban, Magetan, dan Ngawi.

“Yang paling ramai tusuk sempol. Kalau tusuk sate kambing ukuran 20 dan 22 sentimeter banyak untuk kebutuhan kurban,” ujarnya.

Meski permintaan melonjak, Nahrowi memilih tidak menaikkan harga jual. Ia tetap mematok harga Rp13 ribu hingga Rp14 ribu per kilogram, tergantung ukuran tusuk sate.

Image Not Found
Produksi tusuk sate di Madiun naik dua kali lipat saat Idul Adha. Foto : Tova-Sinergia

Untuk ukuran 15, 18, dan 20 sentimeter dijual Rp13 ribu per kilogram. Sedangkan ukuran 22 sentimeter dibanderol Rp14 ribu per kilogram.

Dalam sehari, Nahrowi mampu memproduksi 40 hingga 80 kilogram tusuk sate secara mandiri tanpa tambahan pekerja. Tingginya permintaan membuat dirinya harus bekerja hingga larut malam demi memenuhi pesanan pelanggan.

“Sekarang hampir tiap malam lembur terus,” katanya.

Selain memproduksi sendiri, Nahrowi juga menerima setoran tusuk sate dari tetangga sekitar untuk membantu pemasaran. Cara itu dilakukan agar perputaran modal para perajin tetap berjalan selama permintaan sedang tinggi.

Ia mengaku, pesanan dari berbagai daerah mulai berdatangan setelah produk tusuk sate miliknya dipromosikan anaknya melalui media sosial seperti TikTok dan Facebook.

“Awalnya dipromosikan lewat TikTok sama Facebook. Lama-lama banyak yang tahu dan pesan dari luar daerah,” ungkapnya.

Tak hanya melayani pesanan lokal, Nahrowi juga rutin mengirim tusuk sate hingga ke Makassar. Bahkan menjelang Idul Adha tahun ini, sejumlah pondok pesantren turut memesan dalam jumlah besar.

“Nanti siang ada pesanan dari Pondok Pesantren Mayak Ponorogo, sekitar 20 ribu tusuk,” ujarnya.

Untuk bahan baku, Nahrowi memastikan stok bambu masih aman dan mudah diperoleh dari wilayah Kecamatan Dagangan. Ia menggunakan bambu ori dan bambu petung agar kualitas tusuk sate tetap terjaga.

Menurutnya, bambu ori lebih diminati karena ujung tusuk lebih awet dan tetap tajam meski dipakai berulang kali.

Nahrowi memperkirakan permintaan tusuk sate masih akan tinggi hingga H+3 Idul Adha, seiring masih berlangsungnya penyembelihan hewan kurban pada hari Tasyrik. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Warga di Mejayan Madiun Terbakar Saat Ditinggal Takziah, Kerugian Capai Ratusan Juta

    Rumah Warga di Mejayan Madiun Terbakar Saat Ditinggal Takziah, Kerugian Capai Ratusan Juta

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah rumah milik warga di Dusun Kedungjati RT 19 RW 06, Desa Darmorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, terbakar pada Jumat (27/3/2026) malam. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang berada di Ponorogo untuk takziah. Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat api sudah membesar dan menjalar hingga atap […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, untuk tahun anggaran 2023–2024. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan belasan saksi dari unsur perangkat desa telah dimintai keterangan. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, […]

    Bagikan
  • PKS Kota Madiun Segara Gelar Musda, Nama-Nama Calon Pengurus Sudah Dikirim ke Pusat

    PKS Kota Madiun Segara Gelar Musda, Nama-Nama Calon Pengurus Sudah Dikirim ke Pusat

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun tengah mempersiapkan perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2025. Agenda ini menjadi momen penting untuk menyambut kepengurusan baru di tubuh partai. Proses penjaringan calon pengurus telah dilakukan melalui mekanisme musyawarah internal di kalangan anggota pelopor. Delapan nama hasil seleksi tersebut […]

    Bagikan
  • Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

    Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat jejaring perlindungan sosial berbasis komunitas mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui program Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia), sejumlah wilayah kini membangun sistem pemantauan yang lebih dekat dan responsif terhadap kondisi warga lanjut usia. Program ini diluncurkan Dinas Sosial (Dinsos) Magetan sejak akhir 2025 dan kini mulai […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Magetan mulai memperketat pengawasan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Fenomena perang sarung, balap lari liar, hingga penggunaan sound horeg menjadi perhatian khusus karena dianggap kerap menciptakan keresahan. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, mengatakan bahwa jajarannya sudah menyiapkan […]

    Bagikan
  • Bupati Hari Wur Atasi Sepinya Pasar Caruban Dengan Menghadirkan Investor 

    Bupati Hari Wur Atasi Sepinya Pasar Caruban Dengan Menghadirkan Investor 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepinya aktifitas jual beli di Pasar Caruban Baru (PCB) menggugah Bupati Madiun, Hari Wuryanto untuk melihat langsung kondisi pusat perekonomian di Caruban tersebut. Secara langsung, ia telah mendengarkan keluhan tersebut dari para pedagang perihal sepinya pembeli. Bahkan, Bupati juga meninjau kerusakan fasilitas PCB saat melakukan kunjungan beberapa hari lalu. Menurut […]

    Bagikan
expand_less