Berita Terkini
Trending Tags

Waspada, Dua Titik Api Kembali Muncul di Lereng Gunung Lawu Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 39
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dua titik api kembali muncul di lereng Gunung Lawu, Magetan. (26/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan kembali terjadi di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (26/9/2026). Setelah sempat padam selama sekitar sepekan, dua titik api kembali terpantau di sisi selatan. Salah satu titik berada di kawasan hutan yang masuk Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo.

Dari lokasi, kepulan asap putih terlihat membumbung dari kawasan hutan di lereng gunung. Hingga Sabtu sore, petugas masih melakukan upaya pemadaman di titik tersebut.

Sementara titik api lainnya berada di Lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Kebakaran diperkirakan telah melanda sekitar empat hektare kawasan hutan yang ditumbuhi tanaman puspa.

Kondisi medan yang berada di lereng dengan kontur curam menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Petugas tidak dapat menjangkau seluruh titik api secara langsung sehingga sebagian penanganan dilakukan secara manual dari area yang dinilai aman.

Angin yang bertiup cukup kencang juga membuat api berpotensi cepat menjalar. Kekhawatiran utama petugas adalah kobaran api merembet hingga mendekati lahan pertanian milik warga.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas gabungan bersama warga membuat ilaran atau sekat bakar di sekitar area yang berpotensi dilalui api. Langkah ini dilakukan untuk memperlambat penjalaran api sekaligus melindungi lahan pertanian masyarakat.

Warga setempat, Jajang Nuryanto, mengatakan kondisi medan membuat petugas kesulitan mendekati titik api. Karena itu, upaya yang dilakukan sementara difokuskan pada pembuatan ilaran agar api tidak meluas ke area pertanian.

“Untuk menjangkau titik api sulit karena tebingnya curam. Kita hanya bisa membuat ilaran agar tidak merembet ke lahan pertanian warga. Api kadang tidak terlihat, tiba-tiba sudah membesar,” ujar Jajang.

Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno mengatakan keselamatan warga dan petugas menjadi perhatian dalam penanganan kebakaran. Pemadaman dilakukan secara manual, sementara ilaran dibuat untuk mengantisipasi kemungkinan api bergerak menuju lahan pertanian.

“Yang jelas pertama kita selamatkan lahan pertanian warga, seperti membuat ilaran. Kita melakukan pemadaman api dengan cara manual, tetapi sulit karena tebingnya curam. Kita juga menjaga keselamatan,” kata Agus.

Petugas hingga kini masih bersiaga di sekitar lokasi kebakaran di Singolangu untuk memantau perkembangan api dan mencegah munculnya titik baru.

Sementara itu, kebakaran di kawasan Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, masih dalam proses penanganan petugas.

Dari informasi sementara di lapangan, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan dengan cara pembakaran oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Munculnya kembali dua titik kebakaran setelah kebakaran sebelumnya sempat dipadamkan menjadi perhatian karena kondisi lereng Gunung Lawu masih berisiko mengalami penjalaran api, terutama ketika angin bertiup kencang dan terdapat material vegetasi yang mudah terbakar. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota mencatat peningkatan pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menargetkan berbagai bentuk pelanggaran demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam keterangannya, Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, […]

    Bagikan
  • Catat Jadwal SPMB Jatim 2026, Jalur Domisili Kini Jadi Tahap Pertama

    Catat Jadwal SPMB Jatim 2026, Jalur Domisili Kini Jadi Tahap Pertama

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Siswa kelas 9 SMP harus memperhatikan ketentuan dan prosedur dalam  Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Dalam skema terbaru, Pemprov Jatim melakukan penyesuaian tahapan seleksi. Salah satu perubahan paling mencolok adalah Jalur Domisili yang kini ditempatkan pada tahap pertama proses pendaftaran. Sebelumnya, jalur tersebut berada pada tahap akhir. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Pergantian Ketua DPRD Magetan Masuk Tahap Final, Nama Riyin Nur Asiyah Resmi Diusulkan ke Pemprov Jatim

    Pergantian Ketua DPRD Magetan Masuk Tahap Final, Nama Riyin Nur Asiyah Resmi Diusulkan ke Pemprov Jatim

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan akhirnya bergerak ke tahap berikutnya. Dalam rapat paripurna yang digelar Rabu malam (8/7/2026), DPRD secara resmi mengumumkan pemberhentian Suratno sebagai Ketua DPRD sekaligus mengusulkan Riyin Nur Asiyah sebagai calon penggantinya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pengumuman tersebut menjadi tindak lanjut atas surat usulan dari Dewan […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Dengarkan Dakwaan Perkara Dugaan Gratifikasi Rp. 9,8 Miliar

    Anggota DPRD Ngawi Dengarkan Dakwaan Perkara Dugaan Gratifikasi Rp. 9,8 Miliar

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Persidangan kasus dugaan gratifikasi yang menyeret anggota DPRD Ngawi, Winarto, mulai digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa (09/09/2025). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ngawi membacakan dakwaan yang menyebutkan bahwa Winarto menerima gratifikasi senilai Rp9,8 miliar serta terlibat manipulasi pajak daerah dalam proses pembebasan lahan PT GFT Indonesia […]

    Bagikan
  • Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Desa Sambirejo–Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu sore (10/09/2025). Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Fendi Sigit, menjelaskan korban bernama Rudy Setyonugroho, warga Sambirejo, Jiwan. Saat itu, Rudy yang mengendarai Yamaha Jupiter Z melaju dari arah timur ke barat. […]

    Bagikan
  • Dari Tusuk Sate ke Tanah Suci, Nahrowi Siap Berangkat Haji

    Dari Tusuk Sate ke Tanah Suci, Nahrowi Siap Berangkat Haji

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tekun dan tak kenal lelah, Nahrowi (52), seorang perajin tusuk sate asal Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, akhirnya mendapat kesempatan berangkat haji tahun ini. Pria yang telah menekuni usaha tusuk sate selama bertahun-tahun itu dijadwalkan masuk gelombang kedua pemberangkatan jemaah haji dari Kabupaten Madiun pada 17 Mei 2025. “Dulu […]

    Bagikan
expand_less