Berita Terkini
Trending Tags

Momen Idul Adha Jadi Berkah Bagi Perajin Tusul Sate Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perajin tusuk sate di Madiun kebanjiran pesanan jelang Idul Adha. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Hari Raya Idul Adha 2026, perajin tusuk sate di Kabupaten Madiun justru kebanjiran pesanan dari berbagai daerah. Permintaan tak hanya datang dari wilayah Madiun Raya, tetapi juga luar provinsi hingga luar Pulau Jawa.

Lonjakan pesanan itu dirasakan Nahrowi, perajin tusuk sate asal Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Dalam tiga pekan terakhir, produksi tusuk sate miliknya meningkat drastis hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.

“Kalau biasanya sekitar 50 kilogram per hari, sekarang minimal bisa sampai 1 kuintal,” kata Nahrowi, Rabu (27/5/2026).

Menurut dia, jenis tusuk sate yang paling banyak dicari saat ini adalah tusuk sempol. Dalam sepekan, permintaan dari Tangerang saja bisa mencapai 3 kuintal. Sementara untuk kebutuhan Idul Adha, tusuk sate ukuran 20 sentimeter dan 22 sentimeter paling banyak diburu pelanggan dari wilayah lokal seperti Caruban, Magetan, dan Ngawi.

“Yang paling ramai tusuk sempol. Kalau tusuk sate kambing ukuran 20 dan 22 sentimeter banyak untuk kebutuhan kurban,” ujarnya.

Meski permintaan melonjak, Nahrowi memilih tidak menaikkan harga jual. Ia tetap mematok harga Rp13 ribu hingga Rp14 ribu per kilogram, tergantung ukuran tusuk sate.

Image Not Found
Produksi tusuk sate di Madiun naik dua kali lipat saat Idul Adha. Foto : Tova-Sinergia

Untuk ukuran 15, 18, dan 20 sentimeter dijual Rp13 ribu per kilogram. Sedangkan ukuran 22 sentimeter dibanderol Rp14 ribu per kilogram.

Dalam sehari, Nahrowi mampu memproduksi 40 hingga 80 kilogram tusuk sate secara mandiri tanpa tambahan pekerja. Tingginya permintaan membuat dirinya harus bekerja hingga larut malam demi memenuhi pesanan pelanggan.

“Sekarang hampir tiap malam lembur terus,” katanya.

Selain memproduksi sendiri, Nahrowi juga menerima setoran tusuk sate dari tetangga sekitar untuk membantu pemasaran. Cara itu dilakukan agar perputaran modal para perajin tetap berjalan selama permintaan sedang tinggi.

Ia mengaku, pesanan dari berbagai daerah mulai berdatangan setelah produk tusuk sate miliknya dipromosikan anaknya melalui media sosial seperti TikTok dan Facebook.

“Awalnya dipromosikan lewat TikTok sama Facebook. Lama-lama banyak yang tahu dan pesan dari luar daerah,” ungkapnya.

Tak hanya melayani pesanan lokal, Nahrowi juga rutin mengirim tusuk sate hingga ke Makassar. Bahkan menjelang Idul Adha tahun ini, sejumlah pondok pesantren turut memesan dalam jumlah besar.

“Nanti siang ada pesanan dari Pondok Pesantren Mayak Ponorogo, sekitar 20 ribu tusuk,” ujarnya.

Untuk bahan baku, Nahrowi memastikan stok bambu masih aman dan mudah diperoleh dari wilayah Kecamatan Dagangan. Ia menggunakan bambu ori dan bambu petung agar kualitas tusuk sate tetap terjaga.

Menurutnya, bambu ori lebih diminati karena ujung tusuk lebih awet dan tetap tajam meski dipakai berulang kali.

Nahrowi memperkirakan permintaan tusuk sate masih akan tinggi hingga H+3 Idul Adha, seiring masih berlangsungnya penyembelihan hewan kurban pada hari Tasyrik. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren di Nganjuk Kembangkan Peternakan Domba untuk Dukung Usaha Pertanian

    Pesantren di Nganjuk Kembangkan Peternakan Domba untuk Dukung Usaha Pertanian

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Sebuah pesantren di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berhasil mengembangkan unit peternakan domba skala besar sebagai solusi kebutuhan pupuk kompos sekaligus diversifikasi ekonomi santri. Pondok Pesantren Alfuukat yang berlokasi di Dusun Nglerep, Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, memulai peternakan domba pada 2020. Usaha ini diawali dari meningkatnya kebutuhan kohe (kotoran hewan) untuk mendukung […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,3 miliar untuk penataan kawasan kumuh di wilayah Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Program tersebut akan menyasar perbaikan infrastruktur dasar hingga pengelolaan lingkungan guna meningkatkan kualitas permukiman dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemkot Madiun melaksanakan rapat koordinasi penataan kawasan kumuh bersama Dinas Perumahan Rakyat, […]

    Bagikan
  • PT Pupuk Indonesia Lakukan Pemantauan Lapangan Terkait Distribusi Pupuk Subsidi

    PT Pupuk Indonesia Lakukan Pemantauan Lapangan Terkait Distribusi Pupuk Subsidi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Menjelang akhir 2025, PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan distribusi dan stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun berada dalam kondisi aman dan terkendali. Pemantauan dilakukan langsung di sejumlah kios resmi, salah satunya di Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kamis (13/11/2025). Assistant Account Executive PT Pupuk Indonesia wilayah Kabupaten dan Kota Madiun, Danang Priansyah, […]

    Bagikan
  • Wayang Kulit Meriahkan HUT ke-457 Kabupaten Madiun, Danrem 081/DSJ: Budaya Perekat Keberagaman Bangsa

    Wayang Kulit Meriahkan HUT ke-457 Kabupaten Madiun, Danrem 081/DSJ: Budaya Perekat Keberagaman Bangsa

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Alunan gamelan berpadu dengan sorak tepuk tangan warga menghidupkan suasana malam peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Minggu (27/07/2025). Pagelaran wayang kulit yang disajikan bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarat pesan kebangsaan yang menggugah kesadaran kolektif. Dalam kerumunan penonton, tampak hadir Danrem 081/DSJ, Kolonel […]

    Bagikan
  • Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Madiun Dipadati Ribuan Jemaah Muhammadiyah, Berlangsung Khusyuk dan Tertib

    Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Madiun Dipadati Ribuan Jemaah Muhammadiyah, Berlangsung Khusyuk dan Tertib

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Islamic Center Kota Madiun berlangsung khidmat dan tertib, Jumat (20/3/2026) pagi. Ribuan jemaah dari kalangan Muhammadiyah dari wilayah Kota Madiun dan sekitarnya memadati area lokasi sejak pagi hari untuk mengikuti ibadah salat Id. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustadz Taufiqullah A Ahmady menyampaikan […]

    Bagikan
  • Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Desa Bibis, Sukomoro, Magetan milik P. Gigih Bakti Laksana, warga Desa Mejayan RT 02/RW 01, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Kebakaran pada Minggu (04/01/2026) petan ini, tidak hanya membakar bangunan, namun sejumlah fasilitas pendukung dan persediaan peralatan ternak turut hangus terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, […]

    Bagikan
expand_less